"Harpitnas" kemarin, saya jalan-jalan ke Sumatra Barat (Padang). Selama di 
sana, saya kepikiran dengan keindahan alam Sum-Bar, sangat bagus, indah dan 
tidak kalah dengan Bali or daerah lain di Indonesia. Dengan obyek wisata yang 
lengkap, ada pegunungan, air terjun, danau dan laut serta wisata budaya, jarak 
antar masing-masing obyek yang relatif dekat (30 menit s.d. 2 jam dari Padang), 
waktu tempuh via darat maupun udara tidak berbeda dengan ke Bali, kenapa wisata 
ke Sumatra Barat kalah pamor dengan Bali or daerah lain di Indonesia ? Kenapa 
juga belum ada investor yang tertarik mengembangkan wisata di sana, yaa...? 
Sorry cuma penasaran saja! Siapa tahu ada rekan yang tertarik berinvestasi ke 
sana.

Dari Cengkareng ke Tabing (Padang) cuma 1 jam 30 menit (waktu tempuh sama kalau 
ke Ngurah Rai), terus langsung ke Bukittinggi (88 km dari Padang). Jalan mulus, 
lebih mulus dari rute "nasional" pantura yang musim hujan ini banyak berlubang. 
Lewat rute ini kita dapat "bonus" air terjun persis di pinggir jalan, tapi saya 
lupa nama air terjunnya. Lihat jam gadang (yang menurut saya tidak begitu 
menarik tapi wajib kalau ke Sum-Bar) di sini ada Hotel Novotel, jalan-jalan 
sebentar di sekitar Jam Gadang terus langsung ke Danau Maninjau (+/- 30 km dari 
Bukittinggi), nginap di Maninjau Resort. Resort ini satu-satunya (CMIIW) di 
sekitar Maninjau dan ber-view bagus, udara dingin, bersih dan agak berangin. 
Sarana lengkap (playground, kolam renang, billiar, dll.).

Esok paginya cabut ke Pariaman via Kelok 44, jalan sempit, aspal mulus, 
pemandangan sangat indah. Di sepanjang Kelok 44 (jalannya memang 
berkelok/tikungan tajam 44, malah dilengkapi dengan papan petunjuk di tiap 
kelok dari 1 s.d. 44), di rute ini banyak kera jinak di pinggir jalan, banyak 
pengendara yang berjalan pelan sembari memberi makan kera-kera tsb. Lepas Kelok 
44, jalan menyusuri tepian Danau Maninjau lewat kampung kelahiran Buya HAMKA 
(CMIIW). Disini ada beberapa home-stay/losmen persis di pinggir danau. Secara 
umum pemandangannya sangat indah, udara dingin, bersih dan agak berkabut. Lepas 
Kelok 44, sampailah di Kota Pariaman, kota pantai yang kebetulan saat itu ada 
Upacara Tabuik, semacam upacara sedekah laut kalau di Jawa. Kotanya biasa saja 
tapi bersih. Dari Pariaman balik ke Padang dan nginap di Padang.

Hari ke-3, jalan ke Danau Atas dan Danau Bawah, semacam danau kembar di dataran 
tinggi. Air danau sangat jernih, view bagus banget, agak berkabut, berangin dan 
dingin tapi dengan fasilitas wisata nol. Ada tempat untuk melihat pemandangan 
dari sebuah puncak bukit (Panorama), disini bisa memandang 360 derajat. Ada 
kebun markisa, malah boleh metik sendiri (tapi buahnya bayar).

Hari ke-4, kita jalan ke Pantai Air Manis, tempat legenda Malin Kundang. +/- 30 
menit dari Padang. Ada diorama (bener ya nulisnya..?) perjalanan hidup si Malin 
Kundang, patung Malin Kundang dan pecahan kapalnya setelah dikutuk. Pantai ini 
lebih indah dibanding Anyer/carita di Jawa. Terletak di teluk sehingga ombak 
relatif kecil. Sebelah kiri pantai dibatasi bukit karang nan hijau, sebelah 
kanan pantai landai dan terdapat pulau kecil. Pantai ini mirip dengan pantai 
Jimbaran Bali, cuma ombaknya lebih kecil.

Hari ke-5 kita pulang ke Jakarta tanpa sempat mampir ke Danau Singkarak dan 
Istana Pagaruyung. Sampai di Jakarta, saya ngebayangin seandainya Sumatra Barat 
potensi wisatanya digali, yakin tidak kalah dengan Bali. Berapa tuh tambahan 
pendapatan Pemda dari tiket tempat wisata, pajak hotel dan restoran, dan 
industri kecil pendukung pariwisata (sauvenir, sanggar tari/budaya). Bali, kan 
kaya raya karena industri pariwisata. KENAPA PEMDA SUMBAR TIDAK MENGGALAKAN 
PARIWISATA? KENAPA, YAAA.......? (mungkin ada urang awak yang bisa ngejawab)

Salam pariwisata,
goen



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke