Ada yang menyebut intro / pengenalan, namun yang populer atau lebih keren sebutannya Discovery (Dive). Sebenarnya apa sich yang dimaksud dengan istilah Discovery Dive? Meski maksudnya sama kalau pake istilah Intro Dive. Arti gamblangnya adalah kegiatan pengenalan dunia diving. Maksudnya begini.
Barangkali sudah sama-sama kita tahu bahwa yang namanya diving adalah kegiatan berisiko yang membutuhkan prosedur, persyaratan yang wajib dipenuhi sebelum diving/menyelam. Kondisi ini sejalan dengan hakikat kegiatan itu sendiri yaitu "melawan" kodrat manusia yang biasa hidup di darat lalu mencoba melakukan kegiatan di bawah air. Karenanya tidak ada yang membantah kalau kegiatan diving adalah kegiatan beresiko tinggi. Jangan heran dalam klausul produk asuransi mengecualikan kecelakaan akibat diving yang ditanggung asuransi. Untuk mengatasi risiko tersebut karenanya sebelum menyelam perlu kursus. Perlu pengetahuan teori tentang berbagai aspek penyelaman. Perlu pengetahuan alat, cara memang alat, latihan di kolam, sampai ujian di laut. Setelah lulus baru mendapat sertifikat untuk tingkat pemula. Selanjutnya baru boleh nyelam dengan di kondisi tertentu. Kalau standar pendidikan POSSI/CMAS ada 3 jenjang, yaitu PAP (Pengetahuan Akademi Penyelaman) atau kelas teori. Jenjang kedua, LKK (Latihan Ketrampilan Kolam), terakhir LPT (Latihan Perairan Terbuka). Kembali ke topik di atas. Maksud dari Discovery Dive adalah kegiatan penyelaman yang dilakukan seseorang tanpa ia harus mengikuti tahapan pendidikan formal atau 3 jenjang di atas. Dengan kata lain dengan dalam batas tertentu dan prosedur ketat dan didampingin instruktur / buddy, seorang awam yang belum pernah sama sekali nyelam dapat melakukan penyelaman. Ini bukan omong kosong. Awal kecanduan saya dengan diving berawal dari Discovery dulu yang saya lakukan tanggal 14 Mei 2006 di Pulau Sepa, Kep Seribu, sekitar jam 10 pagi. Yang ngajak saya discovery adalah Michael Sjukrie dari Odydive. Saya ingat betul tanggal tersebut karena event itu punya nilai historis untuk saya pribadi yang selanjutnya sampai sekarang menggeluti hobi nyelam. Discovery Dive ini boleh dibilang pengenalan awal bagi seorang awam kepada dunia diving. Bisa dilakukan di kolam atau langsung di laut. Biayanya pun terjangkau. Waktu itu saya dikasih gratis. Namun ada Dive Operator yang charge 50 rb 100 rb atau lebih. Tergantung kelas dari dive operator tersebut. Harga tersebut sudah all ini, termasuk sewa skin dive dan dive gear. Dari kegiatan discovery ini bisa menjadi tolak ukur diri anda, apakah anda semakin tertarik belajar diving, atau semakin ngeri atau takut sehingga anda kapok. Bagaimana dengan tingkat risiko? Sudah pasti ada, tapi risiko tersebut akan diminimalisir. Caranya sebelum anda nyemplung ke kolam atau laut biasanya akan diberikan breafing singkat. Breafing singkat berupa cara mengatasi apabila telinga sakit. Telinga sakit biasa di jumpai karena pengaruh tekanan. Lalu pengenalan singkat alat, cara memakai alat, cara entry (masuk ke air). Sesuai jenis kegiatannya alat tidak perlu anda pasang sendiri. Anda cukup sekedar tahu atau jajal untuk memasang alat. Nantinya instruktur atau crew yang pengalaman yang akan pasang alat. Itu prosedur singkat saat masih di permukaan. Saat sudah entry di kolam atau di laut anda akan di tempel ketat atau dikawal ketat oleh instruktur pengalaman. Perihal pengaturan alat bouyancy (alat pengatur ke-apung-an selama penyelaman) di BCD anda akan dilakukan oleh buddy. Bisa dimaklumi mengingat anda belum tahu apalagi trampil menggunakan alat pengatur ke-apung-an tersebut. Kemudian, selama penyelaman kondisi anda akan di awasi terus dan di kontrol. Setiap saat dengan kode tertentu anda akan ditanya kondisinya, apakah oke atau ada trouble. Apakah telinga anda sakit? Kalau terasa sakit apakah mampu mengatasinya. Pertanyaan tersebut dilakukan melalui kode tangan yang sudah diinformasikan saat breafing. Saat di tanya anda wajib menjawab dengan kode tangan yang sudah disepakati saat breafing. Apabila oke penyelaman akan diteruskan. Bila sebaliknya penyelaman akan dihentikan. Karenanya saat ditanya kondisi oleh instruktur harus menjawab jujur jangan bohong, jangan gengsi, jangan pula ja-im. karena menyangkut risiko yang akan ditanggung anda sendiri. Oke katakan oke, ngga oke katakan tidak oke melalui isyarat tangan. Kalau discovery dilakukan di kolam tingkat savety-nya lebih tinggi ketimbang di laut. Karena di kolam tidak ada arus dan maksimal kedalamannya hanya 5 meter di kolam Senayan. Kalau dilakukan di laut, pertama-tama batas kedalaman yang boleh dilakukan. Ada instruktur yang toleran 10 - 15 meter kalau kondisi ybs baik. Tapi ada yang membatasi hanya di kisaran 5 10 meter. Ada juga yang lebih ketat hanya memberikan toleransi maksimal 5 meter. Yang saya alami di Pulau Sepa hanya sampai di 8 meter. Kondisi arus harus tenang. Medan diving tidak berat dan tidak berisiko. Ideal untuk pemula. Tabung harus kondisi full atau setengah. Lama penyelaman kalau kondisi ybs oke ada persilahkan 20 menit lebih tergantung kondisi tabung, ada juga yang cukup batasi maksimal 15 menit tidak lebih. Meskipun ybs masih kepingin lebih lama dan tabung memungkinkan. Demikian juga level pendamping anda. Bilamana buddy anda sudah di level B1 atau lebih (standar POSSI/CMAS) cukup hanya seorang pendamping. Tapi kalau pendamping anda levelnya A-3 atau bahkan A-2, secara prosedur tidak boleh melakukan pendampingan untuk discovery. Atau kalaupun dilakukan harus ada pendamping lagi. Jadi anda di dampingi 2 pendamping. Jadi kalau anda ingin melakukan Discovery demi keamanan diri anda tidak ada salahnya anda menanyakan level pendamping anda. Bila anda ragu anda berhak menolak atau minta ganti pendamping lain. Dari pemaparan di atas kepada peminat diving kiranya bisa menjadi pertimbangan sebelum mengambil kursus. Dari sisi pertimbangan biaya, ketimbang kadung keluar duit sejuta lebih lebih baik keluar biaya dikit dulu untuk mencoba. Sekiranya memang mantap, tidak panik, dan merasa enjoy, anda bisa memutuskan mengambil kursus. Sebaliknya kalau anda merasa takut atau punya kendala lain anda bisa memutuskan tidak ambil kursus diving tanpa terlanjur mengeluarkan biaya banyak. Mengenai pilihan lokasi Discovery Dive di laut, di Kep Seribu cukup banyak spot. Dermaga Pulau Sepa salah satunya. Kalau disekitar pulau Pramuka bisa dilakukan di baliho, yang cukup sering digunakan untuk discovery. Tempat lain di seputar dermaga pulau Pramuka, meski cukup crowded juga untuk lalu lalang kapal. Tapi biasanya sudah diantisipasi. Bisa juga di dekat pantai Pulau Air. Dermaga Pulau Kotok untuk kedalaman 5 meter bisa juga, sebagaimana pernah saya lakukan juga. Dan masih banyak lagi. Salam
