Very thanksfull Vivi atas informasinya......Kebetulan leluhur ku dari tanah kawanua....Nama fam-ku Tumilisar. Ngga populer ya......Sampai saat ini belum pernah kesana. Karena hobi diving lah yang akhirnya menggiring rencana ke Bunaken. Lebih prefer pilih Bunaken dibanding dive spot yang lain di luar Bunaken. Pernah baca di salah satu artikel, dari survei para divers Bunaken termasuk dalam 10 dive spot terbaik dunia.....ck...ck...ck.....Berbangga lah warga Menado yang punya taman laut indah macam Bunaken. Karenanya terobsesi kepingin lihat Bunaken, sekalian lihat tanah leluhur.....
Saat ini lagi proses mem-final-kan pilihan dive operator. Saya coba hubungi Dony. Siapa ada penawaran yang lebih baik lagi. Berhubung fokus kegiatan diving sudah pasti tidak berani ber-backpacker-an, mengingat peralatan yang harus di bawa lumayan banyak, belum lagi perlengkapan kamera, dll. Karenanya semuanya akan dipersiapkan dari Jakarta. Ke sana tinggal di jemput lalu dive. Untuk urusan akomodasi maunya sudah full board. Untuk land tour, sambil menunggu waktu tidak boleh terbang, yang belum kami atur. Karenanya informasi Vivi sangat berguna sekali..... cheers \ ----- Original Message ----- From: Vivi Rantung To: [email protected] Sent: Tuesday, February 13, 2007 11:13 AM Subject: Re: [indobackpacker] Salam dari Manado Halo Adolf, Oh Jadi ada keturunan Manado juga yah... Bunaken terkenal utk diving en snorkeling-nya...Kalau sesudah dive trip di Bunaken, banyak yang bisa dilihat di Manado , MInahasa dan sekitarnya. Bisa ke daerah Minahasa ( Kota Tomohon dan Tondano ). Tomohon udaranya sejuk sekitar 30 menit dari Manado ( Naik Gunung ) sama seperti perjalanan ke Puncak tapi ini jalannya lebih kecil di bandingin jalan ke puncak..hehehe..
