Wah kalau jalan bareng Pipin dijamin rame poll...... Tanggal 4-5 November tahun 
lalu berkesempatan dive trip bareng Pipin dkk di P.Kuburan Cina, P.Genteng, dan 
Karang Lebar....Sebelum turun udah geeeer ria gara-gara Pipin..... Pun juga 
waktu naik ke permukaan, yang kedengaran rame adalah Pipin....Juga waktu di 
bawah....meski Pipin ngga bisa ber-rame ria, tapi hapal kalau yang ngga bisa 
diam adalah Pipin...hihihihi.....

Mengenai akomodasi di P.Pramuka...sedikit mau kasih koreksi....Untuk Villa 
D'lima harga per kamar bukan 800 rb. Wah kalau harga segitu sich ngga tahan 
dech, ngga bakalan nginap di Villa D'lima. Harga standar untuk umum Rp 300.000 
sampai saat saya menulis posting ini yaitu tanggal 3 Maret 2007. Kalau yang 
sudah sering nginap di Villa D'lima ada diskon tersebut. Kebetulan saya 
termasuk yang menikmati diskon. Jadilah semakin menjadi pelanggan setia Villa 
D'lima.

Harga berbicara...meski Villa D'lima relatif lebih tinggi dikit harganya 
dibanding penginapan lain, tempatnya oke juga. Full AC, lantai kayu sehingga 
memberikan kenyamanan, tempat tidur juga nyaman, kamar mandi dalam, 
TV....Kapasitas kamar bisa 7 orang. Tapi standar supaya ngga untel-untel-an 5 
orang aja. Selain itu lingkungannya. Teras kamar menghadap ke laut, menghadap 
ke dermaga dan Pulau Karya dan Panggang. Duduk-duduk di pekarangan sambil 
berleha-leha adalah mengasyikan sambil melihat kapal nelayan hilir mudik, 
merasakan sepoi-sepoi angin...Wah pokoknya asyik dech.... Sory bukannya promosi 
ya....tapi memang itulah yang saya alami.... Karenanya menjadi tempat favorit 
saya menginap....

Selain itu pelayanan karyawan-nya oke juga. Yang namanya Brahim, Syafaat, 
Didik, adalah karyawan Villa D'lima (selain Untung sebagai manager-nya) yang 
sudah menjadi sahabat dekat saya disana. Mereka siap membantu tamu-tamunya 
misalnya untuk reservasi kapal Lumba-Lumba untuk pulang ke Jakarta....Beberapa 
kali kalau saya ke Pramuka salah satu dari mereka sudah menjemput di dermaga. 
Begitu saya turun tas langsung di bawa-in. Padahal sama sekali tidak saya minta 
lho..... Mereka spontan melakukannya. Selain itu kalau lagi kepingin juice 
mangga, mereka siap bantu cari-in. Saya pernah ganggu mereka minta di cari-in 
juice.. Padahal udah malam sekitar jam 10-an. Tiba-tiba aja "ngidam" kepingin 
juice mangga yang dingin....Walaupun warung yang juga udah tutup, mereka 
"maksa" yang jual untuk bikin-kan juice....Tuh sampai begitunya.....

Betul, seperti dibilang Pipin, di Pramuka banyak rumah penduduk yang bisa 
di-inap-kan dengan harga lebih rendah dari Villa D'lima.. Memang agak 
membingungkan karena tidak semua penduduk yang rumahnya bisa di-home-stay-kan 
pasang plang informasi. Karenanya perlu pintar-pintar tanya ke penduduk disana. 
Terkadang kalau kepingin ngirit saya nginap di mess-nya Pak Salim, di Taman 
Nasional. Untuk semalam hanya "bayar" suka rela aja. Saya pernah kasih 50 rb 
Pak Salim sudah senang....Pernah juga nginap di tempat rumah penduduk lain 
dengan harga relatif. Pernah saya kasih 75 rb, pernah juga kasih 100 rb. 

Penginapan di Taman Nasional juga oke dari sisi harga maupun fasilitas. 
Cuma.....pengalaman juga mengatakan, cukup "berisiko", yaitu kalau sudah 
booking, pun sudah kasih Dp, siap di geser kalau ada tamu lain yang dianggap 
penting. Semisal ada rombongan wartawan atau LSM yang bonafid atau tamu-nya 
pimpinan TnKs yang mendadak kepingin nginap disana. Tamu individu yang hanya 
pake sekamar atau 2 kamar siap di "geser".  Apalagi "geser menggeser" tanpa 
pemberitahuan dulu. Tahu-tahu pas datang ke sana kamar yang sudah kita pesan 
"ilang" dan diberikan ke yang lain. Kecuali kalau kita bookingnya melalui 
pimpinan Taman Nasional, sebagaimana rekan Aris lakukan, dijamin booking-an 
kita aman tidak beralih ke yang lain. 

Ini bukan omong kosong, saya pernah mengalami 2 kali. Karenanya kalau bawa 
teman-teman group kecil, apalagi yang belum pernah ke Pramuka cukup riskan 
juga. Sekali saya bersama 7 rekan bulan Juni tahun lalu. Sudah confirm, sudah 
oke, sudah bayar Dp, begitu hari "h" dengan permohonan maaf pihak sana 
mengatakan sudah ada tamu lain. Dp dikembalikan. Wah sempat kalang kabut waktu 
itu. Mau ke Villa D'lima sudah full book. Beruntung ada rekan di Pramuka yang 
siap bantu carikan home stay....Yang kedua waktu jalan ber-2 bareng teman 
ngalami yang sama juga. Karena ber-2 dan backpacker-an bisa teratasi dengan 
nginap di kamar-nya Pak Salim..... 

Untuk penyewaan alat snorkling, setahu saya sampai membuat tulisan ini ada 3 
tempat yaitu Taman Nasional, Elang Ekowisata yang di komandani Sabihis dkk, dan 
Villa D'lima. Harga sewa relatif sama 25-30 rb untuk sehari pake. Namun untuk 
Villa D'lima khusus untuk tamu-tamu-nya ada special price....

Untuk dive gear seperti BCD, Regulator, wetsuit (baju selam), dll, hanya ada 2 
tempat untuk sewa, yaitu Taman Nasional dan Elang Ekowisata. Harganya bukan 35 
rb. Sewa BCD & Regulator sehari 150 rb. Kalau pake 2 hari bisa diskon menjadi 
125 rb. Harga sewa di Taman Nasional dengan Elang Ekowisata relatif sama. 
Kebetulan saya punya list-nya yang setiap saat di update. 

Untuk Tanki & Weigtbelt/WB (pemberat), ada 3 pihak yang bisa menyewakan, yaitu 
Perikanan, Elang Ekowisata, dan Taman Nasional. Harganya relatif sama. Tabung 
pertama 35 rb, tabung kedua 30 rb, WB untuk satu hari pake 10 rb. Jadi kalau 
rencana akan diving 2 kali dalam 1 hari yang berarti butuh tabung 2 + WB, di 
charge 75 rb. 

Untuk sewa kapal baik untuk snorkling maupun diving dari P.Pramuka ke snorkling 
maupun dive spot, cukup banyak yang menyewakan. Harganya relatif tergantung 
jaraknya. Kalau tujuannya P.Kotok, P.Kuburan Cina, P.Genteng, dalam 1 hari 
harga standar 400 rb untuk kapasitas kapal 10 - 15 orang. Tergantung tujuannya. 
Kalau untuk snorkling bisa 15 orang, tapi kalau diving relatif daya angkut-nya 
lebih sedikit. Kalau hanya di sekitar P.Pramuka aja, seperti Gosong Air, Semak 
Daun, APL, Karang Lebar, Baliho, yang waktu tempuhnya sekitar 30 menit, 
harganya bisa kurang menjadi 300 rb-an. Kalau hanya 3 orang, untuk menghemat 
biaya, tujuannya di sekitar P.Pramuka bisa sewa kapal cadik milik Elang 
Ekowisata. Hanya saja tidak ada atap kapasitanya untuk untuk diving maksimal 4 
orang, untuk snorkling bisa 6 orang. 

Kalau mau nyewa ojek kapal tujuan di sekitar P.Pramuka harganya di kisaran 250 
rb. Tergantung nego..... Tapi perlu di tanyakan kalau mau sewa ojek kapal, 
pertama, apakah tahu snorkling maupun dive spot yang ingin kita tuju. Tidak 
semua ojek kapal hafal dan tahu lho....Kedua, tanyakan apakah ada fasilitas 
terutama tangga dan jangkar. Ini penting, kalau ternyata ojek kapal ngga punya 
tangga, wah bisa repot kalau sudah selesai snorkling. Kalau perlu cek dulu 
barangnya. Yang ketiga, tanyakan kapasitas solar apakah cukup atau tidak untuk 
snorkling maupun dive trip. Meingat ojek kapal secara rutin sudah melayani 
trayek P.Pramuka, Panggang, Karya, pp. Satu hari bisa lebih dari 2 rit di 
tempuh. Kareannya perlu dipertanyakan persediaan solar. Yang ketiga, terutama 
untuk diving, teliti dan tanya dulu ke awak ojek kapal apakah sudah pengalaman 
bawa tamu untuk diving. 

Sedikit pengalaman tidak meng-enak-an, 31 Desember lalu saya bersama 4 rekan 
diving di Karang Lebar. Kebetulan kapal yang biasa kami sewa untuk diving sudah 
di booking tamu lain, jadilah kami sewa ojek kapal. Perlengkapan seperti 
tangga, jangkar, solar, sudah ready. Solar juga demikian. Saat kami 
menyelesaikan diving dan muncul di permukaan, kami terkatung-katung hampir 
setengah jam karena tidak di jemput si awak kapal. Sementara jarak dari tempat 
kami muncul ke kapal sekitar 500 meter. Kami sudah teriak-teriak, bunyi-kan 
peluit, dll, rupanya si awak kapal tidak dengar dan tidak jemput kami. Akhirnya 
setelah kami berusaha mendekati itu kapal, baru dech kapal hampiri kami. 
Rupanya si awak kapal asyik nge-lamun dan dia tidak mengikuti pergerakan divers 
melalui gelembung udara serta arah divers, sebagaimana biasa dilakukan awak 
kapal yang biasa bawa rombongan diving. Kami mendapat pengalaman dari kejadian 
ini.

Semoga sharing panjang ini bisa berguna bagi teman-teman terutama yang akan ke 
P.Pramuka baik untuk sightseeing, snorkling, maupun diving.

Cheers


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Selamatkan & pelihara kelestarian alam Kepulauan Seribu
http://www.pulauseribu.net
------------------------------------------------------------
  ----- Original Message ----- 
  From: Arina Hanisthan 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, March 02, 2007 6:26 PM
  Subject: Re: [indobackpacker] Re: Sewa boat ke PULAU PRAMUKA yg tdk jauh dr 
Jakarta


  Tentang P. Pramuka
  Kalo bayar sendiri2 dari muara angke cuma 25rb
  Penginapan paling mahal di vila delima 1 villa 800rb padahal banyak tempat 
murah yang bisa 100rb juga atau hall beramai2 lebih irit
  Untuk snorkle atau diving banyak operator, paling murah dng Sabihis, lokasi 
toko nya di sebelah kanan kalo kita sampe di dermaga akan keliatan. waduh no 
tlp nya aku cari dulu ya... lewat dia kita bisa sewa perahu/ojek kapal 400rb 
beramai2 s/d 15org seharian untuk mencari dive spot.
  sewa BCD regulator, alat snorkle kalo gak salah 35rb pokoknya ada semua.
  Nanti aku posting lagi no telpnya ya

  tks
  Pipin

Kirim email ke