wah, massa iya, kalau pun sudah di booking atau DP, penginapan di TNKS seperti itu, harusnya dalam Hal mau memajukan pariwisata, mestinya nggak boleh terjadi...
kalau kalau Itu akomodasi yang di miliki TNKS, milik pribadi bisa aja.. namanya punya nya dia, kalau itu milik pemerintah dan boleh di gunakan oleh siapapun... ya, harusnya nggak boleh terjadi.. padahal dulu, nggak seramai sekrang ya kunjungan ke pulau pramuka! kalau begini kondisi nya, saya lebih memilih Bawa Tenda aja... atau Tidur di Pantai depan Akomodasi milik TNKS...hehehe salam ARIS R Adolf Izaak wrote: > Wah kalau jalan bareng Pipin dijamin rame poll...... Tanggal 4-5 November > tahun lalu berkesempatan dive trip bareng Pipin dkk di P.Kuburan Cina, > P.Genteng, dan Karang Lebar....Sebelum turun udah geeeer ria gara-gara > Pipin..... Pun juga waktu naik ke permukaan, yang kedengaran rame adalah > Pipin....Juga waktu di bawah....meski Pipin ngga bisa ber-rame Penginapan di Taman Nasional juga oke dari sisi harga maupun fasilitas. Cuma.....pengalaman juga mengatakan, cukup "berisiko", yaitu kalau sudah booking, pun sudah kasih Dp, siap di geser kalau ada tamu lain yang dianggap penting. Semisal ada rombongan wartawan atau LSM yang bonafid atau tamu-nya pimpinan TnKs yang mendadak kepingin nginap disana. Tamu individu yang hanya pake sekamar atau 2 kamar siap di "geser". Apalagi "geser menggeser" tanpa pemberitahuan dulu. Tahu-tahu pas datang ke sana kamar yang sudah kita pesan "ilang" dan diberikan ke yang lain. Kecuali kalau kita bookingnya melalui pimpinan Taman Nasional, sebagaimana rekan Aris lakukan, dijamin booking-an kita aman tidak beralih ke yang lain Ini bukan omong kosong, saya pernah mengalami 2 kali. Karenanya kalau bawa teman-teman group kecil, apalagi yang belum pernah ke Pramuka cukup riskan juga. Sekali saya bersama 7 rekan bulan Juni tahun lalu. Sudah confirm, sudah oke, sudah bayar Dp, begitu hari "h" dengan permohonan maaf pihak sana mengatakan sudah ada tamu lain. Dp dikembalikan. Wah sempat kalang kabut waktu itu. Mau ke Villa D'lima sudah full book. Beruntung ada rekan di Pramuka yang siap bantu carikan home stay....Yang kedua waktu jalan ber-2 bareng teman ngalami yang sama juga. Karena ber-2 dan backpacker-an bisa teratasi dengan nginap di kamar-nya Pak Salim.....
