saya mengenal karrimor baru beberapa bulan yang lalu saat berkunjung ke Adventurer di rawamangun. Dua bulan kemudian saya dipinjami Karrimor Independece 60-100 liter dan sudah saya gunakan dua kali dalam pendakian gn Arjuno dan gn Argopuro di Jawa Timur.
Dari dua kali pendakian itu, saya merasa karrimor lebih baik dari backpack saya sebelumnya Eiger ypsilon 55liter. Back sistem nya menjaga agar seluruh beban terdistribusi merata namun tetap menjaga sirkulasi udara di punggung. Setelah pendakian saya tidak merasakan sama sekali ada otot lengan atau punggung yang menegang. Jadi bisa dibilang dari pusar keatas cuma keringatan doang. Bahan yang digunakan juga saya rasa lebih kuat dari bahan yang dipakai gregory, saya sudah membandingkan dengan gregory alpinisto. Namun konsekuensinya backpack karrimor memang sedikit lebih berat. Mungkin Eiger harus mensetting ulang internal frame nya agar lebih fit melekat dengan lekuk torso badan kita. Secara umum eiger saya perhatikan terus menerus mengembangkan kualitas produknya (dan harganya juga, heheheee) tapi masih saya anggap sangat layak beli untuk pendaki dengan budget dibawah karrimor Rian NB : ada yang bersedia meminjamkan arc teryx nya untuk di uji lapangan? saya penasaran dengan merk ini. terutama tipe naos 55
