Dulu sering ambil rute yang menuju Pontianak, baik dari Semarang, Cirebon, dan 
kalo kepepet dari Surabaya atau Jakarta.... Schedule si 36 jam tapi tergantung 
angin dan muatan..jika melawan angin ya bisa jadi 42 jam.., apalagi saat peak 
season dimana kapasitas ekonomi sudah penuh namun tiket masih dijual dengan 
istilah non seat..jadinya ya rebutan kasur walau tidurnya di bawah tangga, di 
luar de el el..

Pernah nyoba juga dari Balikpapan - Surabaya tapi ambil non ekonomi.., tapi 
sempet liat2 yang ekonomi suasananya masih mirip2... Apalagi naik perintis di 
Indonesia Timur..., lebih parah lagi, tempat tidur digantikan kursi 
metromini.., menderita banget yang menempuh tujuan jauh. Namun pernah sekali 
saya bertemu seorang Bapak dan putrinya, menempuh trayek Irian - Meda selama 
kalao tidak salah 10 hari lebih dengan jalur kapal yang zig zag semata-mata 
menghindar naek pesawat...takut katanya. Walah, di saat saya naek kapal dengan 
alasan ekonomi, ybs naik kapal dengan alasan yang jauh berbeda...:D

Case yang saya contohkan di posingan sebelumnya sebenarnya tidak selalu 
terjadi, tapi 'likely to be happen' istilahnya. Namun, kondisi yang lebih 
parahpun pernah saya temui walau sekali dan ga etis kalo diceritakan he he

Salam

Heru H

  ----- Original Message ----- 
  From: asfiandi andi 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, September 06, 2007 6:15 AM
  Subject: Re: [indobackpacker] Tips naek Kapal Pelni ekonomi


  salam,
  bang heru ...40 jam rute dari mana ke mana ?
  Kapal Pelni tidak ada yang berubah kalo soal fasilitas dan pelayanan
  yang berubah cuma harga tiketnya awal agustus kemaren naek.
  saya setuju kalo sesama penumpang kapal pelni bisa terjalin pertemanan.
  secara perjalanannya puluhan jam.hehehe

  regards,

  andi

  [Non-text portions of this message have been removed]



   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke