Saya pun pernah mengalami hal serupa, kira2 pada bulan november thn lalu, saya 
(seorang kawmerawan) sedang bertugas ngambil gambar utk kepentingan(tema) ruang 
hijau di Jakarta, pas lg asik2nya ambil gambar suasana di tmn Suropati, tiba2 
dihampiri seorang security yg kmdian lgsg ngobrol dgn reporter saya. Krna 
terlalu lama ngobrolnya, saya ikut nimbrung, intinya ditanya2 utk keperluan 
apa, asal dr mana,kemudian mrk tnya alamat kantor dan no telp kantor, dan 
menulis KTP kami, dan memotret kami berdua (katanya ga boleh ambil gbr, mrk 
malah motert kami, capek dey!!) krn pd waktu itu kami masih org baru di kantor 
jd blm pnya ID card Perss, untung saja mobil yg kami pakai ada logo TV 
nya.beberapa hari kemudian mereka juga menelpon ke kantor untuk konfirmasi ttg 
liputan kami. Wah sampe segitunya tuh. Sepertinya Taman menteng sudah mulai di 
kondisikan untuk tidak menjadi taman publik, tp milik "sebuah Negara".
Selain di Taman menteng, saya pernah ditegur  security dr dubes yg sama di 
dekat GAmbir, saat saya sedang mengambil gambar alat pengukur Asap kendaraan.
Begitu sharing saya, meski tidak sampai kamera diminta, tp saya merasa risih 
aja, krna itu adalah ruang publik yg siapapun boleh mengambil gambar dgn bebas 
(tentunya dgn norma yg benar). Kalopun dilarang harusnya di publikasikan dan 
diberikan alasan yg bisa di logika oleh warga Jakarta.

Thxz


Salam

Atmojo W



Membaca tulisan nya mas Soni, 

  Saya jadi ingat kejadian bbrp bulan yg lalu, ketika iseng2 di sabtu siang 
maen 

  ke Taman Suropati di kawasan Menteng-Jaksel. ..

waktu itu saya dan seorang teman "nyasar" kesana dan sekedar iseng kami
pun ber-potret2 ria...sewaktu sedang asik ngambil foto bbrp sudut taman
tsb, tiba2 ada petugas kebersihan taman yg memberi info kepada kami
bahwa...jangan sekali2 memotret di daerah tsb, karena bisa2 kamera kami
akan di sita oleh penjaga keamanan yg ada di salah satu bangunan besar
di dekat itu (saya kurang tau pasti bangunan apa, klo gak salah
bangunan milik salah satu pemerintah negara asing). 

Waktu itu saya coba menerangkan klo kami hanya iseng2 dan gak ada
maksud utk hal yg macem2 apalagi mengamati bangunan yg ber-penjaga itu.
Saya pun menunjukkan kamera yg saya pakai...kamera poket. Tetapi sang
petugas kebersihan berkata, klo dia hanya mengingatkan, sebab sudah ada
kejadian bahwa kamera yg di gunakan seseorang utk sekedar "narsis" di
ambil oleh penjaga itu. Bahkan utk kamera Handphone sekalipun...

Benar atau tidak cerita itu namun hal ini pun membuat kami tidak ingin
mengambil resiko, dan kebetulan saat itu juga agak mendung, lalu kami
pun pergi meninggal kan tempat tsb. 

   

Saya ingin bertanya kepada teman2 di sini, terutama yg di
Jakarta..Taman Suropati itu taman publik kan ya ? atau memang saya
salah "memotret" di taman tsb ?

Dan jika memang itu bukan taman publik atau tidak di ijinkan utk
memotret di daerah itu, mengapa tidak ada papan larangan utk
menjelaskannya. ..seperti halnya ada tulisan "DiLarang Bermain Bola "
?_?

   

Well...klo benar itu Taman Publik, berarti ada satu tmpt lagi yg punya
aturan tidak tertulis...walaupun kebenaran dari si petugas kebersihan
itu masih jadi pertanyaan saya...

  Mungkin ada dari teman2 yg tau atau pernah tau...???

   

  rgds,

   



S 03 CI

 
"Orang yang banyak bicara dan sedikit mendengar, mestinya punya dua mulut dan 
satu telinga, tidak sebaliknya"





      ___________________________________________________________
Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Try it
now.
http://uk.answers.yahoo.com/ 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke