Saya sedang online di warnet. Ada salah satu pengunjung warnet (sebut saja si Bunga) yang memanfaatkan fasilitass internet untuk telp temannya. Ga jelas dimana, tapi yang jelas di luar negeri. Dari pembicaraan yang ada, saya menyimpulkan si Bunga adalah (mantan) TKI, demikian juga teman yang ditelpnya. hehe..canggih juga :p
Si Bunga sedang memberi saran2 + menasehati temannya yang nampaknya akan kembali ke Indonesia untuk yang pertama kalinya. Si Bunga menceritakan pengalamannya ketika suatu saat dia balik ke Indonesia, ketika di bagian Imigrasi dia ditanya kenapa di paspornya tidak ada cap 'departure' dari Indonesia. Si Bunga cerita, waktu itu dia malah memarahi petugas Imigrasi, "loh! itu khan bukan urusan saya! saya ga mau tahu! urusan cap khan urusan pegawai Imigrasi! mosok saya harus mengawasi apakah paspor saya sudah dicap!" Saya pengen ngakak! hahaha... polos banget! saya gak tahu akhir ceritanya, karena obrolan si Bunga udah ganti topik. Temans, menurut saya sih, meski nge-cap paspor itu tugas pegawai imigrasi, ketika kita sedang menyodorkan paspor mustinya kita tetap menyaksikan apakah paspor kita sudah dicap/belum. Jangan malah kedip2 sama petugas di konter sebelah. hihi... Kecuali kita pengen merasakan 'kesulitan' di imigrasi tujuan selanjutnya. Baru saja, si Bunga ngomong pake bahasa jawa medok, "...bosen ah kalau saben dino makan fish and chip terus..." hahaha... salam BP, Ken
