Saya mau nambah sedikit boleh, mbak? Seingat saya dulu waktu ada keperluan 1 minggu disana, Dublin itu mahal sekali (setidaknya menurut saya), padahal dulu saya di pinggiran kota Dublin, seperti Tangerangnya Jakarta. Lebih mahal dari Prancis, apalagi dibandingkan Italia dan Portugal. Rokok sebungkus harganya 6.5 EUR tahun 2006 awal. Gak tau sekarang berapa. Orang-orangnya pada doyan minum alkohol (ini mungkin hanya di area yang saya lihat, gak tau di area lain). Tapi, di balik semua itu, kalau kita (orang Indonesia) mau lihat suasana Eropa yang selama ini kita bayangkan, kayaknya Dublin tempatnya deh. Belum terlalu modern, sehingga suasana Eropanya sangat kental.
----- Original Message ---- From: Ambar Briastuti <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 4, 2008 1:34:47 AM Subject: Re: [indobackpacker] Dublin (Irlandia) 1. Dublin seperti Edinburgh di Scotland menyimpan budaya Gaelic yang kaya. Dua kota ini juga jadi persinggahan para penulis dan artis terkenal seperti Oscar Wilde, Samuel Beckett , Bram Stoker (inget Dracula kan?). Jadi tempat2 seperti Museum pantas diintip. Seperti Dublin Writers Museum dan Nasional Museum of Ireland. Yang menarik juga menyusuri kota tua Dublin yang masih menyisakan petak jalan dan toko seperti ratusan tahun silam. Saat ini didesain untuk pejalan kaki, jadi enak banget disusuri sambil memandang tepi sungai Liffey. Banyak bar dan restaurant di kanan kiri. Ohya soal bar, lebih hidup disana. Sering ada music live dan tap dancing yang menyajikan Irish Folk Song. dengan bahasa Celtic. Pasti tahu kan penyanyi2 dari Irlandia kontemporer seperti U2, Enya dan the Clannad The Corrs, Van Morrisons. Nah koneksi dengan Edinburgh adalah Dublin terkenal kota musik pop sedang Edinburgh adalah musik indie. Satu yang harus dikunjungi adalah Trinity College. Sejarah panjangnya sangat menarik terutama berkaitan era Roman Catholic dengan Gereja Anglican. Saat saya kesana backpacking sendiirian modal dengkul tahun 2002 (?) terdapat pameran skrip Bible yang hanya dipamerkan di Trinity. Ohya ini kompleks kampus tapi sering ada pameran dan eksebisi gratisan. Juga ngga ada penjaga ketat yang mengawasi pengunjung. Mengingatkan saya jalan di Cambridge yang asri. Landscape dan bangunannya juga bersih dan cantik. 2. Kalau ngider kota sih cuma 2-3 hari cukup banget. Saya malah hanya mampir bentar, setelah mampir di County Wiclow. Agak keluar kota sekitar 2 jam ngebis. In total sekitar 5-6 hari. 3. Dari Indonesia : terbang sekitar 12-13jam ke London (non stop dari Singapura) ditambah 1-2 jam ke Dublin. Bisa juga mampir di Eropa daratan (Jerman, Belanda, Perancis) baru ke Irlandia. Dublin dan London ngga ada beda waktu jadi ambil aja Jakarta adalah GMT +07: 00 4. Ireland lebih kering daripada Inggris. Untuk medio sekarang (masuk musim panas) suhu lagi enak. Maks 20C dan minim 1C (musim dingin). 5. Mata uang Ireland adalah Euro, jadi tukar aja dimanapun yang nyediain Euro. Salam, Ambar Briastuti www.ceritaambar. com | ym : ambar_briastuti | Adventures. Backpacking. Photography. On 2 Jun 2008, at 23:57, sari wrote: > Hi all .. > > Akhir bulan ada rencana tugas ke Irlandia, tepatnya di Dublin. > Mungkin kalo > sempat mau extend sktr 2hari, apa diantara tmn2 IBP ada yg sedang > ada disana > atau sudah pernah kesana mohon infonya nih tmp2 mana disana yg > layak di > kunjungin. Terus lama waktu perjalanan kesana brp lama, beda waktu > dengan > Jakarta berapa jam , saat ini cuaca disana bagaimana , oh ya > sebaiknya tukar > mata uang di Indonesia atau disana ya? > > thanks before atas infonya, > -sari- > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
