Sepertinya memang agak mahal. Mirip-lah sama inggris. Kalau masalah alkohol emang begitulah sejak beratus silam. Ireland pengkonsumsi nomer 3 alkohol terbanyak didunia. Sapa sih yang menemukan Guiness, Stout dan Bailey? Tapi Ireland pula yang memberlakukan pelarangan merokok di restorant dan bar bahkan sebelum negara2 Eropa lainnya.
Saya sendiri terkesan dengan Irlandia. Budaya-nya lebih kental ketimbang tetangga-nya Anglo Saxon. Apalagi tambahan sejarah panjang pergulatan agama (atau terorisme?). Untuk Sari, nikmati saja Dublin. Eh sapa tau ketemu Westlife, Boyzone atau Cranberries... Salam, Ambar On 3 Jun 2008, at 19:28, Alvin Antono wrote: > Saya mau nambah sedikit boleh, mbak? Seingat saya dulu waktu ada > keperluan 1 minggu disana, Dublin itu mahal sekali (setidaknya > menurut saya), padahal dulu saya di pinggiran kota Dublin, seperti > Tangerangnya Jakarta. Lebih mahal dari Prancis, apalagi > dibandingkan Italia dan Portugal. Rokok sebungkus harganya 6.5 EUR > tahun 2006 awal. Gak tau sekarang berapa. Orang-orangnya pada doyan > minum alkohol (ini mungkin hanya di area yang saya lihat, gak tau > di area lain). > Tapi, di balik semua itu, kalau kita (orang Indonesia) mau lihat > suasana Eropa yang selama ini kita bayangkan, kayaknya Dublin > tempatnya deh. Belum terlalu modern, sehingga suasana Eropanya > sangat kental. > [Non-text portions of this message have been removed]
