Saya setuju dengan saudara Titi... Sebaiknya aturannya lebih diperketat... Bukannya gak boleh liat, tapi ada aturannya gimana klo mo lihat...
Regards, Andree --- On Mon, 8/25/08, titi hidayatun <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: titi hidayatun <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [indobackpacker] Re: Ujung genteng To: "mardeamumpuni" <[EMAIL PROTECTED]> Cc: [email protected] Date: Monday, August 25, 2008, 8:51 PM Dear Mardeamumpuni, setahu saya ketika ingin melihat penyu yang sedang bertelur, para pengunjung sudah diwanti2 dengan beberapa aturan, seperti: tidak boleh berisik, tidak boleh menyalakan cahaya (handphone maupun senter). dan ketika sudah ada penyu yang mendarat dan sedang bertelur, kami hanya dibolehkan memotret tanpa blitz dan tidak boleh menyenteri mata si penyu karena itu akan mengganggunya. dan kami (setidaknya saya dan 6 teman saya) mematuhi semua aturan itu. tapi karena waktu itu adalah liburan akhir pekan dan banyak pengunjung yang datang juga (kebetulan saya kesana akhir Juli dan kalau tidak salah bersamaan dengan kelompok JejakKaki), sebagian pengunjung tidak mematuhi aturan. saya sendiri mendengar ada pengunjung yang marah dan jengkel karena ada bapak2 yang tetep aja memotret si Penyu dengan blitz yang menyilaukan mata. dan sebagian pengunjung lain yang berpose untuk dipotret dengan memegang si penyu. saya merasa kasihan sekali pada penyu itu.
