Mas Adi dan Mas Ossy,

Betul tuh memang usianya dibatasin dibawah 30tahun. Asumsi saya para
fresh graduate ini kan sekitar 23-25 tahun. Sementara ini yang saya
monitor adalah Australia memang membatasi pada bidang2 kerja tertentu
yang membutuhkan skill. Makanya pak dubes menjalin kerjasama dengan
universitas2 indonesia. Mungkin biar lebih terorganisir. 

Dari pengalaman saya, kebanyakan kerja ini memang ke sektor non formal
seperti turisme (kerja di hotel, hostel, restaurant) atau kerja di
bidang agroindustri (perkebunan anggur, peternakan). Yah buat
pengalaman kerja saja.

Seorang student dari Inggris saya temui sebagai pelayan di sebuah
hostel menceritakan bahwa ia perlu keluar dulu sebelum meminta
perpanjangan visa. Kebanyakan anak2 muda ini memilih tinggal
selanjutnya disana. Dan jika beruntung mendapatkan pekerjaan yang
layak. Riwayat backpacker sendiri memang sejatinya usia segitu. Yang
masih haus akan keingintahuan. 

Akhir2 ini saya amati backpacking Indonesia mulai muncul generasi baru
yakni yang masih di bangku kuliah sekedar mencari pengalaman,
jalan-jalan liat dunia. Menurut saya bakalan membuat generasi
mendatang lebih 'melek' terhadap dunia luar. Maksudnya lebih terbuka
pada kultur, politik, dan kondisi negara lain. Membuat mereka lebih
survival dan bisa melihat Indonesia dari sisi yang lain. Makin jauh
makin cinta Indonesia. 

Betul tuh Mas Ossy, ngga perlu pake agen-agen sekolah/pendidikan. Saya
sendiri dulu cuma berbekal photokopian daftar kontak sekolah dari
British Council udah nyukup. Imel sana-sini, ambil toefl, ngurus visa
hingga tiket sendiri. Padahal tahun 98an tuh.  Ayuks..yang masih gres
di universitas atau baru lulus. Jelajah dunia mumpung bisa!


Salam,
Ambar



--- In [email protected], Sigit Adinegoro
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dandossi,
> Dulu kalau tidak salah persyaratan untuk 12-month Holiday Working Visa  
> itu pelamar visa harus berusia tidak lebih dari 30 tahun. Apa sekarang  
> ada perubahan?
> 
> Sigit H. Adinegoro
>


Kirim email ke