Masalahnya cuma satu dari pernyataan di bawah, tetep aja kita merasa bahwa Indonesia lebih bagus tapi apakah orang luar tau? Tidak...... Jadi kalau kita menilai diri kita sendiri, itu pernyataan yang sangat subjektif... Kita ga akan pernah belajar kalau mentalitas sakit hati dan kecemburuan terhadap negera tetangga sebelah yang kita bangun...We always become the looser....selalu ada pengalaman yang berbeda jika masuk negara yang baru kita kunjungi mau itu indah, jelek, miskin, dalam keadaan perang dan sebagainya....so stop judging kalo negara ini jelek, lebih bagus indonesia... There always be a new experience and adventure....aku rasa itulah essensi menjadi seorang traveler....begitu juga kalau jalan di Indonesia....aneh juga rasanya kalo cuma ke Malaysia disebut gaya-gayaan ke luar negeri....lah orang kampung di dusun di sumatera utara sana aja mondar mandir malaysia...so kalau mau indah dan gaya ya ke laut mediterania aja mengunjugi tempat2 mahal di Turkey, Yunani atau Italy....atau karibia sekalian...itu baru gaya.....
regards JE ----- Original Message ---- From: Ms tari rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, September 28, 2008 23:04:02 Subject: Fw: Re: [indobackpacker] Re: jalan2 ke kualalumpur ( thanks) --- On Sun, 9/28/08, Mohammad Nur Hasan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Mohammad Nur Hasan <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [indobackpacker] Re: jalan2 ke kualalumpur ( thanks) To: [EMAIL PROTECTED] Date: Sunday, September 28, 2008, 4:36 PM Iya sob, saia juga setuju tentang "Indonesia is better than Malay in tourist resourt".Di Indonesia lebih variatif resort pariwisatanya, lebih banyak yang alami. Mungkin emang kurang terjaga sama yang mengurusi. Tapi kalau mau di KL, ada Twin Tower, Masjid jamek, pasar seni, china town dan beberapa yg lain. Menurut saia sieh, itu kurang menarik. Kalau ma liburan ke luar negeri, saia anjurkan ke thailand, terutama ke Koh Phi Phi. Mantep banged! Maaf kalau melenceng dari topik, saia cuma ingin memberi saran. di KL ada : Twin Tower, Masjed jame', Pasar Seni, CHina town, dan beberapa yang lain. 2008/9/27 Ms tari rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> Halo Rustini, Tepat sekali. Promosinya itu lho.Gak heran, krn Malaysia punya duit. Producer CPO terbesar dan minyak, padahal jumlah penduduknya Cuma 25 juta orang. Memang kita mesti traveling ke Negara tetangga Asia Tenggara, melihat bagaimana Negara2 yang resource-nya mirip berjuang hingga mencapai ke keadaannya sekarang. Tapi lebih asik kalo ke tempat yang budayanya 'asing' sekalian, bukan Malaysia Kalo tujuannya untuk tamasya saja, menurut saya Indonesia lebih various dan dengan harga yg lebih terjangkau. Singapore menurut saya biar gimana budayanya masih lebih 'beda' dibandingkan Malaysia. Di KL tentu saja saya bukan Cuma ke petronas dan mesjid jame spt yang saya tulis di email, itu hanya menceritakan kesan di KL secara keseluruhan setelah mblusuk2, yaitu : gak ada apa2nya. Kalo mau yg extravaganza mungkin ke Putra Jaya daripada KL, tapi dari segi budaya Melayu tetap saja saya lebih memilih menghabiskan waktu di dusun teman di Sumatra Barat dari pada di kota besar Malaysia. Kalo memang ingin ke Malaysia, buat saya yang paling berharga saat mblusuk2 di Malaysia justru adalah 'refleksi', bagaimana Negara ini pernah mendatangkan dosen2 dari Indonesia dan terngiang-ngiang bagaimana Mahathir Muhammad pernah bilang di TV, "Saya ini Soekarno Kecil……" dan Malaysia jadi negara paling bersih korupsi no. 2 di Asteng dibawah pimpinannya, bagaimana Negara yang sama2 banyak ras Melayunya bisa gak korupsi walapun sopir taksi yang saya tumpangi di KL merutuki Malaysia mulai marak korupsi setelah bank2 diserahkan kepada pribumi, bagaimana Singaporean singitnya minta ampun sama Malaysia dan sopir taksi Singapore pernah bilang ke saya : "Indonesia is Malay baik", karena seperti ditulis Puguh Imanto, "Why Malaysia built a LRT (sejenis subway train) ? Because Singapore has one. Why Malaysia built a Monorail? Because Singapore hasn't had one. How to make Malaysian queuing up? Tell them that Singaporean do so"., dan membaca bagaimana TKI kita menurut peraturan tidak boleh pulang selama dua tahun dan selama itu gaji tidak diberikan padahal OFW Philipine tidak ada peraturan spt itu dan gajinya dua kali lipat (ada di buku panduan para expat di Malaysia, how to hire pembantu TKI dan OFW), bagaimana saat shalat Ied Mesjid Negare penuh dengan para TKI yang khusuk berdoa dan dalam doanya menyelipkan doa ingin pulang, mendengarkan salah seorang diantaranya bertutur dengan suara rendah mengenai perjuangan hidupnya di Malaysia, dan melihat setidaknya isi setengah galeri2 di KLCC, KL Tower dst adalah handicraft dari Indonesia, dst….dst….dst…. Lalu bagaimana mempopulerkan Indonesia? Tulislah jurnal dlm bahasa Inggris di virtualtourist.com, couchsurfing, dlsb….dlsb…. Salam, Tari YM ID : [EMAIL PROTECTED] http://kuntarini.multiply.com http://profiles.friendster.com/kuntarini ------------------------------------ Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/ Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan. No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja Milis tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari virus dan menghemat bandwidth. Cara mengatur keanggotaan di milis ini : - Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] - No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] - menerima email: [EMAIL PROTECTED] - berhenti dari milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED] - Begabung kembali ke milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED] Groups Links Get your preferred Email name! Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
