Setuju mas dengan essensi-nya menjadi seorang traveller atau apapun namanya 
itu, banyak sekali sesuatu yang baru yang bisa didapat selain pemandangan, 
budaya, dll. Tetapi kembali lagi ke obsesi setiap orang dalam melakukan 
perjalanan kan beda2, ada yang mencari spot diving & snorkeling yang bagus, 
kebudayaan, desa yang sejuk dan lain2nya lagi, nah disini merupakan hal yang 
lumrah bila ada perbandingan2, jadi mungkin "judging" disini mungkin bukanlah 
perwujudan dari kecemburuan  tetapi mungkin lebih kepada berbagi informasi. Hal 
ini akan berbeda bagi orang dengan obsesi traveller/backpacker yang mencari 
ilmu atau pengalaman, kemanapun melangkah itulah tujuannya tak perduli dengan 
bagus atau jeleknya daerah itu, karena hal yang baru (pengalaman & ilmu) pasti 
akan di dapat.

So setuju banget dengan ide2 teman yang ikut promosiin Indonesia, entah itu 
saat keluar negeri, bertemu orang asing, via website dan lain2nya.
 
Regards,

Hendra Saputra
Expedition "Menemukan yang hilang"


________________ Reply Header ________________
Subject:        [indobackpacker] Re: jalan2 ke kualalumpur ( thanks)
Author: erickson jhon <[EMAIL PROTECTED]>
Date:           29th September 2008 03:10



Masalahnya cuma satu dari pernyataan di bawah, tetep aja kita merasa bahwa 
Indonesia lebih bagus tapi apakah orang luar tau? Tidak......
Jadi kalau kita menilai diri kita sendiri, itu pernyataan yang sangat 
subjektif... Kita ga akan pernah belajar kalau mentalitas sakit hati dan 
kecemburuan terhadap negera tetangga sebelah yang kita bangun...We always 
become the looser....selalu ada pengalaman yang berbeda jika masuk negara yang 
baru kita kunjungi mau itu indah, jelek, miskin, dalam keadaan perang dan 
sebagainya....so stop judging kalo negara ini jelek, lebih bagus indonesia... 
There always be a new experience and adventure....aku rasa itulah essensi 
menjadi seorang traveler....begitu juga kalau jalan di Indonesia....aneh juga 
rasanya kalo cuma ke Malaysia disebut gaya-gayaan ke luar negeri....lah orang 
kampung di dusun di sumatera utara sana aja mondar mandir malaysia...so kalau 
mau indah dan gaya ya ke laut mediterania aja mengunjugi tempat2 mahal di 
Turkey, Yunani atau Italy....atau karibia sekalian...itu baru gaya.....

regards
JE




----- Original Message ----
From: Ms tari rahardjo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, September 28, 2008 23:04:02
Subject: Fw: Re: [indobackpacker] Re: jalan2 ke kualalumpur ( thanks)

--- On Sun, 9/28/08, Mohammad Nur Hasan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Mohammad Nur Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [indobackpacker] Re: jalan2 ke kualalumpur ( thanks)
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Sunday, September 28, 2008, 4:36 PM

Iya sob, saia juga setuju tentang "Indonesia is better than Malay in tourist 
resourt".Di Indonesia lebih variatif resort pariwisatanya, lebih banyak yang 
alami. Mungkin emang kurang terjaga sama yang mengurusi. Tapi kalau mau di KL, 
ada Twin Tower, Masjid jamek, pasar seni, china town dan beberapa yg lain. 
Menurut saia sieh, itu kurang menarik. Kalau ma liburan ke luar negeri, saia 
anjurkan ke thailand, terutama ke Koh Phi Phi. Mantep banged!

Maaf kalau melenceng dari topik, saia cuma ingin memberi saran.
di KL ada : Twin Tower, Masjed jame', Pasar Seni, CHina town, dan beberapa yang 
lain. 


2008/9/27 Ms tari rahardjo <[EMAIL PROTECTED]>

















    
            Halo Rustini, 



Tepat sekali. Promosinya itu lho.Gak heran, krn Malaysia punya duit. Producer 
CPO terbesar dan minyak, padahal jumlah penduduknya Cuma 25 juta orang. 



Memang kita mesti traveling ke Negara tetangga Asia Tenggara, melihat bagaimana 
 Negara2 yang resource-nya mirip berjuang hingga mencapai ke keadaannya 
sekarang. Tapi lebih asik kalo ke tempat yang budayanya 'asing' sekalian, bukan 
Malaysia  




Kalo tujuannya untuk tamasya saja, menurut saya Indonesia lebih various dan 
dengan harga yg lebih terjangkau. Singapore menurut saya biar gimana budayanya 
masih lebih 'beda' dibandingkan Malaysia.  Di KL tentu saja saya bukan Cuma ke 
petronas dan mesjid jame spt yang saya tulis di email, itu hanya menceritakan 
kesan di KL secara keseluruhan setelah mblusuk2, yaitu : gak ada apa2nya. Kalo 
mau yg extravaganza mungkin ke Putra Jaya daripada KL, tapi dari segi budaya 
Melayu tetap saja saya lebih memilih menghabiskan waktu di dusun teman di 
Sumatra Barat dari pada di kota besar Malaysia. 




Kalo memang ingin ke Malaysia, buat saya yang paling berharga saat mblusuk2 di 
Malaysia justru adalah 'refleksi', bagaimana Negara ini pernah mendatangkan 
dosen2 dari Indonesia dan terngiang-ngiang bagaimana Mahathir Muhammad pernah 
bilang di TV, "Saya ini Soekarno Kecil……" dan Malaysia jadi negara paling 
bersih korupsi no. 2 di Asteng dibawah pimpinannya,  bagaimana Negara yang 
sama2 banyak ras Melayunya bisa gak korupsi  walapun sopir taksi yang saya 
tumpangi di KL merutuki Malaysia mulai marak korupsi setelah bank2 diserahkan 
kepada pribumi, bagaimana Singaporean singitnya minta ampun sama Malaysia dan 
sopir taksi Singapore pernah bilang ke saya : "Indonesia is Malay baik", karena 
seperti ditulis Puguh Imanto, "Why Malaysia built a LRT (sejenis subway train) 
? Because Singapore has one. Why Malaysia built a Monorail? Because Singapore 
hasn't had one. How to make Malaysian queuing up? Tell them that Singaporean do 
so"., dan


membaca bagaimana TKI kita menurut peraturan tidak boleh pulang selama dua 
tahun dan selama itu gaji tidak diberikan padahal OFW Philipine tidak ada 
peraturan spt itu dan gajinya dua kali lipat (ada di buku panduan para expat di 
Malaysia, how to hire pembantu TKI dan OFW), bagaimana saat shalat Ied Mesjid 
Negare penuh dengan para TKI yang khusuk berdoa dan dalam doanya menyelipkan 
doa ingin pulang,  mendengarkan salah seorang diantaranya bertutur dengan suara 
rendah mengenai perjuangan hidupnya di Malaysia, dan melihat setidaknya isi 
setengah galeri2 di KLCC, KL Tower dst adalah handicraft dari Indonesia, 
dst….dst….dst….




Lalu bagaimana mempopulerkan Indonesia? Tulislah jurnal dlm bahasa Inggris di 
virtualtourist.com, couchsurfing, dlsb….dlsb….



Salam, 



Tari



YM ID : [EMAIL PROTECTED]

http://kuntarini.multiply.com

http://profiles.friendster.com/kuntarini


------------------------------------

Indonesian Backpacker Community
visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di 
http://www.backpacker-indonesia.info/


Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   
untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. 

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja

Milis tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari virus dan menghemat 
bandwidth.

Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

- Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
- No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
- menerima email: [EMAIL PROTECTED]
- berhenti dari milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED]
- Begabung kembali ke milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED] Groups Links




      Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. 
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/



      New Email names for you! 
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

------------------------------------

Indonesian Backpacker Community
visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di 
http://www.backpacker-indonesia.info/


Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   
untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. 

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja

Milis tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari virus dan menghemat 
bandwidth.

Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

- Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
- No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
- menerima email: [EMAIL PROTECTED]
- berhenti dari milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED]
- Begabung kembali ke milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED] Groups Links





Kirim email ke