Ajakan di forum IBP ke Pulau Pramuka 6-7 Desember 2008 ternyata mendapat 
sambutan positif. Cukup surprise karena mereka yang menyatakan niat join 
rupanya belum pernah ke P.Pramuka. Malah sebelumnya ada yang email, tanya 
letaknya dimana sich.....Saya bilang cukup surprise karena hampir setiap kali 
ke P.Pramuka selalu bertemu rekan-rekan yang juga anggota IBP. Saya kira wajar 
berasumsi P.Pramuka sudah sedemikian populer dan sudah pernah kesana. Tampaknya 
kurang mendapat respon...Namun anggapan tersebut ternyata tidak benar. Masih 
ada yang belum pernah ke sana. Karena keterbatasan kapasitas akomodasi dengan 
amat sangat terpaksa ada rekan yang tidak bisa join bersama rombongan kami 
alias kami tolak untuk trip kali ini. Mohon maaf kepada teman-teman yang 
ditolak karena pertimbangan savety dan kenyamanan. Berharap next time bisa 
join. 

Acara ke P.Pramuka kali ini boleh dibilang santai banget. Ada yang nanya apakah 
saya akan diving....? saya bilang tidak...kepingin temanin rekan-rekan yang 
snorkling. Kebetulan di rombongan kami sebagian besar belum pernah snorkling. 
Jadilah kami planning hari pertama snorkling. Untuk hari kedua, biasanya akan 
lanjut dengan snorkling juga. Namun berhubung sebagian besar rekan-rekan di 
rombongan kami belum pernah ke P.Pramuka jadinya kami rencanakan hari kedua dan 
terakhir tidak snorkling tetapi keliling pulau. Saya ajak berkenalan seperti 
apa sich pulau ini dan perlihatkan apa saja yang menarik. 

Mengawali perjalanan dari Muara Angke membutuhkan perjuangan. Rekan-rekan yang 
belum pernah dan sudah dipandu dengan peta sudah disounding sebelumnya perihal 
kekumuhan suasana Muara Angke. Benar saja. Untuk sampai ke dermaga 
keberangkatan dari tempat turun kendaraan harus melewati air comberan yang 
berbau. Rupanya bekas air pasang yang meluber sampai ke tempat turun dari 
taksi. Apa boleh buat keluhan awal tidak bisa terhindari. Ya seperti ini lah 
kondisinya yang dari dulu tidak banyak perubahan. 

Belum selesai dengan problem kekumuhan rekan-rekan sudah dihadapi dengan 
suasana yang crowded. Awal long weekend seperti biasanya akan banyak penumpang. 
Pengaturan penumpang kapal yang siapa cepat dapat tempat dia yang dapat alias 
tidak ada nomor, sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Rekan-rekan pun maklum 
karena sebelumnya sudah diingatkan. Meskipun jadwal kapal berangkat jam 7 pagi 
sebaiknya sudah disana jam 6 untuk ambil tempat. Rupanya dituruti rekan-rekan. 
Karena banyak-nya penumpang tidak sempat lagi konsolidasi sebelum berangkat. 
Apalagi selama ini komunikasi via email yang berarti sebagian besar diantara 
rekan-rekan belum pernah ketemuan. Sebagai koordinator trip melihat situasi 
seperti ini hanya bisa kontak/kontrol/absen rekan-rekan via email. Karena belum 
pernah ketemuan dan saat tiba di lokasi tidak bersamaan kemudian berlaku seat 
"siapa cepat dia yang dapat", akibatnya kami pisah kapal. Saat itu ada 3 kapal 
menuju menujut P.Tidung, P Kelapa, dan P.Panggang. Ada rekan yang sudah naik di 
kapal tujuan P.Kelapa yang mampir di P.Pramuka. Saya dan beberapa rekan naik di 
kapal tujuan P.Panggang yang mampir di P.Pramuka. Sempat khawatir kalau saja 
ada rekan yang salah pilih tujuan. Karenanya via hp memastikan lagi bahwa tidak 
keliru naik kapal. 

Setelah ter-absen semua, masih ada satu rekan yang tidak bisa dihubungi. 
Kebetulan ybs menggunakan nomor kepala 99..... duch e... lagi...e...lagi.... 
Kebetulan saya sudah biasa kesulitan menghubungi alias tidak langsung tokcer ke 
nomor dengan kepala tersebut.....(tanpa mengurangi rasa hormat para pengguna 
dengan kepala nomor tersebut ya). Menjelang kapal yang saya tumpangi berangkat 
masih sulit juga dihubungi...Pikir saya ya wis...kalau memang benar dia ngga 
berangkat atau terlambat gunakan second plan sebagaimana sudah diingatkan via 
email sebelum berangkat. Setelah tiba di P.Pramuka dan bertemu ybs ternyata 
tidak bawa hp-nya....ha...ha.... Oke lah yang penting sudah save sampai di 
tujuan....

Pelayaran kurang lebih 2.5 jam berjalan mulus. Laut begitu 
tenang.....Beruntunglah bagi yang pertama kali ngelaut dan sebelumnya sempat 
khawatir kalau ombak besar, jadinya bisa menikmati pelayaran. Sebelumnya via 
email sudah dipandu selama 2.5 jam pelayaran tidak membosankan. Sekitar 
setengah jam dari Muara Angke akan melewati P.Bidadari dan P.Onrus, P.Cipir. 
Setengah jam kemudian melewati P.Untung Jawa dan P.Rambut. Lanjut sekitar 
setengah jam lewat P.Untung Jawa di arah jam 9 akan berjumpa dengan 
P.Pari...Sekitar 10 menit melewati P.Pari samar-samar akan melihat P.Pramuka. 
Via email sebelumnya saya ajak terutama mereka yang baru pertama kali ke Kep 
Seribu untuk perhatikan perubahan warna air laut....Akan kontras sekali 
perbedaannya saat start dari Muara Angke sampai tiba di P.Pramuka. Apalagi 
kalau bukan pencemaran........Cuasa selama perjalanan meskipun berawan namun 
cuaca clear...Saking clear-nya bisa melihat sekian banyak pulau-pulau, sebutlah 
pulau Tikus, P.Tidung, dari kejauhan, dan lain-lain. Menjadikan pelayaran tidak 
membosankan. 

Tiba di P.Pramuka rekan-rekan terutama yang baru pertama kali surprise dengan 
bening-nya air laut. Mengingatkan saya 3 tahun lalu saat pertama kali menginjak 
P.Pramuka. Demikian juga rekan-rekan yang saya ajak dan pertama kali tiba 
umumnya akan surprise dengan bening-nya air laut. Pun dengan rekan-rekan di 
rombongan kami. Meski masih ada spot yang lebih bening lagi yaitu kalau ke 
pulau yang lebih ke utara. Melihat reaksi spontan teman-teman sudah pasti 
senang. Bersyukur masih masih ada yang mengagumi kebeningan laut P.Pramuka. 
Berarti desek-desek-an di kapal terbayar setelah tiba. Saking bening-nya ada 
rekan-rekan yang sudah ngga sabar untuk nyebur...Nanti saja....di spot 
snorkling di sebelah sana bisa puas nyebur......


R Adolf Izaak 
( Bersambung )

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke