Kalau orang P.Pramuka suka bilang Keramba, barangkali sebagian besar 
teman-teman IBP yang suka ke P.Pramuka tahu dan pernah mampir di tempat ini. 
Sebenarnya letaknya tidak persis di P.Pramuka, sekitar 5 - 10 menit naik kapal 
dari dermaga sudah nyampe. Dari P.Pramuka, sebelah barat, jelas kelihatan 
keramba ini. Tempat ini sebenanrya simpel, sebuah keramba atau tempat budi daya 
bandeng. Dulu ada juga Kerapu. Namun karena pertimbangan profit sekarang ini 
hanya bandeng yang di budidayakan. Di keramba ini banyak dipelihara ribuan 
budidaya untuk tujuan ekspor. Yang punya salah satu pengusaha yang juga punya 
travel biro yang cukup terkenal yang iklannya suka nongol di beberapa media 
massa.....

Tempatnya simpel....namun rupanya menarik juga untuk dikunjungi. Kita bisa 
lihat ribuan bandeng yang di pelihara dari kecil sampai siap panen. Jam 
tertentu biasanya sore bisa lihat bandeng diberikan makan sekarung beras 
pelet.....Saat itu air gejolak karena para bandeng rebutan....Menarik....

Di tempat ini bisa juga beli bandeng tanpa duri...harganya 45.000 / kilo. Per 
kilo bisa isi 3 bandeng yang sudah di bekukan. Kalau beli lebih dari sekilo dan 
tinggal di P.Pramuka bisa dianter. Tapi kalau kurang biasanya harus ambil 
sendiri. Cocok untuk oleh-oleh dari P.Pramuka, meski di carefore juga ada 
dengan harga yang sama.....Namun sekalipun tidak beli hanya sighseeing juga 
oke.....Selain lihat ribuan bandeng bisa juga nikmati sunset dari tempat ini. 
Hanya saja yang tidak bisa lihat adalah proses produksi bandeng tanpa 
duri....Itu rahasia mereka yang tidak mengijinkan orang lain melihat proses 
cabut duri-nya..... 

Untuk pengunjung yang mampir disini sama sekali tidak dipungut biaya....Tidak 
ada kapal yang mampir disini tapi kalau naik ojek kapal bisa diminta mampir 
serta jumput. Kebetulan letaknya cukup strategis, dilewati lalu lalang ojek 
kapal dari P.Pramuka ke P.Panggang. 

Yang menarik juga di tempat ini yang belum ada sebulan adalah adanya kafe, 
namanya Nusa Kafe. Sekitar bulan Oktober saya kesini belum ada....tapi trip 6-7 
Desember kemarin sudah ada. Oke juga tempatnya terutama mereka yang habis 
diving atau snorkling untuk melepas kelelahan bisa nongkrong disini. Untuk menu 
makan cukup beragam...Cuma kalau ditanya harga....hhhhmmmm.....kelapa sebiji Rp 
8.000. PIsang goreng 1 =  4.000, nasi goreng sepiring = 20.000. Mahal 
donk.....Coca cola sekaleng 10.000. Mahal donk......hhhhmmmm namanya juga 
kafe....ya sudah pasti harga kafe lah masa harga warteg. Lagi pula, IMHO, yang 
dijual bukan makanan, yang kalau dari rasa biasa aja....tapi yang dijual adalah 
suasana..... Makan di restoran apung menghadap laut lepas, sambil menanti 
sunset.... Jadi asyiknya sich kalau ingin berlama-lama cukup beli 1 buah kelapa 
lalu nongkrong berlama-lama.... 

Cuma perlu diperhatikan kalau yang ngga sewa kapal, biasanya kapal umum jam 6 
sore sudah ngga jalan...Jangan sampai keasyikan sampai malam disini eee....ngga 
bisa kembali ke Pramuka....Kalau yang sewa kapal setelah snorkling bila ingin 
sampai sore memang ditungguin sama orang kapal, tidak salah-nya berikan tips 
tambahan sekitar 10-rb-an. Itu kalau sampai magrib...kalau hanya sejam-an aja 
sich ngga usah.....

Akhir kata mereka yang suka ke P.Pramuka dan belum pernah mampir di tempat 
ini...ngga ada salahnya mampir dech...Untuk sekedar nyantai, foto-foto, beli 
oleh-oleh cukup worthed......

cheers


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke