Tahun lalu, saya sama anak saya dan istri, kami ke Gili Meno, ongkos perahu Rp. 7.500,- Ada yang aneh di Lombok!
Waktu turun dari senaru, kami duduk di depan, karena ngobrol2x sama sopir.. terus kebetulan sopirnya Guru, dan istri juga guru.. Sopir bilang, Bayar ke kenek saya 6000 aja.. ya Mba! Eh, si kenek, malah ngotot, minta 15.000 karena kami Turis.. tapi, karena di tegur sama Sopir Akhinya dia terima itu uang. Dari perempatan, kami titip Backpack di warung! Lalu jalan kaki ke Bangsal.. tentu saya Gendong anak, tapi tukang Cidomo, kasian.. begitu kami jalan sekitar 100m, dia bilang Pak ikut aja, bayar seberapa aja... Sialnya, si Tukang cidomo, malah Mau di Hajar temannya! Lucu.. lalu, saya yg ngajak ngomong baik2x Ke Teman-temannya, kalau saya bilang! Saya nggak Bayar Naik Cidomo, alias Gratis.., Bapak aja, kasian liat saya gendong anak. Kalau di Bangsal! Jangan mau di tawari tiket diluar.. Beli Tiket di Kantor Koperasi. Begitu juga kalau dari Gili, beli tiket di depan Perahu yang mau Berangkat! Soalnya, kalau nggak gitu, Kita kena tipu calo, dan tiketnya nggak laku. Makan? Dimana makan yang murah di Gilis? Cari warung2x makan di tengah pulau, harga nya murah2x.. Saya kasih contoh Nenas, di pinggir pantai harganya mulai 5000 - 7500 Di dalam, harganya Cuma Rp. 1000, padahal Cuma beda beberapa meter aja... Kalau suka honeymoon... Datang aja ke Gili Meno... recommended. Atau, kalau dekat Lembar, ke Gili nanggu (belum ramai sama turist) Di gili, juga hati2x sama tawaran Beli Mutiara, itu Palsu... dan Hati2x beli Paket ke Komodo dengan Harga Murah! Salam ARIS -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of lo2asinamura Sent: 10 Desember 2008 12:20 To: [email protected] Subject: [indobackpacker] Re: tranport yang murah ke Gili Trawangan Nambahin juga sekedar wanti2 : setahu saya kalau naik shuttle (Senggigi-G.Trawangan) Rp 75,000 itu udah termasuk transport darat (mobil) dan kapalnya. Sebaik-nya kalo naik shuttle ambil yang sekali jalan aja jangan yang PP. di Gili Tra Saya ketemu orang Indonesia yang meng-guide 4 turis asing, Tiket balik mereka dari G. Tra ke Sengigi di tolak di loket kapal dengan alasan bahwa agen shuttle yang tertera pada tiket tersebut tidak ada. Mereka berlima rupanya membeli tiket PP Sengigi- G.Tra, waktu berangkat dari Sengigi sampai naik kapal dari Bangsal memang di layani si "Penipu Tiket", stelah itu bye..bye. Soal Cidomo betul banget Mas Iswan, kalo gak hati-hati bisa "merasa" ketipu. hahaha....saya suka geli sendiri kalo inget gaya si sais Cidomo saat nawarkan penumpang dengan menyebutkan nama sebuah agent travel, kalo yang gak ngerti akan dikira Cidomo itu dari agent travel yang dia sebutkan. Padahal si sais Cidomo nanti-nya akan berkelit bahwa nama agent travel yang dia sebutkan itu adalah nama tempat tujuan, jadi menurut dia (sais cidomo) tidak menipu. sekedar info, terminal bus/angkot atau travel agent letaknya tidak jauh dari dermaga Bangsal, jadi jalan kaki aja. Tapi kalo mau ngerasain naik Cidomo Lombok, ya kenapa nggak. kan assik juga sambil foto-foto juga memberi income buat penduduk lokal. met jalan-jalan ya.. salam, lo' --- In [email protected], "Iswan Herlianto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com
