dear pak Alex, pak Johan dan rekan-rekan yg mengirimkan via japri, Terus terang saya sungguh surprise dengan respon hangat dari rekan-rekan ibp yg menanggapi email saya, ibp sungguh luar biasa!
Informasi dari rekan-rekan akan saya kompile dan rangkum sebagai bekal rencana perjalanan saya. Sementara informasi yg masih blm dapet adalah hotel di daerah prapat yg murah tapi cukup bersih ... kemungkinan saya tiba di prapat sore/malam hari sehingga agak mubazir jika bayar hotel yg terlalu mahal untuk sekedar menginap saja. @pak djohan: informasinya lengkap benar, saya cetak sampai 3 lembar ... kebetulan saya menyukai fotografi, kalau ada spot bagus di daerah boleh dishare ke saya pak. Saya lihat di blog pak johan, foto-foto hasil jepretan pak johan selama travelling, mantap sekali pak! Salam backpacker! Budianto H --- In [email protected], alex sandra sembiring <alex_j...@...> wrote: > > Dear Pak Budi, > Senang Rasanya mendengar Pak Budi mau berkunjung ke Danau Toba yang skrg sudah tidak terawat lagi. > Saya hanya menambahin apa yang telah disampaikan Bung Johan tersebut. > Untuk Travel yang langsung ke Danau Toba dari Polonia bisa langsung Naik Paradep Taxi (Ini satu2nya Travel yang lumayan professional). sesampainya di Polonia silahkan menghubungi travel tersebut karena Poolnya mereka diluar Polonia (Jl. Sisingamangaraja depan Mesjid Raya). biasanya begitu ditelp mereka langsung datang menjemput. Contactnya 061-7361185, 061-7360868, 061-77839036, sedangkan tarifnya +/- IDR 75.000 per orang. Untuk kembalinya dari Prapat ke Medan juga bisa menggunakan Travel yang sama. Sebelum sampai Parapat (15 Menit perjalan ke Prapat), Bung Budi bisa berkunjung ke Sibaganding (tempat penangkaran Monyet) dan juga sambil menikmati keindahan Danau Toba dari situ. > > Sedangkan untuk ferry yang ke Tuktuk (Samosir), naiknya dari pelabuhan Rakyat Tiga Raja, dengan tarif IDR 6000 per orang. dari prapat ke Tiga Raja bisa naik angkot dengan tarif IDR 2000 per orang, lama tempuh perjalanan setengah jam dan langsung berhenti di depan hotel Carolina. Atau Bung Budi bisa juga naik Speedboat ke Tuktuk dengan tarif paling mahal IDR 300,000 (tergantung nego). > > Untuk keliling Danau Toba, seperti ke Batu Gantung (dengan kisah yang unik), Tongging, Tanjung Unta, Bung Budi bisa menyewah Speedboat keliling (Biasanya petugas Hotel Carolina mau membantu mencarikan transportasi tersebut). Atau dari Prapat bisa ke Batu Gantung dengan menaiki Ferry dengan Tarif IDR 10,000 per orang. > > Di Prapat tidak banyak tempat wisata yang menarik, paling hanya Rumah tempat pengasingan Bung Karno, sedangkan Pantai danau toba di Prapat sudah cenderung kotor dan berminyak. Jadi gak direkomendasikan untuk mandi. Sedangkan di Samosir Bung Budi bisa ke Tomok (Shopping Town) dan mengunjungi peninggalan dan makam Raja Siallagan serta melihat tarian Si Gale-Gale. Simanindo (Pusat Budaya Batak dan tempat penenunan Ulos), serta pangururan (tempat pemandian air panas). > > Di Danau Toba segalanya menggunakan sistem Negosiasi klo melakukan Transaksi, jadi Bung Budi harus jago nego dan harus Keras. dan harus berhati2 membeli makanan, misalnya dalam membeli Mangga Udang atau salak, biasanya yang ditunjukkan adalah yang bagus2. akan tetapi begitu kita deal untuk membeli maka ketika di pack barang tersebut digantikan dengan yang udah jelek2. Jadi keep Watching Out. > > Best Regards, > > Alex Sembiring > > > // deleted
