Just sharing......

Pengakuan juga deh.... saya paling sering moto2 aerial (gitu sih kata menu 
kamera digital saya)
dan nggak bosen2 emang..... Alhamdulillah belum pernah ditegur sama awak 
pesawat.... tapi
pernah bersitegang sama penumpang lain gara-gara si ibu itu nyerobot kursi 
saya.. padahal
udah dibela2in minta kursi sebelah jendela pas check-in dan nenteng2 kamera 
digital.... maaf ya
bu ini kehendak kamera digital saya hehehe

Sebetulnya boleh tidak ya karena setiap saya memilih menu aerial di LCD kamera 
selalu muncul
anjuran untuk meminta ijin dari awak kabin jika ingin menggunakan. Sering 
juga khawatir kalau
saya merekam (video mode) saat take-off atau landing ..... lebih sering saya 
moto2 saat mengudara.

Out of topic, penumpang kita sudah banyak yang sadar untuk menonaktifkan HP 
dibanding tahun2
dulu meskipun masih saja ada satu atau dua orang yang masih 'melanggar' 
kejadian terakhir malah
saat mengudara ada bunyi handphone berdering beberapa kali yang ada penumpang 
sekitarnya
melotot sambil celingak-celinguk hehehe. Terkadang suka geli sendiri dengan 
penumpang yang
penampilan parlente dan nampak berpendidikan tapi saat pesawat baru landing dan 
masih jalan
menuju apron sudah banyak yang sibuk menyalakan HP dan mulai cuap-cuap bilang 
kalu baru tiba hehehehe..... HP boleh high-end ya tapi kebiasaan masih belum 
menyesuaikan.......

Ardi




________________________________
Dari: Andika Prasetyo <[email protected]>
Kepada: [email protected]; indobackpacker 
<[email protected]>
Terkirim: Selasa, 20 Januari, 2009 17:02:47
Topik: RE: [indobackpacker] Foto-foto pemandangan dari dalam pesawat yang 
sedang terbang

Peraturan dibuat untuk dilanggar.

Begitulah pemeo yang sering kita dengar. Saya sendiri sering menjumpai
penumpang pesawat yang "nekat" mengaktifkan hape maupun perangkat yang
menggunakan gelombang radio. Sebenernya regulasi dari KNKT maupun badan
terkait sudah jelas bahwa segala bentuk peralatan yang menggunakan gelombang
radio dilarang aktif selama penerbangan, toh sampai saat ini masih sering
kita temukan.

Kedua, saat lampu safety belt belum mati, banyak loh yang sudah melepas belt
nya. Mungkin anggapan mereka ahh sudah nyampe juga, ngapain mesti dipake
terus. Lalu mereka berdiri sambil menunggu pesawat berhenti. Hehehehe ...
seperti naik bis ya?

Ketiga, ya semua kembali ke diri kita masing-masing. Introspeksi apakah
kegiatan yang kita lakukan itu safe, dalam artian tidak membahayakan diri
kita sendiri maupun orang lain.

Salam hangat,

Andika

Kirim email ke