percuma kayaknya ngomongin pemerintah indonesia........kita kritik dianggep membangkang atau provokator........gak dikritik hati menjerit ngeliat budaya kita dijarah tanpa punya kekuatan apa2....jangan budaya kita dijarah di negri orang.......lah dinegri sendiri aja hasil2 budaya dijarah orang sendiri koq........ngomongin ini bisa berbusa kitanya..........pmerintah cuma sibuk bertarung ngerebutin kekuasaan.......satu sama laen bukannya bahu-membahu malah hujat menghujat.......anak cucu kta nantinya cuma bisa bertanya....koq Kita gak kaya malaysia yah yang punya kebudayaan banyak padahal negrinya kecil?padahal tuh anak gak tau klo dulunya kebudayaan milik malaysia itu adalah milik kita sendiri........klo dia atas kita protes pasti jawabannya harus diselesaikan secara diplomasi........kebanyakan dialektika
sori klo gue kasar....tapi gue udah despert ngeliat apa yang terjadi di negara ini..... --- Pada Rab, 28/1/09, gilabimo <[email protected]> menulis: Dari: gilabimo <[email protected]> Topik: [indobackpacker] Re: Surat Cinta Kepada Kementrian Kebudayaan Malaysia Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 28 Januari, 2009, 2:28 PM Waduuuhhh... . Bnr2 keterlaluan tuh malaysia.. Satu sisi malaysia emang ga punya sesuatu yg bisa mereka banggakan spt indonesia yg punya banyak keanekaragaman budaya.Malaysia emang kreatif, tapi dengan cara yg ga bener atau bisa dibilang MEMALUKAN. Dan mereka pintar mengemasnya untuk dunia bahwa itu memang kebudayaan milik mereka,dan perlahan-lahan seluruh kekayaan budaya milik Indonesia akan diketahui oleh dunia sebagai milik dan ciri khas malaysia. Dari pemerintah indonesia sendiri juga udah keterlaluan. Spertinya tidak ada keseriusan untuk menjaga,melestarika n dan memperkenalkan budayanya sendiri ke dunia internasional yg notabene menjadi daya tarik wisatawan.Dan dengan semakin banyaknnya kasus seperti ini,berarti bangsa indonesia ini sama sekali tidak punya wibawa di mata malaysia.Apakah pemerintah indonesia menyadari ini? Dengan kata lain pemerintah malaysia bener2 menginjak2 wajah pemerintah indonesia. Knp bisa sampai seperti itu? Tentu banyak faktor yg menyebabkan itu terjadi, dan sudah seharusnya pemerintah indonesia intropeksi diri knp wibawanya bnr2 jatuh di mata malaysia. Banyak contoh kok, dulu indonesia adalah guru bagi malaysia, tapi sekarang?? Kalau bukan kita yg memajukan dan menjaga indonesia, siapa lagi? Salam, Bimo [Non-text portions of this message have been removed]
