Saat main ke Pasar BH Jogja (hush! Bring Hardjo) kemarin dulu, saya mengalami langsung betapa hebohnya pasar sandang yang menggunakan Motif Batik. Dari segi desain pakainan keren-keren. Motif dan warna sogan konservatif khas jogja solo hampir pasti putus populasinya dengan motif dan warna pesisiran.
Penggunaan motif batik yang menjangkau sejuta umat, menunjukkan bahwa penerimaan masyarakat terhadap batik sudah jauh lebih baik dibanding beberapa tahun yang lalu. (...hoek...poeh...cuih...kalimat birokrat banget ye...) Tp ngemeng2; Apa sih Batik? Apakah setiap motif kruel2 lantas sahih disebut batik? Entah bagaimana caranya, tapi kok rasanya perlahan mulai harus dipikirkan untuk membuat semacam pemisahan antara sandang "Motif Batik" dan "Batik". Istilah "Batik" baiknya jangan digunakan sebatas pada pengertian motif-motif kruel-kruel, tetapi harus mengacu pada proses pembuatannya yang unik; yaitu proses penghalangan warna menggunakan lilin saat proses pewarnaan. Dan kemudian akan ada klasifikasi apakah lilin-nya diaplikasikan ke kain menggunakan canting(Batik Tulis) atau menggunakan `stempel tembaga'(Batik Cap). Plus kreatifitas pembatik dalam menggunakan bahan pewarna alami ato buatan, dll... ergh... kalo anda punya kesempatan melihat proses pembuatan batik dari awal sampe akhir, anda akan setuju kalo pembuatan batik itu...makan hati. Yah katakanlah bikin `pagar' seperti nama minuman "Champagne" yang hanya boleh diberikan jika diproduksi dari anggur yang ditanam di daerah "Champagne". Para pengrajin batik tulis pernah terpukul ketika batik cap menguasai pasar. Kemudian pengusaha batik (tulis dan cap) pernah terpukul ketika pabrik kain memproduksi kain bermotif batik. Critanya kalo `pasar sudah terdidik'(sehingga mau membayar lebih mahal) untuk bilang mana yang "Batik" dan mana yang "Sekedar Motif Batik", harga jual "batik asli' bakal lebih tinggi(karena kapasitas produksinya lebih kecil) dan para pengrajin batik bakal mendapat kelebihan pendapatan dan bersemangat meneruskan ketrampilan membatik. Jadi, baju loe itu Batik ato `sekedar motif batik'? ;)
