Jadi ingat pas dulu maen ke museum Ulen Sentalu Jogja, si mbak yang
mengantar berkeliling menjelaskan ke saya setiap motif batik yang di pajang
dalam salah satu ruangan disana. Apa arti setiap simbol yang tertulis di
kain, latar belakang kenapa suatu motif tertentu bisa timbul, siapa yang
punya ide atas suatu motif, dsb. Beberapa motif batik di museum itu persis
seperti motif kain panjang batik milik nenek saya yang sering dipake buat
ngegendong cucunya, dan baru saat itulah saya tahu kalau ternyata motif itu
bercerita. Tapi jujur saja, punya nenek saya bukan asli batik tulis. Karena
pasti dia nggak bakal rela kalo batik mahalnya kena ompol cucunya :D

 

Dan sekarang perajin batik tulis, pengusaha batik cap & juga pabrik kain
lokal yang memproduksi motif batik justru lebih terpukul lagi, karena
dimana-mana banyak beredar batik tekstil buatan China. Apalagi tren fashion
belakangan ini mengedepankan motif batik, maka jadilah batik made in China
laris manis. dengan harga super murahnya.

 

Jadi akang Puguh, selain pertanyaan baju loe itu batik atau sekedar 'motif
batik', sekalian juga periksa bagian dalam kerahnya, 'made in' apa yang
tertulis disana? :D    

 

Imas

    

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of puguh_imanto
Sent: Saturday, January 31, 2009 10:44 AM
To: [email protected]
Subject: [indobackpacker] Batik vs Motif Batik...

 


Saat main ke Pasar BH Jogja (hush! Bring Hardjo) kemarin dulu, saya 
mengalami langsung betapa hebohnya pasar sandang yang menggunakan 
Motif Batik. Dari segi desain pakainan keren-keren. Motif dan warna 
sogan konservatif khas jogja solo hampir pasti putus populasinya 
dengan motif dan warna pesisiran.

Penggunaan motif batik yang menjangkau sejuta umat, menunjukkan bahwa 
penerimaan masyarakat terhadap batik sudah jauh lebih baik dibanding 
beberapa tahun yang lalu. (...hoek...poeh...cuih...kalimat birokrat 
banget ye...)

Tp ngemeng2; Apa sih Batik? Apakah setiap motif kruel2 lantas sahih 
disebut batik?

Entah bagaimana caranya, tapi kok rasanya perlahan mulai harus 
dipikirkan untuk membuat semacam pemisahan antara sandang "Motif 
Batik" dan "Batik".

Istilah "Batik" baiknya jangan digunakan sebatas pada pengertian 
motif-motif kruel-kruel, tetapi harus mengacu pada proses 
pembuatannya yang unik; yaitu proses penghalangan warna menggunakan 
lilin saat proses pewarnaan. Dan kemudian akan ada klasifikasi apakah 
lilin-nya diaplikasikan ke kain menggunakan canting(Batik Tulis) atau 
menggunakan `stempel tembaga'(Batik Cap). Plus kreatifitas pembatik 
dalam menggunakan bahan pewarna alami ato buatan, dll... ergh... kalo 
anda punya kesempatan melihat proses pembuatan batik dari awal sampe 
akhir, anda akan setuju kalo pembuatan batik itu...makan hati.

Yah katakanlah bikin `pagar' seperti nama minuman "Champagne" yang 
hanya boleh diberikan jika diproduksi dari anggur yang ditanam di 
daerah "Champagne".

Para pengrajin batik tulis pernah terpukul ketika batik cap menguasai 
pasar. Kemudian pengusaha batik (tulis dan cap) pernah terpukul 
ketika pabrik kain memproduksi kain bermotif batik. 

Critanya kalo `pasar sudah terdidik'(sehingga mau membayar lebih 
mahal) untuk bilang mana yang "Batik" dan mana yang "Sekedar Motif 
Batik", harga jual "batik asli' bakal lebih tinggi(karena kapasitas 
produksinya lebih kecil) dan para pengrajin batik bakal mendapat 
kelebihan pendapatan dan bersemangat meneruskan ketrampilan membatik. 

Jadi, baju loe itu Batik ato `sekedar motif batik'? ;)



______________________________________________________________________________________________________________

Disclaimer :
______________________________________________________________________________________________________________

This message is intended for the lawful recipient(s) explicitly stated in above 
only. 
It may contain confidential information prohibited for any Unauthorized use by 
any party 
other than the lawful addressee. The message, information and statement 
expressed herein 
should also be legally privileged for the lawful recipient(s). 

If you are not the intended recipient(s) or person responsible for delivering 
it to the intended recipient(s), 
you must therefore be notified not to copy, print, distribute or take any 
action in
reliance on it, directly or indirectly.
______________________________________________________________________________________________________________
Please consider ENVIRONTMENT before PRINTING this email .


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke