Dear kawan-kawan,
 
Kalo ada yang mau planning mendaki ke Rinjani dan traveling dilombok & 
sekitarnya dibulan Juni,juli dst,boleh japri kesaya.Karna saya juga ingin 
melakukan pendakian kesana.Sengaja memilih bulan tersebut,selain saat itu musim 
kemarau,minimal prepare phisik juga karna saya banyak denger bahwasanya medan 
pendakian disana cukup berat dan hutannya masih alami/lebat juga 
sedikit"angker" hehe..dan saya udah cukup lama berhenti dari dunia 
hiking.Selain itu,perlu prepare utk budget dan waktu juga.
 
Yang ingin menjadi tujuan saya cuma adalah mendaki rinjani,menikmati keindahan 
danau segara anak dan setelah itu berkeliling lombok dengan sepeda,selain sehat 
juga menyenangkan karna udaranya masih bebas polusi ^_^
 
Kalo bisa sih,beramai-ramai minimal 5 ato 6 orang.Dan punya jiwa "pendaki 
alam"sejati,yang memang terbiasa dengan alam,dan tidak suka mengotori alamnya 
walau itu cuma membuang sampah bungkus silverqueen sekalipun.Biasanya kalo 
mendaki,memang lebih banyak orang membawa stock snacknya adalah coklat dan 
dengan seenak udelnya buang sampahnya.
 
 
utk mas joko,sepertinya mas sudah "ahli" dengan alamnya rinjani.Karna cerita 
mas persis dengan cerita teman saya yang pernah mendaki kesana.Gimana kalo 
reunian mendakinya lagi,tapi sekitar bulan juni,dstnya hehe...Siapa tau ketemu 
dengan dewi andjani disana kali ini hehe,,,
 
Thanks ya modie,
 
Salam.
Erika
 
 


--- On Sun, 3/1/09, Joko Supriyanto <[email protected]> wrote:

From: Joko Supriyanto <[email protected]>
Subject: Re: [indobackpacker] PIlihan di Bulan Januari (Bali Mataram atau 
Singapura)
To: [email protected]
Date: Sunday, March 1, 2009, 9:57 PM






Hi, bener tuh kata erika, emang enakan naik rinjani kalo musim kmarau. Saya 
pernah naik sampe puncak okt 1998 dah lama banget. Rinjani sangat mempesona. 
Enaknya naik dari POs Sembalun disana cari porter penduduk sembalun bayarnya 
sekitar seratus ribuan/porter. Enaknya pakai porter aman, nga usah takut 
kesasar dan mereka tahu kondisi alam Rinjani apakah safe untuk sampe ke puncak 
ato tidak, udah gitu kita nga cape bawa ransel. Dari Pos Sembalun hingga pos 
2-3 kita akan melewati padang sabana yang panjang sekitar 4-6 jam perjalanan. 
kalo beruntung kita akan melihat sapi hutan ato banteng liar dan di hutan 
basahnya banyak monyet/kera bergelantungan diatas (jangan kaget kalo ada yang 
jatuh diatas ato disekitar kita), mereka bergerombol puluhan. Saya sarankan 
sebaikmya berangkat abis subuh dari pos sembalun. Dari pos 3 setahu saya ada 
dua jalur untuk sampai ke Pelawangan Sembalun. 1. memutari beberapa bukit 
"sengsara" kalo nga salah, karena jalur ini
 melewati sekitar 7 bukit dengan waktu tempuh sekitar 6-8 jam.. 2. Jalur 
penyiksaan, jalur ini treknya 45-90 derajat no bonus ato jalan datar, waktu 
tempuh sekitar 4 jam. Enaknya dilakukan di hari kedua karena berat dan butuh 
fisik prima.Sebaiknnya dari pos 3 ke Pelawangan Sembalun berangkat pagi hari 
sehingga siang ato sore dah sampe. Sore hari di pelawangan Sembalun kita akan 
merasakan "nikmatnya" negeri di atas awan. karena biasanya kita hanya bisa 
melihat awan-awan, puncak Rinjani dan Danau Segara Anakan. Besok paginya (jam 
3-4) kalo tidak ada badai di atas, kita bisa ke puncak dengan waktu 2-3 
jam.Kalo dah di pncak jangan lama-lama karena biasanya setelah jam 8 sekitar 
puncak tertutup kabut, jarak pandang hanya sekitar 3-5 meter. Pengalaman saya 
waktu itu dari puncak ke Pelawangan Sembalun merayap dan ngesot pelan-pelan 
hingga hampir nyemplung ke jurang. ini karena teman saya keasikan moto 
keindahan Alam Rinjani sampe lupa waktu. Abis dari
 puncak siangnya kita turun ke Daau segara anakan sekitar 2-3 jam perjalanan. 
Disinilah yang susah dijumpai"kita bisa makan ikan segar diatas gunung, ikannya 
gede-gede, kita bisa pancing sendiri ato beli ama penduduk yang mancing, murah 
kok" (masih untung ada yang mau jual ikan di atas gunung???). Kalo mo mandi di 
danau jangan terlalu jauh ya, takut tenggelam. Dan untuk menghilangkan rasa 
cape, pegel dan sakit-sakit, kita bisa berendam di kolam belerang sekitar 5 
menit dari danau ke arah sungai. Malemnya tinggal bobo ampe pules,Ngeeussss. 
Tapi jangan lupa pastikan ketika mo tidur barang berharga (uang dll) kita 
disimpan di tempat yang aman. Karena pas saya waktu itu pada tengah malam ada 
orang yang mendekati tenda saya, tapi karena saya tersadar  lalu berteriak, 
orang itu kabur kearah hutan. Tapi kalo pake porter ditanggung aman.Bsok 
paginya baru deh cabut lewat Pelawangan Senaru sekitar 2-3 jam.Disini jika kita 
melihat ke arah danau dan puncak
 Rinjani, kita akan melihat seperti gambar di mata uang Rp 10.000 yang dulu kao 
nga salah.Dari Pelawangan Senaru ke Senaru sekitar 3-4 jam hampir sebagian 
besar melewati hutan yang basah, Kalo tidak ada hambatan sore hari dah sampe di 
Desa Senaru. Kita bisa bermalam di penginapan-penginapan. Di Senaru ada 
beberapa tempat wisata diantaranya air terjun. Perjalanan Dari senaru ke 
mataram sungguh luar biasa. karena ketika kita menuruni bukit akan terlihat 
hamparan padang sabana hingga laut. sorry nih keasyikan cerita pengalaman masa 
lalu jadi panjang deh. Selamat menikmati alam Rinjani, semoga sukses 
ya.....                                                                                                                     





From: erika manroe <[email protected]>
To: [email protected]; Rian Asri <[email protected]>
Sent: Friday, February 27, 2009 9:23:05 AM
Subject: Re: [indobackpacker] PIlihan di Bulan Januari (Bali Mataram atau 
Singapura)





Sekilas info saja,
menurut temen saya yang udah pernah kerindjani,advise nya sih,lebih enak 
mendaki rindjani diseputar bulan juni hingga September.mungkin karna saat itu 
bukan musim penghujan.dan edelweis juga lagi berbunga disekitar bulan itu.
Menurut saya sih,lebih asik mendaki bukan dimusim penghujan,biar ga kerepotan 
saja.
 
salam 
 

--- On Mon, 2/23/09, Rian Asri <mater...@yahoo. com> wrote:

From: Rian Asri <mater...@yahoo. com>
Subject: [indobackpacker] PIlihan di Bulan Januari (Bali Mataram atau Singapura)
To: indobackpacker@ yahoogroups. com
Date: Monday, February 23, 2009, 8:40 PM

Maaf merepotkan,. ..saya masih awam soal tiga kota wisata ini.

Di bulan januari tahun depan saya sudah memesan tiket Medan-jakarta-
Bali Pulang-pergi pada tanggal 18-28 januari dengan promo tiket murah 
salah satu maskapai. Kebetulan hari ini saya memeriksa email dan ada 
promo tiket murah (LAGI) dari maskapai yang sama ke singapura dari 
jakarta.

Pertimbangan saya ke Bali sebenarnya hanya untuk menghemat biaya ke 
Rinjani,...cuma ditutupnya pendakian rinjani januari tahun ini akibat 
cuaca yang kurang bersahabat membuat saya berpikir ulang apakah tahun 
depan juga akan sama,...

mohon pertimbangan rekan-rekan tentang perkiraan kondisi mataram, 
bali dan singapura di range januari 18-28. Misalnya kondisi gunung 
Tambora,...Rinjani atau gunung Agung secara umum. 
Karena secara pribadi saya kurang menyukai wisata pantai atau wisata 
budaya dan lebih memilih melihat peluang2 usaha di singapura.

oh ya, karena saya sudah lumayan lama tinggal di Jatim, pendakian di 
jatim tidak termasuk rencana tahun depan. 

Rian

[Non-text portions of this message have been removed]


















      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke