Daer All, Kebetulan sy sdh prnh ke Gn.Rinjani 3726 mdpl pada liburan lebaran thn 2007, sekitar smingguan ada di Lombok (tgl 15 s.d 21 Okt 2007) Menuju ke Puncak Rinjani ada 2 jalur, yaitu lwt Sembalun & Senaru. Saat itu kami lebih memilih brkt lwt Sembalun, dg prtimbangan bila lwt Senaru ktmu Danau Segara Anakan 2000 mdpl pasti ssampai dsana akn keenakan memancing shg malas bila mau ke puncaknya...
Stlh kami mnyelesaikan retribusi & lapor di pos masuknya (Sembalun) perjalanan dmulai, rute ini mlewati pos 1, pos 2, pos 3, & brakhir di Plawangan Sembalun, ke empatnya memakan wkt sharian bila start di pagi hari, & akn smpai di Plawangan Sembalun sore harinya. Spanjang prjalanan mlewati jalur yg panjang ttp datar, & cuaca lebih panas krn melalui padang savana yg terik dmana sgt jarang dtemukan pohon besar utk brteduh (suhu dingin ttp radiasi matahari lgs membakar kulit). Sunblok krem sgt dianjurkan. Plawangan Sembalun, adlah camp terakhir sblum ke Puncak. Summit Attack biasa dilakukan pada jam 3 dinihari utk mencari momen matahari terbit di Puncak Rinjani & menghindari angin kencang di siang hari. Perjalanan menuju Puncak tergolong lumayan berat krn hrs meniti di bibir kawah dg kondisi medan pasir, batu, tanah. Ketinggian terakhir sblum smpai Puncak hrs ditempuh dg susah payah, krn satu langkah maju diikuti setengah langkah turun (terperosok batuan kerikil). Buat highlander - ini tempat yg paling menantang dan disukai krn beratnya medan terbayar dgn pemandangan alamnya yg indah. Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. Bila ingin ke Segara Anakan hrs kembali ke Plawangan Sembalun dulu, kmudian mngambil jalur ke kiri yg ke arah Danau, jika ambil kanan kembali turun ke Pos Pendakian Sembalun. Bila pagi harinya brkt ke Puncak, kmudian lanjut ke Danau, kira2 sampai di Danau sore hari mnjelang maghrib. Di Danau ini kita bisa berkemah, mandi di danau atau sambil memancing ikan (Carper, Mujair). Bisa jg berendam di kolam air panas yg ada di dekat Danau, yummy pokoknya.. Paling enak bila kita bs mnyiapkan wkt sharian dsana. Dari Danau Segara Anakan bila ingin pulang melewati dulu Plawangan Senaru, dg kondisi jalan terjal full track keatas, Pos 3, Pos 2, Pos 1, baru sampai Gate Senaru. Posisi Danau yg berada dbawah memaksa kita utk jalan menanjak lg bila ingin kluar dr situ. Pada intinya perjalanan ke Rinjani bs dtempuh krng lebih 3 hari, bs lebih bila kita ingin stay di Danaunya. Bila ingin bantuan porter u mngangkut barang2 bawaan kita, jgn kuatir karena di 2 kaki desa itu byk sekali mnawarkan jasa porter penduduk stempat, dg tarif murah meriah. Selain hebat membawakan barang, biasanya jasa porter itu sdh trmasuk paket memasakkan utk tamunya, & jasa keamanan slama di lokasi. Demikian info dr sy, mhn maaf bila trlalu pjng uraiannya, bila wkt liburannya msh trsisa jgn lupa mampir ke Gili Trawangan jg, wisata pantai alternatif dr Senggigi, djamin liburannya makin tak trlupakan. Slamat berlibur & smoga lancar... Salam, diahayu --- Pada Sel, 3/3/09, erika manroe <[email protected]> menulis: Dari: erika manroe <[email protected]> Topik: [indobackpacker] Re:Planning ke Gn. rinjani Kepada: [email protected] Cc: "Joko Supriyanto" <[email protected]> Tanggal: Selasa, 3 Maret, 2009, 9:45 AM Dear kawan-kawan, Kalo ada yang mau planning mendaki ke Rinjani dan traveling dilombok & sekitarnya dibulan Juni,juli dst,boleh japri kesaya.Karna saya juga ingin melakukan pendakian kesana.Sengaja memilih bulan tersebut,selain saat itu musim kemarau,minimal prepare phisik juga karna saya banyak denger bahwasanya medan pendakian disana cukup berat dan hutannya masih alami/lebat juga sedikit"angker" hehe..dan saya udah cukup lama berhenti dari dunia hiking.Selain itu,perlu prepare utk budget dan waktu juga. Yang ingin menjadi tujuan saya cuma adalah mendaki rinjani,menikmati keindahan danau segara anak dan setelah itu berkeliling lombok dengan sepeda,selain sehat juga menyenangkan karna udaranya masih bebas polusi ^_^ Kalo bisa sih,beramai- ramai minimal 5 ato 6 orang.Dan punya jiwa "pendaki alam"sejati, yang memang terbiasa dengan alam,dan tidak suka mengotori alamnya walau itu cuma membuang sampah bungkus silverqueen sekalipun.Biasanya kalo mendaki,memang lebih banyak orang membawa stock snacknya adalah coklat dan dengan seenak udelnya buang sampahnya. utk mas joko,sepertinya mas sudah "ahli" dengan alamnya rinjani.Karna cerita mas persis dengan cerita teman saya yang pernah mendaki kesana.Gimana kalo reunian mendakinya lagi,tapi sekitar bulan juni,dstnya hehe...Siapa tau ketemu dengan dewi andjani disana kali ini hehe,,, Thanks ya modie, Salam. Erika
