Jadi inget pepatah jawa, ajining diri soko lathi ajining rogo soko busano
yang kurang lebih artinya seseorang di hargai karena ucapan dan cara
berpakaian nya,
tidak ada aturan tentang sopan dan rapi, tapi terlalu berlebihan menonjolkan
anggota tubuh memang identik dengan kuran sopan,

intinya adalah jangan berlebihan,
karena dimana bumi di pijak di situ langit di junjung

heheh ... peace
KG



  ----- Original Message -----
  From: EL
  To: Indobackaper Group
  Sent: Friday, May 15, 2009 5:25 PM
  Subject: Re: [indobackpacker] Mohon Tips² wisata di Aceh






  Hai Nini,

  Kalau di Pulau Weh aturan berbusana lebih longgar, karena banyak turis
asing yang berlibur di sana. Di Pantai Gapang dan Iboih, saya lihat banyak
bule2 yang berpakaian renang minim dan gak ada masalah. Saya waktu itu pakai
atasan bikini dan bercelana pendek, gak ada yang ganggu tuh. Sempet di foto
sama cowok2 iseng, dikirain turis Jepang kali yee... buat saya mah itu gak
mengganggu.
  Turis lokal juga banyak, mereka kebanyakan nongkrong di pantai sementara
anak2nya berenang ria.

  Kalau lagi gak di pantai, yah ada bagusnya pakai baju yang lebih tertutup.
Ingat ini Aceh bukan Bali.
  Misalnya lagi jalan2 di kota Sabang, pakailah baju yang berlengan dan
celana/rok yang sampai ke lutut. Gak mesti pakai penutup kepala segala, yang
penting sopan.

  Waktu wara-wiri di Banda Aceh saya kebanyakan mengenakan kaos tangan
pendek dan celana jeans atau rok selutut.

  Jangan lupa makan malam di Peunayong yah, wajib itu! Di sekitar Peunayong
ada beberapa resto makanan Chinese dan ada satu resto makanan India yang
banyak dikunjungi expat (mahal!).

  Salam,
  Elly

Kirim email ke