Kalau ortu jadi tanggungan si anak (dalam arti bukan merupakan kepala keluarga), bisa bebas fiskal, Mbak/Bu (?).
Jadi buat ortu Mbak, apakah dalam KK beliau merupakan kepala keluarga? Kalo iya, maka kl beliau masih "berpenghasilan", maka tetap harus ada NPWP. Tapi kalau beliau bukan lagi kepala keluarga (KK masuk bareng si anak), maka bisa bebas. Kira-kira begini, lansia pun harus ada NPWP dalam hal: - merupakan kepala keluarga sebagaimana tercantum dalam KK; dan/atau - masih mempunyai kegiatan yang menghasilkan uang (investasi, komisaris/direktur suatu PT) - masih mempunyai penghasilan tiap bulannya (bisa berupa gaji, uang pensiunan, bunga bank, dll) salam, Dian --- On Tue, 6/16/09, mama edna <[email protected]> wrote: From: mama edna <[email protected]> Subject: Re: [indobackpacker] NPWP ortu untuk bebas fiskal To: [email protected] Date: Tuesday, June 16, 2009, 8:43 AM Klo kasusnya, ortu yang usia nya dah 70th (dah pensiun) tapi ga punya NPWP bisa ga ikut NPWP anaknya? 2009/6/15 mierza darsya <buyung.imoet@ gmail.com> eh, koreksi lagi deh, hehehe dibawah 21 tahun maksud e bebas otomatis :D diatas 21 tahun blm bekerja dan blm menikah, ( masih menjadi tanggungan ortu) baru bisa pake kartu keluarga dan npwp ortu.... 2009/6/15 mierza darsya <buyung.imoet@ gmail.com> sdikit koreksi mbak, boleh ditanggung NPWP ortu kalau usia sampai dengan 21 tahun. 2009/6/14 ariefina rahardyani <diy...@yahoo. com> hi dee, kemarin saya baru aja pergi pake paspor hijau.. jadi kalau masih dibawah 20 tahun, ternyata cukup menunjukkan paspor.. tapi kalau sudah 20 tahun harus ada fotokopi kartu keluarga dan fotokopi npwp orangtua.. cukup itu aja kok, bebas fiskal deh :) happy travelling! .dini
