Nah, Bang Poltak, kalau di Term AA yang dulu saya beli sebagai berikut : 8. Setiap penumpang berhak mendapatkan bagasi cuma-cuma seberat maksimum 15 (lima belas) kilogram. Setiap kelebihan bagasi dikenakan biaya sesuai dengan tarif bagasi lebih yang diberlakukan di Indonesia AirAsia.
Saya sudah coba telp ke AA, tetapi tidak pernah diangkat. Yang membuat ragu karena di Invoice tidak tercantum seperti itu. Mungkin bisa kasih pencerahan? Thanks and regards, Ricky On 6/27/09, Poltak <[email protected]> wrote: > Syarat & ketentuan PT IAA pasal 8: > > 8. Biaya bagasi adalah biaya yang hanya dikenakan untuk Bagasi Tercatat, > dimana pembayarannya akan dikenai potongan harga apabila dilakukan bersamaan > pada saat pemesanan kursi atau pembayaran dengan harga penuh apabila > dilakukan di konter check-in bandara. Pembayaran pertama kali dilakukan > untuk minimal 15 kg untuk setiap Bagasi Tercatat dan akan dikenakan tambahan > biaya untuk setiap kelipatan 5 kg. Setiappenumpang dengan Bagasi Tercatat > yang beratnya melebihi 15 kg atau yang beratnya melebihi dari biaya bagasi > yang telah dibayarkan pada saat pemesanan kursi akan dikenakan biaya kembali > per kg di konter check-in bandara. > > Jadi sepertinya utk bagasi 15kg pertama sudah harus bayar. > > Poltak > > > > > > ----- Original Message ----- > From: Ambar Briastuti > To: [email protected] > Sent: Saturday, June 27, 2009 12:05 AM > Subject: Re: [indobackpacker] Pengalaman mencoba Airasia Web Check in > > > > > > Ricky, > > Soal tiket dan harga2 didalamnya adalah terikat pada perjanjian dua pihak > : pembeli (calon penumpang) dengan penjual (AA). Janji kontrak ini > dijabarkan dalam Terms and Conditions yang tertera di tiket atau website. > Biasanya juga dilampirkan di print-out ketika membeli (ada yang cuman > ditaruh sebagai pop up di situs). Ketika saya beli terakhir (April09), ada > dua halaman ekstra berisi detail perjanjian itu, yang diberi nickname > sebagai "small print" karena saking kecilnya font tulisan. > > Dalam pembelian I, AA berkewajiban membawa bagasi 15kg tanpa charge karena > demikianlah kontraknya. Jadi ketika beli tiket, bagasi itu sudah dimasukkan > (inclusive). Ini nampak dari invoice yang ngga nyebutin itu. > > Jadi kontrak I tetap dipegang walaupun tidak bayar bagasi. Karena ketika > tiket itu dibeli, perjanjian itu memenuhi terms and conditions ketika > transaksi terjadi. Bukan berlaku maju, dalam hal ini mengacu pada pembelian > II. So, menurut saya sih ngga perlu beli bagasi lagi, kecuali kalau beratnya > melebihi 15kg. Selama ngga over, emang udah kewajiban AA untuk > mengangkutnya. > > Jikalau lebih dari 15kg, maka terms and conditions pada pembelian kedua > yang akan berlaku (karena bersifat kekinian yang berbeda kondisi dengan > pembelian I). Jadi untuk ngga bayar lagi, jangan sampai bagasi melebihi > 15kg. > > Dalam hal ini, bayar bagasi adalah cara AA untuk menutupi biaya setelah > menurunkan harga tiket dengan berbagai promo (free seat, no admin charge, > dll). So calon penumpang emang berasa beli tiket murah tetapi tidak > menyadari dengan tambahan sana sini seperti bagasi, pilih kursi, meal on > board. Taktik seperti ini juga dipakai budget flight di Eropa seperti Ryan > Air yang baru-baru ini berencana meminta bayaran £1 untuk service ke toilet. > Lha pipis aja kena duit! > > Salam, > Ambar > > > > > > 2009/6/25 Ricky <[email protected]> > > > > Pertanyaan saya, untuk pembelian yang pertama, apakah masih berlaku > free bagages? atau perlu saya beli tambahan untuk excess bagage. > > Maaf kalau sudah pernah dibahas. > > Thanks and regards, > > Ricky > > > > >
