Sekitar sebulan lalu saya bersama beberapa teman ke P.Untung Jawa. Ceritanya
sich kepingin update foto suasana P.Untung Jawa. Sebelumnya tercatat 3 kali ke
Untung Jawa dan menginap. Terakhr tahun 2006.. Setelah itu sering lewat
P.Untung Jawa dalam rangka ke P.Pramuka. Saking sering-nya lewat jadi males
ngitung. Selain itu aku kepingin nyobain lewat Tanjung Pasir. Kebetulan belum
pernah ke Untung Jawa lewat Tanjung Pasir. Selama ini startnya dari Muara
Angke.
Melihat Untung Jawa setelah 3 tahun tidak nginjak....hhhmmm....lumayan banyak
perubahan. Home stay makin banyak...Ini bagus...Berarti tamu-tamu yang datang
makin banyak. Berarti juga pariwisata di Untung Jawa semakin maju. Yang ingin
aku lihat di Untung Jawa adalah Hutan Bakau yang ada jalan atau semacam kanopi,
lalu ada shelter-nya. Teman favorit ku sebagai ajang hunting foto. Cukup kaget
juga rupanya sudah berubah banyak. Selain warung makan semakin banyak, hutan
bakaunya masih ada...tapi kanopi-nya. Kalau dulu masih pake kayu...sekarang
pake beton. Katanya kalau pake kayu cepat lapuk...Perubahan ini cukup merubah
suasana jalan-jalan di hutan bakau. Untuk saya pribadi lebih suka berlantai
kayu...Lebih alami....
Satu hal juga yang "berkesan" saat kami keliling hutan bakau, kami mendapat
"guide" gratis, yaitu seorang ibu dari salah satu warung yang terus mengikuti
kami keliling sambil membawa menu makanan di warung makan-nya. Dulu kami merasa
nyaman. Bisa leluasa keliling hutan bakau. Tapi sekarang rupanya sudah beda.
Mau "ngusir" si ibu kog ngga etis ya...lah wong hak-nya donk untuk ngikuti
siapa aja yang layak di ikuti...Tapi kog jadinya agak gimana gitu ya kalau
tidak ingin mengatakan risih.... Di ikuti terus...Kami istirahat 'n duduk di
shelter, si ibu itu juga ikutan duduk di shelter. Menu makanan di warungnya
tetap di pegang dan di tawari terus ke kami. Akhirnya, karena ingin menjadi
tamu/pendatang yang baik, ya wis lah kami memutuskan untuk mampir di
warung-nya. Walaupun sebenarnya kepingin juga pilih warung yang lain. Karena
sudah di temani si ibu itu, kami wajib menghormati dan menghargai jerih
payah-nya yang sudah menemani walau tidak diminta, yang sebenarnya dari kami
tidak di temani pun tidak masalah.
Sekilas saya coba perbandingan beberapa harga makanan dan minuman
ringan....Kesan 3 tahun lalu tidak berubah. Rupanya masih berlaku harga turis.
Berbeda dengan P.Pramuka, yang harga-harga makanan tidak banyak beda dengan
Jakarta. Contoh untuk harga pokari di P.Pramuka masih 5.000, sementara di
P.Untung Jawa di harga 8.000...Padahal kalau dari letak dan jarak dari Jakarta,
P.Untung Jawa lebih dekat ketimbang Pramuka....hhhhmmmm....harga turis nich.....
Satu lagi pengalaman kami naik kapal dari Tanjung Pasir. Memang banyak dan
setiap saat bisa jalan. Cuma awak kapal berusaha "mengikat" penumpang pulang
pergi. Naik dan pulang dengan kapalnya dia. Sudah pasti akan mengurangi
keleluasaan kami. Namun waktu itu kami tetap tidak ingin terikat. Untuk kembali
kami ingin jam berapa saja se-puas kami. Tidak serta merta mengikuti jam pulang
kapal tersebut. Kalau sudah puas dan ingin kembali jam 1 siang, kami akan
kembali. Tidak perlu menunggu jam 3, yaitu jam kembali kapal itu.
Untuk ongkos kapal dari Tanjung Pasir - P Untung Jawa, kami belajar dari
beberapa pengalaman teman, tidak sungkan-sungkan kami menanyakan berapa harga
sekali jalan. Waktu itu kami kena 10.000. Oke lah walau sebulan sebelumnya
rekan kami hanya di charge 7.000. Hari-nya sama yaitu Sabtu. Maklum lah harga
turis. Saat awak kapal narik biaya, minta 20.000 sekalian pp, yang berarti naik
kapal dia lagi. Sudah pasti kami tidak mau. Kami mengatakan, hanya sekali jalan
saja. Pulangnya kalau jam berangkat kapal ini cocok, oke kami akan naik kapal
ini lagi. Demikian sebaliknya.
Akhirnya walau hanya sekitar 2 jam saja di P.Untung Jawal, sejam sighseeing 'n
sejam nongkrong di warung, kami merasa cukup untuk ber-nostalgia. Sudah cukup
update foto suasana terbaru di P.Untung Jawa. Bravo...makin maju wisata
P.Untung Jawa. Saya puas walau hanya melambaikan tangan dari ojek kapal yang
membawa kami ke dan kembali dari P.Pramuka.
salam
R Adolf Izaak
----- Original Message -----
From: ridwan malik
To: indobackpacker ; Ulfa Dwi Utami
Sent: Friday, August 28, 2009 8:17 PM
Subject: Re: [indobackpacker] [Butuh info] Kepulauan Seribu
Untuk ke Pulau Seribu, Anda bisa mengunjungi Pulau Pramuka, Pulau Pramuka
atau Pulau Tidung. Yang paling dekat dan bisa PP adalah pulau Untung Jawa,
tetapi disini pun bisa menginap. Penginapannya murah dan bersih.
Untk ke Pulau Tidung dan Pramuka, bisa naik kapal dari Muara Angke, sedangkan
untuk ke Pulau Untung Jawa bisa lewat Tanjung Pasir, Tangerang.
Untuk mencari informasi tentang Pulau seribu dan segala hal yang berhubungan
dengan budaya, makanan, masyarakat dll, anda bisa membuka
www.enjoypulauseribu.com
Terima kasih.
Wassalam
Ridwan, Asli Pulau seribu, alamat terakhir Depok, kini tinggal di Hong Kong.
--- On Fri, 28/8/09, Ulfa Dwi Utami <[email protected]> wrote:
From: Ulfa Dwi Utami <[email protected]>
Subject: [indobackpacker] [Butuh info] Kepulauan Seribu
To: "indobackpacker" <[email protected]>
Date: Friday, 28 August, 2009, 5:12 PM
[Non-text portions of this message have been removed]