Alo kawans, 

Maaf cukup lama saya gak bisa buka milis ini. 

Mengenai promo underground yg saya anjurkan, maksudnya sering2lah teman2 
sharing info & photo di web2 traveling yg ada seperti wikitravel, tripadvisor, 
jawabin pertanyaan orang2 asing di thorntree, dlsb....dlsb....Format di web2 
spt Tripadvisor itu sederhana, tinggal di isi saja. Saya perhatikan kalo tidak 
ada Mbak Ukirsari yang posting info di Tripadvisor, maka tidak ada info ttg 
indonesia sama sekali. (Mbak Ukirsari, boleh kenalan?)

Tidak harus bikin blog dlm bahasa inggris. Tapi sebenernya menurut saya esensi 
berbahasa adalah berkomunikasi. Jadi kalo tema2n pny minat bikin blog indonesia 
dlm bahasa inggris, ya lanjut saja..... yang penting orang yang baca paham 
walaupun grammar dan nya kurang2, misalnya. Sekalian jadi ajang latihan menulis 
dlm bahasa Inggris bukan? ;-)

Salah satu promo underground, dan pastinya "culture" akan laku dijual (tidak 
seperti di media2 dalam negeri), adalah dengan mengirimkan tulisan ke media2 
asing. Sampai saat ini saya tidak berhasil kirim ke media asing karena semua 
email yg saya kirim ke editor2 tsb bounce back atau tidak dijawab sama sekali. 
Mungkin ada teman yg bisa kasih email address editor media asing?

Mengenai pertanyaan Oom Puguh, seorang teman yang bekerja sbg marketing 
communication corporate bilang bahwa program2 spt Enigmatic Asia itu kita harus 
bayar slot nya. (Please CMMIW). Dan orang asing yg mau shoot di Indonesia 
hingga sekarang masih susah ijinnya krn tdk terintegrasi : polisi? Pemda? 
Budpar? Dephut? lalu apalagi? Kalo boleh tau, gmn perkembangan terakhir info 
dari teman Puguh mengenai masalah perijinan? 

Mengenai kemampuan membuat film, saya sama sekali tidak ragukan kualitas anak2 
muda saat ini. Indonesia terkenal sebagai bangsa yg artistik dan memang anak2 
muda sekarang pun sejak SMA sudah mulai belajar bikin film pendek. Tapi masalah 
utama adalah : Uangnya! Apalagi kalo kemudian utk bisa tersiarkan mesti beli 
slot di Discovery Channel atau National Geographic Adventure. 

Tapi kalo memang akan dibuat menyaingi Enigmatic Malaysia di Discovery Channel, 
saya lebih setuju Nicholas Saputra daripada Nirina Zubir. Karena Nico adalah 
juga seorang backpacker sejati dan bahasa Ingrisnya bagus, dan terutama lebih 
enak dilihat buat saya ;-)


Salam, 

Tari

YM ID : [email protected]
http://kuntarini.multiply.com
http://profiles.friendster.com/kuntarini


--- On Tue, 8/25/09, yudasmoro <[email protected]> wrote:

> From: yudasmoro <[email protected]>
> Subject: Re: [indobackpacker] Just an Idea [was Malaysia Klaim Tari Pendet]
> To: "Asanti Astari" <[email protected]>
> Cc: "para pengelana" <[email protected]>
> Date: Tuesday, August 25, 2009, 4:28 PM
> Sekedar share
>  
> Berdasarkan pengalaman saya selama ini (sebagai seorg
> penulis wisata), media lokal sendiri biasanya jarang memberi
> ruang untuk eksplorasi budaya lokal. Porsinya tak sebanyak
> "lokasi wisata".
>  
> Saya pernah punya pengalaman dengan sebuah media cetak yg
> bilang, "wah kalo wisata budaya kurang trendy mas". Padahal
> budaya kita buanyaaak bgt yg unik2. Dan kalo dicermati, yang
> dicuri Malaysia itu budaya kita kan? bukan lokasi wisata
> kita.
>  
> Terus terang saya agak kesulitan kalo menjual artikel
> tentang budaya. Jadi mungkin bisa dimulai dari media kita
> sendiri (kalo TV sih udah oke) untuk mengenalkan budaya
> negeri sendiri.
>  
> Sehubungan dgn idenya Mbak Tari, saya juga setuju, namun
> kalau promosi secara underground itu kira2 seperti apa ya?
> melalui blog? sebaiknya in English atau Bahasa?
> Karena jujur saja banyak juga rekan2 yg ingin blogging in
> English namun kemampuan Englishnya kurang (termasuk saya
> hehe)
> 
> Mungkin kita harus belajar dari TVRI yg sangat setia hingga
> kini menyiarkan acara tarian2 tradisional.
> 
> Yudasmoro Minasiani
> www.mahavishnu8.multiply.com
> 0812 100 100 23
>  
> 
> --- On Tue, 8/25/09, Asanti Astari <[email protected]>
> wrote:
> 
> 
> From: Asanti Astari <[email protected]>
> Subject: Re: [indobackpacker] Just an Idea [was Malaysia
> Klaim Tari Pendet]
> To: "Ms tari rahardjo" <[email protected]>,
> "Samuel Nasada" <[email protected]>,
> [email protected]
> Date: Tuesday, August 25, 2009, 1:20 AM
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> Saya setuju sama usulnya mbak Tari, sbenernya udh kepikiran
> juga idenya.
> 
> Kita harus bantu promosi pariwisata kita dengan promo-promo
> 'underground' . Rasanya kita sebagai anak muda bangsa harus
> bantu bertindak, kalau nungguin menteri Pariwisata
> mempatenkan semua harta budaya kita... beuhh, sampai kpn
> baru selesai? Bisa-bisa udh keburu banyak yg diklaim lagi
> nanti. Biarlah pak Menteri mendata, in the meantime kita jg
> bisa bantu dgn cara lain. 
> 
> Saya sering nonton Discovery Travel & Living, atau
> NatGeo Adventure, dan saya perhatikan di tivi-tivi itu 
> suka ada acara pariwisata yg membahas suatu negara spesifik,
> misalnya Fun Taiwan (khusus membahas Taiwan dgn presenter dr
> Taiwan sendiri), America the Wright Way (ttg Amerika oleh
> presenter Ian Wright), tentang China, atau India
> (presenternya jg orang India yg mendunia). Kenapa kita ngga
> bikin juga ttg Indonesia? Saya yakin banyak anak muda
> Indonesia jaman sekarang yg super kreatif dan mampu buat
> tayangan berkelas internasional. Presenternya? wuihh, kalau
> Nicolas Saputra aja qualified buat jadi VJ [VH1] yg lain
> juga pasti banyak.
> 
> Mungkin gambarannya spt acara Expedition atau Archipelago
> Metro TV, Jejak Petualang Trans TV, atau Koper & Ransel
> (Trans7) tapi yg dikemas secara lbh internasional (english
> speaking) dan dijual di tv luar. Karena acara-acara tersebut
> udh bagus banget tp sayangnya cuman dijual di tv lokal (ini
> penting juga sih buat pengetahuan pariwisata orang Indo,
> tapi kenapa gak bikin yg sejenis buat dijual di luar ??).
> Variasinya pun bisa dibikin banyak, jalan-jalan ala turis
> 'koper' ke tempat wisata terkenal (promosi city adventure),
> atau backpacking Indonesia utk rekreasi 'off the beaten
> path' (promosi outdoor adv), disempilin tradisi2 lokal
> seperti gmn cara membatik, spt apa upacara ngaben, apa itu
> kirab solo, dll. Banyak kan yg bisa diangkat dan yg dunia
> perlu tahu.. :).
> 
> Hehe.. ini cuman ide lho, terus terang saya sndiri ngga
> punya kapasitas utk bikin acara kaya gitu krn kerjaan saya
> sama sekali gak berhubungan sama Production House,
> Advertising atau media apapun. Mungkin ada temen2 disini yg
> punya kapasitas tsb & Network utk itu? Saya cuman gemes
> aja tiap kali nonton acara-acara itu, berpikir bahwa
> Indonesia pun layak dan pasti bisa juga dibuat begitu.
> Efeknya pasti bagus bgt buat pariwisata Indonesia, juga
> positioning pada dunia mengenai kekayaan budaya kita. 
> 
> Kalau pariwisata Taiwan aja bisa dibikin 1 season,
> Indonesia pasti bisa jadi 2.. bahkan 4 season saking luasnya
> dan banyaknya yg musti diangkat ...hehehe. 
> 
> Just a thought lhoo :)... Cheerso!
> Santi
> 
> ____________ _________ _________ __
> From: Ms tari rahardjo <kuntarini_rahsilawa t...@yahoo.
> com>
> To: Samuel Nasada <sam_nas...@yahoo. com>;
> indobackpacker@ yahoogroups. com
> Sent: Sunday, August 23, 2009 2:09:47 PM
> Subject: Re: [indobackpacker] Malaysia Klaim Tari Pendet:
> Sikap Kita?
> 
>   
> 
> 
> 
>       
> 
> 
> ------------------------------------
> 
> Indonesian Backpacker Community
> visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di 
> http://www.backpacker-indonesia.info/
> 
> 
> Silakan membuka arsip milis 
> http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   untuk
> melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.
> 
> No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
> Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT. 
> 
> Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak
> perlu dan kutip bagian yang perlu saja. 
> 
> Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar
> ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan
> ukuran file. 
> 
> Cara mengatur keanggotaan di milis ini :
> 
> Mengirim email ke grup : [email protected]
> (moderasi penuh)
> Mengirim email kepada para Moderator/Owner: 
> [email protected]
> Satu email perhari: [email protected]
> No-email/web only: [email protected]
> Berhenti dari milist kirim email kosong : 
> [email protected]
> Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : 
> [email protected]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
>     mailto:[email protected]
> 
> 
> 


      

Kirim email ke