Saya kebetulan juga baru memperpanjang paspor Rabu, 21 Oktober kemarin di kantor imigrasi Kelapa Gading (Jakarta Utara). Sedikit berbeda harga ya mungkin. Formulir + map + meterai + sampul paspor baru harga na 17.000 di kantor itu.
Sisanya sama, saya diminta datang lagi hari Rabu depan untuk bayar, foto dan wawancara. Wawancara juga ga ditanya macam2 kok. Cm apakah semua data benar. (Agak mengherankan untuk menanyakan nama, alamat, pekerjaan, dan tanggal lahir padahal petugas na lagi megang surat2 asli saya tepat pada saat itu... *geleng2*) Setelah itu saya diminta datang lagi Rabu depan sekitar jam 1 untuk mengambil paspor (dengan membawa kwitansi pembayaran). Jadi hari ini saya baru dapat paspor saya... -.-" Total 15 hari... --- In [email protected], Yudi <je_mappelle_y...@...> wrote: > > Sekilas update pembuatan paspor per 3 Nov 2009 di Kantor Imigrasi Jakarta > Pusat > > Ini pengalaman saya buat paspor untuk anak hari ini (3 Nov 2009) > 1. Datang ke Kantor Imigrasi Jakarta Pusat di Jl. Merpati, Kompleks Angkasa > Pura jam 7.30. Saya sendiri tidak berdomisili di Jakarta Pusat tapi saya > pikir di sana agak sepi, ternyata saya salah besoaaaarrrrr =)) Mendekati jam > 8.00 mulai ruame. Mungkin karena mendekati high season > > 2. Datang pagi-pagi niatnya mau isi formulir secepatnya, ternyata loket > penjualan formulir juga baru buka jam 8.00, terpaksa nunggu deh. > > 3. Jam 8.00 beli formulir pembuatan paspor baru untuk anak (Rp. 5000, > padahal di formulir tertulis bisa didapat tanpa biaya) dan surat keterangan > pembuatan paspor untuk anak dari ortu + meterai (Rp. 8000). > > 4. Isi-isi formulir, 5 menit selesai. > > 5. Datang ke meja penerimaan formulir di depan loket persis di depan pintu > masuk dan tunggu panggilan. > > 6. 5 menit kemudian dipanggil, dapat giliran no. 11 dan tunggu panggilan > lagi. > > 7. 20 menit kemudian dipanggil ke loket no. 2 (ada 2 loket untuk yang > mengurus sendiri yaitu loket 2 dan 3 ditambah 1 loket khusus untuk travel, > biro jasa dan manula yaitu loket 1) untuk menyerahkan formulir yang sudah > diisi. > > 8. Ga sampai 5 menit dipanggil lagi untuk melengkapi surat-surat. Ternyata > berbeda dengan dulu waktu buat paspor, sekarang harus membawa surat-surat > asli untuk di-scan. Karena tidak bawa akte lahir anak yang asli terpaksa > balik dulu untuk ambil dan balik lagi langsung ke loket dan ketemu petugas > tadi. > > 9. Ga sampai 5 menit dipanggil lagi, diminta datang lagi tanggal 9 Nov 2009 > antara jam 8.00 - 14.00 untuk bayar dan foto. > > Hhhh ... total paling lama 1 jam lah, lamanya cuma karena harus bolak-balik > ambil surat asli. > > Yang dibutuhkan : > 1. copy akte lahir anak > 2. copy Kartu Keluarga > 3. copy KTP kedua orang tua (untuk yang tidak bercerai) / copy ortu yang > menerima hak pengasuhan anak + surat dari pengadilan yg menyatakan pemberian > hak asuh anak kpd ortu yang bersangkutan > 4. copy paspor ortu > 5. formulir pembuatan paspor baru > 6. surat pernyataan dari ortu untuk pembuatan paspor anak > > So far sih ok servisnya. Kelebihan dibanding Kantor Imigrasi Jakarta Barat > adalah tempat yang cukup 1 lantai sehingga tidak perlu bolak-balik (dulu > saya harus naik turun di Kantor Imigrasi Jakarta Barat karena diminta untuk > cek KTP). Tips dari petugas penerima paspor : > > 1. Jangan bikin paspor di high season, bisa lama. Untuk pengambilan saja > sekarang ini butuh 4 - 5 hari sesudah pemotretan. Kalau low season memang > bisa jadi dalam 3 hari. > > 2. Kalau mau lebih cepat, cari kantor imigrasi yang agak sepi. Sekarang > sistemnya sudah online jadi bisa dibuat di mana saja. Katanya di Lampung > agak sepi (buset dah, masa jauh-jauh ke Lampung dari Jakarta cuma untuk buat > paspor? kejauhan kali, Bu :p). Selain itu katanya di Kantor Imigrasi Jakarta > Utara yang di Kelapa Gading agak sepi karena katanya tempatnya di Ruko dan > agak panas jadi pada malas datang dan di Kantor Imigrasi Depok masih sepi > karena baru buka jadi pada belum tahu. > > Semoga menolong. > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
