Dear teman2 IBP, Jika somehow somewhere teman-teman nge-trip agak ekstrim, berada di tempat terpencil dan membutuhkan tenaga penduduk setempat sebagai porter ataupun penunjuk jalan, misal untuk naik gunung yang jarang didaki atau trekking dan camping di tempat yang kurang familiar (hutan atau kampung terpencil), atau kegiatan-kegiatan di daerah remote lainnya, beberapa tips ini dapat dipraktekkan :
1. Jika anda berada di suatu tempat yang hendak dijadikan basecamp atau tempat untuk memulai perjalanan panjang, menyambangi tetua kampung adalah wajib hukumnya. Datangi tetua adat atau yang dituakan di kampung tersebut, jelaskan maksud anda, berapa lama dan apa saja yang dibutuhkan. Tetua kampung mempunyai akses leluasa sehingga kebutuhan2 seperti tenaga porter dan guide dapat anda peroleh dari dia. Jangan memberikan uang di awal kepada tetua adat, cukup sembako, kopi dan rokok sudah cukup memadai. 2. Lebih baik lagi bila ada satu orang dari tetua adat (atau tetua itu sendiri), misal anaknya yang dapat anda ajak dan posisikan sebagai leader kru lainnya. Jika ada apa2, cukup si leader ini yang anda ‘pegang’, beri dia upah di atas lainnya. 3. Karena kunjungan anda ini sifatnya jarang2 terjadi, tetapkan semua deal di awal, misal berapa upah harian, berapa sewa kendaraan, pp atau tidak dan lain-lain. Semua anggota kru harus paham hal ini, terutama leadernya. Jangan sampai ada salah satu anggota yang tidak paham karena dapat memicu konflik. Upah harus dipastikan, harian/mingguan, sudah termasuk makan dan rokok atau tidak. Lalu deal-kan pula di awal untuk kompensasi hal2 tak diduga lainnya misal medan yang sulit, hujan dan beratnya bawaan, atau maju/mundurnya jadwal perjalanan. 4. Karakter orang2 seperti itu, akan loyal bekerja jika perut mereka dibuat kenyang dahulu. Untuk itu, jangan sampai sekali-kali kekurangan logistik. Sediakan beberapa bungkus rokok dan snack sebagai bonus untuk dikonsumsi ramai-ramai pada waktu2 tertentu. 5. Ada beberapa daerah yang penduduknya ‘ngelunjak’, karena merasa kita datang bawa duit banyak dan mereka sendiri tidak pernah melakukan hal seperti itu sebelumnya (hal seperti guiding, porter dll), maka beberapa hari kemudian mereka dapat mogok kerja dan meminta tambahan upah (karena merasa kita yang butuh mereka). Jika hal itu terjadi dan nego bersama tidak dapat menyelesaikan masalah, sekiranya masih memungkinkan hentikan kegiatan saja satu dua hari lamanya. Hal itu semata2 untuk memberikan waktu masing2 pihak (terutama mereka) untuk berfikir bahwa kita tidak butuh2 amat tenaga mereka dan mereka juga tidak akan dapat upah jika tidak bekerja. Jika tidak memunginkan untuk menghentikan kegiatan, segera temui tetua adat untuk menyelesaikan masalah. 6. Hati2 akan hukum adat yang berlaku setempat, pelajari dan tanya betul2 apa yang boleh dan tidak di lokasi tersebut. Kadang2 hal yang remeh dan tidak masuk akal sekalipun dapat menyulitkan kita. 7. Lebih hati2 lagi dengan karakter penduduknya, ada beberapa daerah adat yang penduduknya ‘licik dan suka menjebak’. Saat kita tidak tahu dan hendak melakukan sesuatu yang sebenarnya melanggar hukum adat, mereka diam saja sengaja membiarkan kita untuk salah. Jika sudah terjadi, baru mereka meminta denda yang besar dan nilainya sering tidak masuk akal pula. 8. JIka perlu, lakukan upacara adat kecil2an (syukuran, potong ayam, dll) untuk menghormati adat dan penduduk setempat dan mencegah hal2 yang berbau mistis. Walaupun anda tidak percaya hal-hal seperti itu, paling tidak anda tetap menghormati adat dan tidak meremehkan mereka-ini yang penting. 9. Hindari memasuki daerah yang bertanda unik dan aneh (tanya pada kru anda), misal pohon yang bertato atau bercat khusus yang menandakan areal kekuasaan/milik orang atau suku tertentu yang pantang dimasuki. Jika harus dan terpaksa, temui si pemilik tanah atau minimal keluarga/kerabatnya untuk meminta izin lewat (terlebih2 jika anda melewati lagi lokasi itu saat perjalanan kembalinya). 10. Selalu tampil low profile, dalam artian bersahaja (penampilan, tutur kata dll). Terlebih2 jangan sekali2 menampakkan uang di mata mereka. Jika harus terpaksa membayar secara harian langsung, hitung uang di ruang tertutup dengan jumlah orang minimal. Bawalah persediaan uang paling tidak dalam dua tempat terpisah dan dalam tas/wadah yang sederhana. 11. Ini yang sulit, posisikan diri anda sebagai teman perjalanan yang bisa mengakomodir maunya mereka tapi dalam batas kewajaran. Buang hierarki atasan-bawahan di perjalanan, usahakan mereka melakukan apa yang kita mau karena ‘pertemanan’. Jika hendak menyampaikan sesuatu yang agak ‘menyerempet’, lebih baik lakukan dahulu pendekatan dengan leader-nya, lihat responnya dahulu. 12. Jika hendak memberi tips kepada para kru setelah perjalanan usai, berilah sekedarnya. Akan lebih baik bukan dalam bentuk uang tetapi berbentuk barang (rokok, sembako dll). Tips dalam bentuk uang dan dalam jumlah besar akan merusak ‘harga pasaran’ selanjutnya, merepotkan pelancong berikutnya yang datang setelah anda. 13. Jangan lupa pamit ke tetua adat kembali, dan meninggalkan buah tangan sekedarnya. Kesan buruk bagi diri anda, akan membuat mereka apriori pada pelancong yang datang berikutnya. Salam RHH -- ------------------------------------------------------- Kabaena Camp-D3W North Pit; S 5 deg 25.73 min/E 121 deg 59.43 min YM : heru_hendarto ------------------------------------ Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan. No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT. Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja. Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file. Cara mengatur keanggotaan di milis ini : Mengirim email ke grup : [email protected] (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: [email protected] Satu email perhari: [email protected] No-email/web only: [email protected] Berhenti dari milist kirim email kosong : [email protected] Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
