Anissa,

Ada keterangan yang kurang jelas. Dilihat runtutan kejadian, sebenarnya visa 
schengen di kedutaan Jerman itu diapprove atau tidak? 

Asumsi saya, kalau visa itu dalam posisi tidak diapprove ataupun tidak ditolak 
yang berarti tidak ada keterangan apapun di paspor yang berarti data tidak 
dimasukkan. Dalam hal ini saya mengabaikan faktor tiket pesawat anda dan teman 
karena tidak relevan dalam hal ini. 

Jadi apply ke kedutaan lain tidak akan di kros chek jika asumsi seperti diatas. 
 Karena aturan resmi schengen adalah melamar visa pada negara PERTAMA yang 
didatangi atau negara TERLAMA yang disinggahi. Dalam prakteknya ini fleksibel 
banget. Jadi rasanya udah terkover kan? Tinggal tunjukin tiket yang menuju 
negara pertama tujuan (Jerman) dan itinerary tinggal di negara yang akan 
ditempatin (Belanda). 

Salam,
Ambar



--- In [email protected], Choiriatun Nur Annisa <cn.ann...@...> 
wrote:
>
> Dear Semua, 
> 
> 
> Saya ingin menanyakan sesuatu terkait visa schengen. Rencananya awal juli 
> nanti saya ke jerman, maka saya apply ke embassy jerman. Saya sudah 3 kali 
> apply, yang pertama karena dkumen tidak lengkap, yang 2 kali terakhir saya 
> tarik dokumen saya lagi karena mereka hanya akan approve visa sampai tgl 15 
> juli dengan alasan dokumen keuangan tidak meyakinkan padahal saya disponsori 
> dan disitu saya menyertakan surat sponsornya, padahal tiket sudah terbeli 
> sampai tanggal 20 juli. Hal ini memang salah satu kecerobohan saya, namun hal 
> ini juga karena 5 teman saya yang berangkat untuk hal yang sama sudah dapat 
> visanya dan ada yg masih proses, dan saya baru apply belakangan. Mereka 
> memakai dokumen2 yang sama persis dengan yang saya ajukan, oleh karena itu 
> tidak ada keraguan saat issued tiket karena limit untuk dapat tiket lebih 
> murah. 
> Pertanyaan saya, apakah akan ada masalah jika apply di kedutaan lain seperti 
> belanda, padahal saya PASTI akan tinggal jauh lebih lama dan negara schengen 
> pertama adalah jerman? 
> Mohon pencerahan dari rekan-rekan yang berpengalaman. Terima kasih banyak.
> 
> Salam, 
> 
> Annisa 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke