Saya punya pengalaman ditolak seperti Annisa  ketika mengajukan Visa Schengen 
Belanda.
Ketika diwawancara (sudah mengisi formulir tapi belum membayar), mereka bilang 
saya kekurangan beberapa dokumen dan minta dilengkapi.
Paspor dan dokumen yang saya ajukan dikembalikan. Begitu saya hampir keluar 
pintu gerbang, seorang Satpam kedutaan memanggil saya. Katanya diminta masuk 
kembali, tentu saja untuk bertemu bule yg mewawancarai saya tadi.
Mas bule tersebut meminta kembali Paspor dan berkas-berkas saya seraya berpesan 
bahwa mereka akan mengurusnya. Waktu itu saya sempat mengingatkan bahwa dokumen 
saya belom lengkap, dan dia bilang itu gak masalah dan akan mereka urus. Saya 
diminta membayar biaya pengurusan paspor yang berlaku.
Terus terang saat itu saya merasa sangat aneh. Sudah jelas dokumen saya tidak 
lengkap dan pasti akan ditolak, tapi mengapa mereka meminta untuk membayar. 
Tetapi karena ini kali pertama saya mengurus visa, ya sudah dituruti saja. 
Hasilnya, sudah jelas ditolak dengan alasan itenerary tidak jelas, tidak 
dipercaya akan kembali ke Indonesia, dokumen tidak lengkap dlsb. Tentu saja 
uang yang dibayarkan tidak kembali.

Kejadian ini membuat saya masgul. Sudah jelas dari awal mereka bilang ada 
dokumen yang kurang. Kan bisa saja saya kembali lagi dengan dokumen yang 
diminta baru menjalani prosedur, apabila dokumen dinyatakan lengkap baru 
membayar.
Sehingga sempat terbit pikiran negatif saya bahwa mungkin pengurusan Visa ini 
cuma ajang mencari uang.
Pada saat itu saya mengurus Visa dengan beberapa teman yang mengalami hasil 
yang sama.
Tapi gak kapok koq, nanti lagi akan mengajukan Visa Schengen lewat kedutaan 
lain.
Kira-kira yang paling gampang di Kedutaan mana, ya? Untuk kali ini, saya akan 
memastikan dokumen-dokumenku superlengkap dan gak akan tertipu lagi dengan 
siasat orang di kedutaan. Semoga!

Sekian curcol :D


Sent from VieBerry® on 3

-----Original Message-----
From: "ambar.briastuti" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 08 Jun 2010 22:00:16 
To: <[email protected]>
Subject: [indobackpacker] Re: Masalah visa schengen Jerman-Belanda

Nambahin dikit dari Heny,


Saya juga pernah ditolak visa schengen di Kedutaan Portugal (bukan di Jakarta). 
Sama seperti Heny, visa saya ada tanda tulisan tangan tanggal plus sebuah surat 
cinta resmi membilang ditolak dengan manisnya. Waktu itu alasan penolakan tidak 
diberikan oleh staf kedutaan walau semua syarat saya lengkap. Mulai dari data 
pribadi, penerbangan, akomodasi dan surat undangan. Saya mengira  posisi 
Portugal-Indonesia belum begitu mesra karena kemelut East Timor (klo ngga salah 
sekitar tahun 2002an) hingga mereka memutuskan menolak seorang WNI yang ngga 
jelas seperti saya. (well, bisa aja saya lamar ke kedutaan lain tapi entahlah 
waktu itu penasaran ajah).  

Beberapa bulan kemudian saya apply schengen ke kedutaan Belanda (bukan di 
Jakarta). Di halaman borang visa, ada pertanyaan: apakah pernah ditolak ketika 
melamar visa schengen sebelumnya. Saya jawab Yes. Toh kemudian mereka 
menyetujui visa Schengen, walau ada tanda di paspor. 

Jadi saya masih ngga ngerti posisi visa schengen Jerman Annisa. Apakah ditolak, 
yakni diberikan surat cinta dan tanda di paspor. Atau cuma secara lisan 
diaprove dengan catatan yang kemudian ditarik kembali yang berarti tidak 
ditolak dan tidak disetujui. Visa schengen akan masuk data jika diberikan 
stiker visa di paspor kita. Jika stiker itu belum ada berarti tidak ada catatan 
atau entry di kedutaan. Saya kurang tahu apakah kedutaan negara2 schengen di 
Jakarta punya sistem terpadu untuk memonitor visa yang diberikan. Walau 
kemungkinan itu ada tapi saya sedikit meragukan.

So dicoba lagi ajah dan semoga lamaran berikutnya ke Kedutaan Belanda berhasil.


Salam,
ambar
 


--- In [email protected], "Eliana, Heny (EXT-Other - ID/Jakarta)" 
<heny.eliana....@...> wrote:
>
> Dear All,
>  
> Cm mau share dikit , aku pernah apply schengen visa di kedutaan Jerman
> dan ditolak dgn alasan tujuan perjalanan tdk jelas / kepulangan ke
> negara asal
> diragukan, waktu itu sih di paspor ada cap dr kedutaan Jerman dgn tgl
> interview saya tercantum di sana , saya tidak tahu apakah yg spt itu
> merupakan tanda
> kalo visa ditolak atau apa, tp yg jelas ada cap di paspor dgn keterangan
> spt yg saya sebut di atas.
>  
> Rgds,
> Heny
> 




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Indonesian Backpacker Community 
visit our website at http://www.indobackpacker.com 

Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   
untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT. 

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja. 

Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi 
mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file. 

Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

Mengirim email ke grup : [email protected] (moderasi penuh)
Mengirim email kepada para Moderator/Owner: [email protected]
Satu email perhari: [email protected]
No-email/web only: [email protected]
Berhenti dari milist kirim email kosong : 
[email protected]
Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : 
[email protected]

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke