Hi semua,
Meski telat saya tetap pengen berpendapat dalam diskusi ini karena efek short
traveling ke pekerjaan saya sungguh Ruaar biasa! Prestasi tetap baik kalo ga
meningkat...
Di kantor saya, biasanya karyawan mendapatkan total libur 22 hari (tidak
termasuk Sabtu & Minggu). Tetapi ada himbauan agar libur ini tidak diambil
sekaligus. Kemudian, ada kebijakan masa cuti setiap tahun bisa diambil sampai
bulan April tahun berikutnya. Jadi ada perasaan memiliki 2 kali masa cuti.
Nah, saya berhasil nego dengan atasan untuk bisa mengambil cuti saya 22 hari
penuh, jadi di tambah sabtu dan minggu saya bisa traveling selama 1 bulan.
Lumayan.
Selama masa persiapan, saya sangat bersemangat di tempat kerja karena sudah
mulai membayangkan, membuat research, membeli perlengkapan etc untuk perjalanan
tersebut. Setelah liburan selesai, saya tetap "on" karena mulai memikirkan
tempat tujuan untuk perjalanan berikutnya ;-) Serukan!
Teman-teman kerja sampai suka nanyain resep apa yang saya pakai untuk bisa
tetap
senyum sepanjang hari. Malah ada yang "mencurigai" saya "ngedrug" karena bawaan
di kantor yang katanya selalu cool ha ha ha Padahal ya itu tadi, hanya
termotivasi untuk traveling aja :-)
Sekarang saya sedang mempersiapkan diri untuk nego dengan bos agar bisa kerja 6
bulan setiap tahun, artinya untuk pos kerja saya akan diisi oleh dua orang.
Sulit tapi bukan ide yang mustahil dan baru. Jika ini berhasil, Saya yakin,
hasil kerja saya akan lebih maksimal lagi he he he... Wish me luck ya...!
Salam dan tetap semangat!
Fey