Hi Diana, Turut berduka atas kelalaian pihak ke 3 selaku agent yang mengurusin kelengkapan Visa Australia anda. anyway masalah in sudah di aware sebelumnya sama senior baik di forum ini ataupun di IBP. bahwasanya jika memang ingin mengurusin visa sebaiknya lansung datang ke AVAC.
saya punya pengalaman waktu apply visa Working holiday visa, sejujurnya TA TA blom pada tahu visa ini. makanya saya datang aja ke AVAC langsung dan daftar isi kelengkapan dan dia direct telp ke saya berikutnya butuh kelengkapan document tambahan dan saya mengasihkan, dan prosesnya memang lama skitar 1 bln, tp puas anyway, for your information. Travel agent sebenarnya fokus bisnis mereka ada di penjualan tiket dan tour untuk kepengurusan document visa mereka memang tak begitu serius walupun tidak semua TA seperti itu. khususnya visa yang di luar outbound tour mereka, misal anda pergi tour eropa mereka, dan butuh visanya. nah yang seperti ini mereka biasanya lbih cepat, karena mengurus target tour nya. Thanks & Regards, Nanang * * 2010/8/23 Diana M. Sani <[email protected]> > > > Hi, > > Saya mau sharing aja. Pertengahan Juli 2010 saya ngurus aplikasi visa > Aussie > melalui travel agent Bayu Buana. Pemikirannya karena sayang cuti 1-2 hari > hanya untuk datang ke AVAC/embassy. Mending cutinya buat jalan2. Kalo lewat > travel agent kan bisa serahin formnya hari Sabtu/Minggu/malam hari. Rencana > pergi ke Aussis awal Sept, jadi waktunya cukup banget lah buat apply visa > (1,5 bulan sebelum Hari H). Kan biasa proses visa 5-10 hari kerja. > > 5 hari setelah semua dokumen diserahkan, saya ditelpon BB karena menurut > embassy ada dokumen yg perlu ditambahkan. Besoknya saya langsung serahkan > dokumen yang diminta ke BB. Tunggu tunggu . Sudah 5 hari kerja berikutnya > saya belum dapet kabar. Setiap tanya ke BB dibilangnya tunggu aja bu, > masih > proses di embassy. Begitu terus sampai sudah 2 minggu sejak tambahan > dokumen diserahkan. Saya mulai curiga, ada yg ga beres. Kalo pun ditolak, > pasti ada kabar dunk. > > Akhirnya pertengahan Agustus saya udah panic. Iya dunk, kan harga2 tiket > makin mahal. Terus kepastian jadi pergi atau tidak jadi makin buram. > Setelah > mendesak pihak BB, akhirnya saya diminta untuk mengecek sendiri ke embassy > by phone. Saya jadi bingung, bukannya itu harusnya kerjaan BB yah ? Kan > saya > udah bayar agent dan percayakan pengurusan visa sama BB. Tapi ya sudah, > saya > telpon embassy. Sangat mudah, hanya menyebutkan nomor passport dan langsung > dijawab masih menunggu kekurangan dokumen yang harus dilengkapi. Saya > bingung. Loh, bukannya sudah diserahkan oleh BB begitu embassy minta ? > dijawab lagi wah.. belum pernah terima tuh dari BB. ASTAGA !!! Bahkan > saya > sempat ditegur karena menanyakan sendiri status aplikasi visa saya. > Harusnya kan BB yang menanyakan, karena mereka authorized agent nya. > > Oke, sambil emosi saya langsung telpon BB (selalu kontak dengan bu Emi > bagian dokumen pusat) dan bilang mereka sudah kirim ke AVAC (pusat visa > Aussie) dan ada tanda terimanya. Berarti menurut beliau AVAC yang lalai > tidak memberikannya ke embassy. Aneh banget ya ? Antara percaya dan tidak > ditambah emosi, maka saya putuskan untuk kirim email complain ke AVAC dan > cc ke BB. Tidak berapa lama email saya dibalas AVAC yang isinya mereka > tidak > pernah menerima tambahan dokumen dari BB. > > Singkat cerita, akhirnya BB mengakui kesalahannya. Dokumen tambahan dari > saya terselip di BB selama 2 minggu dan memang belum diserahkan ke > AVAC/embassy. Akhirnya tgl.16 Agustus mereka masukin dokumen tersebut, > tgl.18 visa sudah nempel di passport saya. Hanya 1 hari kerja (kan tgl.17 > agustus libur). Bayangkan . Selama 2 minggu lebih saya menunggu visa yang > katanya dalam proses padahal selama itu tidak ada proses, wong embassy > masih nunggu dokumen. Jadi saling menunggu, gara2 kesalahan pihak BB. > Walaupun lega juga akhirnya bisa berangkat, tapi pihak BB cuma bisa minta > maaf aja tuh. Ga bisa kasih kompensasi apa-apa terhadap kesalahan itu. Enak > ya, kalo bilang maaf mah semua orang juga bisa. Bilangnya, maaf karena > bagian dokumen cuma 1 orang untuk ngurus semua dokumen BB dari semua > cabang. > Nah lo kebayang ga tuh BB yang sebesar itu org dokumennya cuma 1. > > Parahnya menurut saya, semua itu baru ketauan karena saya inisiatif telpon > ke embassy. Kalo saya diem2 aja, wah.. ga ngerti deh tunggu2an sampe kapan. > Dan saya yakin, pasti BB akan mudah menyalahkan AVAC/embassy (seperti yg > sudah dilakukan). Untung saya cross check ke pihak terkait. Berarti mereka > ga melakuan tugasnya sebagai agent. Cuma kurir antar jemput dokumen > saja, tapi tidak melakukan follow up "proses" nya. > > Kesimpulan : > 1. Lebih baik urus sendiri visa Aussie dengan pihak AVAC. Mereka udah ada > layanan yang antar jemput passport juga, jadi sangat mudah. Status aplikasi > visa juga bisa dilacak dan dipertanggung jawabkan. Lebih murah juga > daripada > lewat travel agent. > 2. Apply visa jangan terlalu dekat hari H. Better 2 bulan sebelum, jadi > aman > kalo sampe ada kejadian kayak saya. > 3. Copy semua dokumen yang diserahkan, siapa tau ilang. Untung yang saya > cuma keselip. > > Kerugian saya karena kesalahan BB : > 1. Rugi duit, karena harga tiket last minute jadi sangat mahal. Lagian rugi > bgt saya bayar visa lebih mahal melalui travel agent kalo ternyata saya > juga > yang mesti repot telpon2 embassy dan melacak proses visa saya sendiri. > 2. Rugi tenaga, malah jadi repot dan ga bisa kerja tenang gara2 telpon & > email BB, embassy, AVAC. Berkali2. Rugi pulsa juga kali ya > 3. Rugi pikiran, jadi panik karena pihak BB sempat bilang keliatannya > aplikasi ibu bermasalah, makanya prosesnya lama sekali. Tuh kan BB > nyalahin > orang terus. > > FYI : saya juga pernah mengalami masalah bbrp tahun lalu dengan bagian > dokumen BB. Saat mengurus perpanjangan passport, mereka minta akta lahir > asli. Ternyata dokumen itu HILANG. Busyeeeet. Mereka minta maaf dan entah > gimana caranya (katanya sih mereka urus ke Bandung-tempat akta lahir saya > dibuat) akhirnya saya bisa dapatkan akta lahir asli saya kembali. Sejak > itu, > setau saya pihak BB ga pernah lagi minta dokumen asli, hanya copy nya aja. > > Memang berdasarkan pengalaman saya, BB bertanggung jawab untuk > menyelesaikan tugasnya ketika ada dokumen hilang/terselip dan meminta > maaf. Tetapi menurut saya selain system dokumennya harus dibenahi, > seharusnya ada pertanggung jawaban atas kesalahan yang mereka buat. > Sepanjang kasus saya, pihak BB sama sekali tidak membalas email saya > padahal > mereka baca emailnya (ga berani ??) jadi hanya berani lewat telpon saja. > Berbeda dengan AVAC yang jelas2 membalas email saya dengan detil dan cepat. > > Semoga bisa jadi masukan buat teman2 sekalian > > Regards, > Diana > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Kunjungi website IBP: http://www.indobackpacker.com Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan. SPAMMING atau forwarding tidak diperkenankan. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT. Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja. Cara mengatur keanggotaan di milis ini: Mengirim email ke grup: [email protected] (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: [email protected] Satu email perhari: [email protected] No-email/web only: [email protected] Berhenti dari milist kirim email kosong: [email protected] Bergabung kembali ke milist kirim email kosong: [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
