Yang dikatakan tidak mendukung itu bentuknya bagaimana ?
Apakah mungkin hanya karena ITB kurang berhasil dalam memasarkan keunggulan S2 
dan S3 ITB ?
Ataukah hanya karena S2 dan S3 ITB tidak dianggap alumni ITB karena S1 nya bisa 
berasal dari lulusan univ lain selain ITB ?

Contohnya:
 IA-ITB hanya mau memberikan beasiswa ke mahasiswa S1. Mungkin karena IA-ITB 
hanya untuk alumni S1.

Saya kira ini hanya masalah kurang sosialisasi apa beda S1, S2 dan S3 ITB ? 
kalau beda kwalitasnya jelas menerimanya juga relatif mudah..
Hanya saja umumnya perusahaan memang untuk rekruitment awal lebih memerlukan S1 
karena gajinya masih lebih murah dari S2 maupun S3 dengan peluang bisa dididik 
lebih berorientasi ke tempat kerjanya termasuk  kompetensinya ?

Alasannya karena perusahaan yang ada di Indonesia masih terbatas trading. Jadi 
ya jangan harap mereka mau menerima S2/S3 atau melakukan penelitian. 
Banyak pengusaha datang ke saya: "Pak, ada barang yang bisa saya bantu jual?"
Coba kalau jadi peneliti atau dosen di luar negeri, nggak akan ada pertanyaan 
seperti itu.

Kenapa males omong di Indonesia ? masalahnya dimana ? kalau berkibar diluar 
negeri yang untung luar negeri dong ? 

Karena hanya perusahaan luar yang mau mendanai. Memang yang untung luar negeri, 
tetapi orang Indonesia juga untung kok.
Paling tidak dari dana ini, saya bisa membantu biaya penelitian mahasiswa saya.

 Mungkin karena Mas Pekik kurang pembuktiannya ?

Kalau sudah obvious, masa mesti dibuktikan.

Kalau penggunanya banyak tentu bisa lebih murah dong  ? kenapa tidak dibuat 
standard dan portable ?

Wah kita kan tidak membicarakan energi yang kecil, tapi skala MWh atau GWh.
Jadi susah dibikin portable. 
Mungkin kalau harga minyak naik jadi US$ 200, harganya jadi murah.

Bukannya dengan friksi/slip faktor tidak mungkin nol energynya akan hilang 
sendiri yang sempat disimpan di flywheel? 

Bearingnya pakai magnet, jadi hampir nggak ada friction.


Apakah maksudnya supaya tidak terlalu fluktuatif ?

Smelter dan arc furnace menarik daya yang sangat fluktuatif. AKibatnya, 
frekuensi yang dihasilkan PLTU akan befluktuatif pula.
Untuk meredamnya kita bisa pakai flywheel atau battery.

Salam


    No virus found in this incoming message.
    Checked by AVG. 
    Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.5/1399 - Release Date: 26/04/2008 
14:17

Kirim email ke