Konsekwensi dari konversi setengah matang m.tanah ke gas ya itulah salah satunya, saya rasanya tidak pernah dengar pemerintah mensosialisasikan cara pemakaian gas yang aman sementara masarakat -terutama kelas bawah- sudah terlalu terbiasa dengan m.tanah. Ini sama juga dengan sepeda motor, yang terjadi ya bisa kita lihat sehari hari..pengendara sepeda motor seenak udelnya di jalanan, ini malah lebih parah karena "sosialisasi" dilakukan oleh produsen melalui iklan yang menggambarkan produknya sebagai yang paling wueessss ...yang lain pasti ketinggalan !! -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of hasanuddin windenda Sent: Tuesday, April 29, 2008 7:13 PM To: indonesia Subject: [indonesia] Tabung Gas Konversi Meledak, 1 Rumah Hangus di Bandung
Tabung Gas Konversi Meledak, 1 Rumah Hangus <http://www.pikiran-rakyat.com/foto/tgl_28_04_2008/Bdg-Kebakaran.jpg> SEORANG warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah di Gang H. Kosasih, RT 01 RW 01, Kel. Cempaka, Kec. Andir, Jln. Raya Cibeureum Kota Bandung, Senin (28/4) malam. Kebakaran terjadi diduga karena kebocoran gas 3 kg. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi mencapai Rp 200 juta.* USEP USMAN NASRULLOH BANDUNG, (PR).- Salah satu rumah di Jln. Raya Cibeureum No. 32, Gg. Kosasih RT 01 RW 01, Kelurahan Cempaka, Kec. Andir, Kota Bandung, hangus terbakar menyusul meledaknya satu unit tabung gas elpiji 3 kg hasil konversi, Senin (28/4) sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta lebih. Pemilik rumah, Hj. Wiwin Ruhyat (50) mengatakan, sebelum kejadian, sekitar pukul 19.00 WIB, dia menyalakan kompor gas yang dia dapat dari kantor RW untuk memasak air. "Kemudian saya tinggalkan keluar rumah. Namun, beberapa saat kemudian, Leni, menantu saya, menelefon bahwa rumah sudah terbakar," ujarnya sambil menangis. Saat kejadian, menurut Hj. Wiwin, Leni dan anaknya, Fian, sedang berada di dalam kamar bersama anak-anak mereka. Ketika ledakan terjadi, api merembet dengan cepat dan mereka tidak sempat menyelamatkan apa pun. "Semuanya terbakar, termasuk surat-surat berharga," kata Fuad (29) salah seorang anak Hj. Wiwin. Menurut Hj. Wiwin, bukan kali pertama kompor gas konversi yang dia dapat itu menimbulkan masalah. Sebelumnya, kompor gas itu juga pernah macet dan menimbulkan letupan kecil. "Regulator dan tabungnya tidak pas sehingga pernah macet dan menimbulkan percikan kecil. Setelah coba dipasang lagi akhirnya bisa. Tetapi, yang sekarang ini saya tidak tahu kenapa sampai meledak besar," ujarnya. Ahmad Bohori (50), warga yang tinggal di belakang rumah korban mengaku mendengar ledakan keras sebelum api membakar rumah Hj. Wiwin. "Kira-kira jam 19.30 WIB, saya mendengar suara ledakan keras, setelah itu orang-orang teriak ada kebakaran dan berlari keluar rumah," kata Ahmad yang turut serta membantu memadamkan api. Petugas dinas kebakaran Kota Bandung yang memimpin regu pemadam, Setiawan, mengatakan, api diduga berasal dari kebocoran tabung gas. "Diduga ada kebocoran gas yang membuat tabung gas meledak dan menimbulkan api yang besar," katanya. Kapolsek Andir M. Nana mengatakan, kejadian kebakaran karena ledakan gas ini merupakan yang pertama di wilayahnya. "Namun, kami belum bisa memastikan apakah kebakaran ini murni karena gas yang bermasalah atau kelalaian penghuni rumah," katanya Warga setempat bergotong royong membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas dinas kebakaran datang kira-kira pukul 20.00 WIB. Lima unit mobil pemadam kebakaran dari Diskar Kota Bandung dan satu unit dari pemadam kebakaran Kota Cimahi dikerahkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan pada pukul 20.30 WIB. Tujuh orang penghuni rumah selamat, namun dalam upaya pemadaman, seorang petugas, Toto Haryanto (36) terluka karena tertimpa reruntuhan tembok rumah yang terbakar. (CA-168)*** _____ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try <http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http:/mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62 sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ%20> it now.
