Perkenalkan, saya alumnus muda biologi ITB. Pupuk organik seperti yang 
dideskripsikan sudah lama di kembangkan Dr. Nyoman P Aryantha, dosen biologi 
ITB. Saya sedikit belajar dari beliau.Sekedar informasi, saat ini produsen 
pupuk organik cenderung memasang harga yang tidak bersahabat dengan petani.

Dalam grup GEC, visi misi GO SRI (Ganesha Organik SRI) adalah mendorong petani 
agar mandiri dan tidak bergantung dengan siapapun. Pembuatan pupuk mikroba dan 
pupuk organik telah diajarkan dalam pelatihan GO SRI. Bisa dibandingkan, 
apabila bergantung dengan  produsen  pupuk organik, petani mengeluarkan harga 
bervariasi mulai 20ribu-100ribu per liter. Padahal apabila petani membuat 
sendiri, bahan baku yang dikeluarkan hanya 1-2ribu rupiah saja. Sedangkan 
masalah kualitas, pupuk organik buatan petani dibandingkan buatan pabrik tidak 
nampak perbedaannya apabila diujikan ke lapangan.

Mohon maaf sebelumnya, saya termasuk orang yang menentang oportunis.Makanya 
saya agak geram apabila ada produk pupuk organik dengan harga 80ribu ke 
atas.Menurut saya harga ideal untuk pupuk organik 20rb per liter, secara 
industri sudah menguntungkan tetapi tidak memberatkan petani.

Saya dukung apabila ada yang bisa bikin pupuk organik dengan harga Rp. 5.000 - 
7.500 per liter. Kemasan yang tidak perlu mewah tapi kualitasnya harus 
prima.Saya yakin saya bisa, tapi kenapa orang lain belum melakukannya?


Stop exploiting farmers,


Aan

----- Original Message ----
From: S.Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, May 2, 2008 12:54:23 AM
Subject: [indonesia] Re: [Alumni Margoyudan123] Re: [Perkebunan] VISI PUPUK 
ORGANIK TASUKE DALAM PENGEMBANGAN  PERTANIAN ORGANIK

 Mas Zaenal,
 
Saya tidak mengomentari pupuk organik ini, hanya saya akan memeberi sedikit 
info tentang pengertian organik.
Banyak dipasarkan produksi pertanian dengan label organik. Sayuran atau 
buah organik dapat dikategorikan dalam 5 klas, yaitu bintang 1 - 5. Saya pernah 
baca dan sedikit ingat pembagiannya:
 
Klas 1. Pupuk yang dipakai organik tanpa pestisida/herbisida, tetapi 
pengairan masih dari sungai yang banyak tercemar zat kimia tsb.
 
Klas 2. Pupuk organik dengan pengairan dari sumur sendiri atau mata 
air
 
Klas 3. Tanah disekeliling pertanian dengan jarak tertentu dibersihkan 
hingga tidak mengganggu atau mencemari air tanah yang akan dipakai sebagai 
irigasi
 
Klas 4. Pertanian tidak berdekatan atau jauh terisolir dari pertanian 
lain. Hingga tidak terpengaruhi oleh bahan kimia pertanian didekatnya.
 
Klas 5.Seperti padi huma/ladang di suku Dayak, Baduy dll, betul betul dari 
alam, baik pupuk maupun airnya. Atau pertanian sekitar hutan.
 
Ini sekedar yang saya ingat. Jadi kalau ada iklan sayuran/ buah organik ya 
masih harus diteliti lagi.
 
S.Rahardjo
 
 
 
  ----- Original Message ----- 
  From:   Achmad 
  Zaenal Abidin 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Cc: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED]   ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]   ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Friday, May 02, 2008 5:58 AM
  Subject: [Alumni Margoyudan123] Re:   [Perkebunan] VISI PUPUK ORGANIK TASUKE 
DALAM PENGEMBANGAN PERTANIAN   ORGANIK
  

        Mas Riza, Amar, Rum Data, Basuki, Utju, Wisnu, Inung, dan   Rekans,

TASUKE ini singkatan apa ? dan atau artinya apa ?
Apa   bedanya dengan pupuk organik kompos ?
Apakah sama dengan pupuk organik yang   digunakan 
PT. Agribisnis Ganesha ? Ganesha SRI ?
Jika berbeda, apanya   yang berbeda ?
Apakah pupuk ini/organik hanya cocok untuk padi 
organik   saja ? atau juga cocok untuk tanaman 
Jagung, singkong/ketela, tebu,   kedelai, jarak pagar, sawit ?
Karena sekarang di dunia sedang krisis   kekurangan 
bahan makan dan energi, dimana jenis jenis tanam 
tersebut   sangat mendukung ketersediaan bahan 
makan dan energi/BBN, maka dengan   lahan yang luas 
di Indonesia mohon pencerahannya yang detail dan   
serius (untuk sementara unsur iklan 
dikesampingkan dulu) :-) demi   menjaga dengan 
jujur kwalitas pupuk dan hasil yang   sebenarnya.
Bagaimana membedakan pupuk organik yang asli 
dengan yang   palsu ? (misalnya oplosan dengan pupuk sembarangan atau tanah) :-(
Apakah   tanaman tumpang sari misal 
jagung/ketela/ padi (kering/gogo) dengan   jarak 
pagar bisa menggunakan pupuk yang sama dalam kebun yang sama   ?
Apakah jenis pupuk dibawah ini/organik cocok 
untuk semua jenis tanah   ? subur maupun yang gersang/lempung ?
Apakah telah terbukti pupuk dibawah   ini sesuai dengan visinya?

Salam,
Zaenal

At 00:24 30/04/2008,   Riza Ghazali R. wrote:

>MEMBANGUN DESA MANDIRI MODERN DAN BERBASIS   TEKNOLOGI UNTUK MENUJU
>INDONESIA   SEJAHTERA
>
>PENGANTAR.
>Indonesia merupakan Negara Agraris   yang menempatkan hasil bumi
>sebagai komoditi andalan. Dewasa ini,   sebagian besar lahan
>pertanaman di berbagai wilayah di Indonesia banyak   mengalami
>kerusakan, yang diindikasikan dengan penurunan kualitas   dan
>kuantitas hasil bumi dan pertanaman, sehingga terjadi   peningkatan
>pengunaan bahan - bahan kimia untuk   mengatasinya.
>
>Pengunaan bahan - bahan kimia memang memberikan   peningkatan hasil
>bumi dalam waktu singkat. Masalah yang kemudian   timbul adalah
>kerusakan lahan pertanaman dalam jangka panjang. Kondisi   tersebut
>jelas memerlukan penanganan yang segera dan tepat, sehingga   kita
>memiliki ketahanan pangan yang mantap seiringi dengan   peningkatan
>kualitas hasil panen dalam jangka   panjang.
>
>Manajemen pengolahan lahan harus dirubah untuk   mengunakan bahan-
>bahan yang ramah lingkungan dan alami untuk   menghentikan kerusakan
>tanah akibat pengunaan bahan - bahan   kimia.
>
>Pada wilayah-wilayah Indonesia dimana hasil bumi   merupakan roda
>utama pengerak perekonomian, mengembangkan padi organik   dalam
>membangun desa mandiri, modern dan berbasis teknologi, berarti   juga
>meningkatkan produktifitas lahan, menekan tingkat kerusakan   lahan,
>dan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, tentunya   dengan
>pengunaan teknologi tepat sasaran yang murah dan efektif.   Sesuai
>dengan VISI PUPUK ORGANIK TASUKE yaitu " MENGEMBALIKAN   KESUBURAN
>TANAH ", maka Pupuk Organik TASUKE akan mampu untuk turut   serta
>dalam peningkatan hasil-hasil pertanaman, yang seiring   dengan
>program GO ORGANIK 2010 yang dicanangkan oleh   pemerintah.
>
>Dengan demikian Program-program PERBAIKAN LAHAN,   PENINGKATAN
>KETAHANAN PANGAN, dan PENINGKATAN HASIL PANEN perlu untuk   diikutkan
>dalam penyusunan program-program pembangunan daerah di   Indonesia,
>sehingga kegiatan - kegiatan tersebut dapat diaplikasikan   dalam
>skala luas untuk meningkatkan kesejahteraan   masyarakat.
>
>LATAR BELAKANG.
>Dengan semakin meningkatnya   kebutuhan pangan, maka usaha-usaha untuk
>dapat memacu pertumbuhan   tanaman untuk juga ikut ditingkatkan. Baik
>itu melalui rekayasa genetik   maupun dengan memacu kemampuan lahan
>dengan intensifikasi lahan.   Terutama pada desa-desa dan daerah-
>daerah di Indonesia yang   mengandalkan komoditi hasil bumi dan
>pertanaman, intensifikasi lahan   merupakan hal yang harus dilakukan
>untuk dapat meningkatkan pendapatan   daerah di Indonesia, sehingga
>tujuan desa mandiri dapat   tercapai.
>
>Di Indonesia, pada awal sistim Bimas diperkenalkan,   dimana dosis
>pemupukan tanaman padi hanya sekitar 50 - 70 Kg per   hektar, dalam
>rentang waktu 25 tahun terjadi peningkatan dosis pupuk 17   - 24 kali
>lipat. Kebutuhan pemupukan (Urea, TSP, NPK dan KCL) untuk   tanaman
>padi saat ini telah mencapai dosis total lebih dari 1.200 Kg   per
>hektar. Intensitas pemakaian bahan - bahan kimia dalam   intensifikasi
>lahan ( baik sebagai pupuk, pestisida, dan atau lainnya   ), telah
>terbukti meningkat dari waktu ke waktu. Pengunaan bahan -   bahan
>kimia tersebut memang memberikan peningkatan hasil panen   yang
>signifikan dibanding sebelumnya, sehingga dalam waktu   singkat
>pengunaan bahan-bahan kimia menjadi sangat populer terutama   di
>daerah - daerah pertanian dan per kebunan.
>
>Salah satu   dampak negatif intensifikasi lahan pertanian dan
>perkebunan dengan   pengunaan bahan-bahan kimia terhadap ekosistem
>tanah adalah Pengerasan   struktur tanah, tanah kehilangan MATERI
>ORGANIK, dan kontaminasi logam   berat dari senyawa-senyawa sida (
>Stoate et al., 2001 ). Dengan   demikian, penggunaan bahan-bahan
>kimia hanya memberikan satu masalah   baru bagi sektor pertanian dan
>perkebunan dalam jangka   panjang.
>
>Harga-harga pupuk yang tersedia di pasaran, apalagi   dengan jumlah
>kebutuhan yang semakin meningkat, akan semakin   mempersulit
>perekonomian masyarakat desa. Dengan demikian, maka sektor   pertanian
>telah menghadapi tantangan baru.
>
>Untuk   membangun masyarakat desa yang mandiri, dimana sektor
>pertanian dan   perkebunan menjadi motor penggerak roda perekonomian
>utama, perlu   dikembangkan suatu teknologi yang mudah, murah, tepat,
>dan aman untuk   jangka panjang.
>
>Aplikasi teknologi yang mampu menciptakan dan   menjaga keseimbangan
>alami secara ekologis dalam usaha pertanian yang   mampu meningkatkan
>daya dukung lingkungan dan memenuhi kebutuhan   pertumbuhan tanaman
>agar dapat berproduksi maksimal melalui pemberian   input yang optimal
>ke dalam lingkungan tempat tumbuh tanaman. Teknologi   semacam ini
>adalah TEKNOLOGI ORGANIK yang bekerja secara terpadu   dalam
>memperbaiki dan meningkatkan kualitas tanah, serta   meningkatkan
>kualitas pertumbuhan tanaman secara   bersamaan.
>
>PUPUK ORGANIK TASUKE BERPARTISIPASI PADA   PENGEMBANGAN PADI ORGANIK
>DALAM MEMBANGUN DESA MANDIRI MODERN DAN   BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK
>MENUJU INDONESIA   SEJAHTERA
>
>TEKNOLOGI PUPUK ORGANIK TASUKE, memberikan jawaban   untuk semua
>masalah tersebut diatas dengan tiga kelebihan secara   bersamaan,
>yaitu :
>
>1. MENGEMBALIKAN KESUBURAN   TANAH.
>Memperbaiki secara bertahap tanah yang telah rusak dan jenuh   dengan
>pengunaan bahan-bahan kimia, sehingga meningkatkan   produktifitas
>lahan dan mempertahan kannya untuk jangka waktu yang   panjang.
>
>2. MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN.
>Mampu   meningkatkan ketersediaan unsur-unsur hara yang lengkap dalam
>tanah dan   merangsang pembentukan hormon dan antibiotik alami,
>sehingga dapat   meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan alami tanaman
>terhadap serangan   hama dan penyakit.
>
>3. MENINGKATKAN KUALITAS DAN KUANTITAS HASIL   PANEN.
>Peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen yang berarti   juga
>terjadi peningkatan pendapatan daerah, dimana terutama   produk-produk
>organik memiliki nilai jual yang lebih   tinggi.
>
>Sebagai jawaban terhadap tantangan tersebut diatas,   dirancang sebuah
>teknologi selain rekayasa genetik ( non konstelasi   genetik
>tanaman ), yaitu TEKNOLOGI BIO DINAMIK KONSEP yang dapat   ditemukan
>dalam PUPUK ORGANIK TASUKE.
>
>A. TEKNOLOGI BIO   DINAMIK KONSEP dalam PUPUK ORGANIK TASUKE.
>Teknologi BIO DINAMIK KONSEP   diterapkan dengan melakukan penambahan
>mikro organisme unggul dialam   kedalam pupuk, yang dalam aktifitas
>hidupnya, mikro organisme ini dapat   menimbulkan dampak positif
>terhadap perbaikan tanah/lahan dan   peningkatan kualitas pertumbuhan
>tanaman yang hidup   diatasnya.
>
>Kemampuan teknologi ini telah teruji dan terbukti   berhasil guna
>dalam mengatasi kerusakan tanah, dan dapat diaplikasikan   untuk
>pertanian yang produktif dan meningkatkan produktifitas   tanaman.
>Teknologi BIO DINAMIK KONSEP mampu Membentuk dan   Menciptakan
>Keseimbangan Ekologis Alamiah.
>
>Teknologi BIO   DINAMIK KONSEP diterapkan melalui aplikasi PUPUK
>ORGANIK TASUKE, sebab   mikro organisme yang terkandung didalam Pupuk
>Organik TASUKE akan   berkembangbiak didalam tanah dan akan
>menyediakan unsur-unsur hara yang   dibutuhkan tanaman. Didalam
>tanah, unsur hara yang tertambat dalam   bentuk organik dapat diurai
>menjadi bentuk yang tersedia bagi tanaman   berkat jasa mikroorganisme
>yang terlibat dalam dekomposisi. Selain itu   MIKRO ORGANISME juga
>mampu menyediakan berbagai bahan SENYAWA ORGANIK,   seperti Asam
>Amino, Asam Organik, Alkohol rantai pendek, Antibiotika,   Fito
>Hormon, Enzim, dan senyawa organik yang merupakan   senyawa
>intermediate / sekunder ( Precursor ), senyawa yang   menjadikan
>tanaman memiliki ketahanan terhadap serangan hama dan   penyakit.
>
>B. MANFAAT PUPUK ORGANIK TASUKE.
>Manfaat Pupuk   Organik TASUKE terbagi atas dua, yaitu :
>
>1. MANFAAT untuk   TANAMAN :
>• Meningkatkan dan melipat gandakan hasil panen minimal 20 %   pada
>masa tanam pertama, yang selanjutnya akan meningkat pada   masa
>berikutnya.
>• Memacu produksi maksimal sesuai sifat unggul   tanaman.
>• Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama   dan
>penyakit, dengan menghasilkan Hormon dan Antibiotik Alami.
>•   Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas pemupukan, terutama Biaya.
>•   Memacu Pertumbuhan VEGETATIF dan GENERATIF TANAMAN, yaitu :
>•   Mempercepat dan Memperbanyak terbentuknya Bunga yang akan
>membentuk   Buah yang produktif.
>• Memperbanyak Tunas dan Cabang   produktif.
>• Mempercepat Pertumbuhan Tanaman.
>• Memperbanyak   Ruas, Tunas, serta Anakan Tanaman.
>
>2. MANFAAT untuk LAHAN /   TANAH :
>• Meningkatkan dan Memelihara Kesuburan Tanah (Sifat kimia   tanah)
>• Memperbaiki Struktur Tanah dan mengurangi Erosi (Sifat fisik   tanah)
>• Mengaktifkan dan Meningkatkan Daur Biologis dalam   sistem
>pertanian, sebab melibatkan Mikro Organisme anah yang dalam   jangka
>panjang akan meningkatkan ketersediaan Unsur Hara, terutama   unsur N,
>P, dan K (Sifat biologi tanah)
>• Meningkatkan dan   Memperkaya Unsur Hara Tanah baik Unsur Hara Mikro
>maupun Unsur Hara   Makro.
>
>Secara keseluruhan, dengan mengunakan Pupuk Organik   TASUKE akan
>menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil produksi.   Dengan
>demikian, wilayah-wilayah di Indonesia yang mengandalkan hasil   bumi
>sebagai komoditi utama, pencapaian masyarakat desa yang mandiri   akan
>lebih cepat tercapai.
>
>Pupuk Organik TASUKE tidak   hanya mampu meningkatkan hasil produksi,
>tapi juga mampu mempertahankan   peningkatan tersebut. Aplikasi Pupuk
>Organik TASUKE juga mengembalikan   kesuburan tanah dan
>mempertahankannya untuk jangka waktu yang lama.   Sehingga peningkatan
>hasil produksi dan pendapatan juga dapat   dipertahankan untuk jangka
>waktu yang lama.
>
>Demikian   VISI PUPUK ORGANIK TASUKE DALAM PENGEMBANGAN PADI ORGANIK
>DALAM   MEMBANGUN DESA MANDIRI, MODERN DAN BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK
>MENUJU   INDONESIA SEJAHTERA.



__._,_.___   Messages 
  in this topic (1) Reply (via web post) | Start 
  a new topic 
  Messages   | Files   | Photos   | Links   | Database   | Polls   | Members   
| Calendar   
  Saling percaya,   Margoyudan maju bersama membangun bangsa.

Untuk bergabung, ketik email   kosong ditujukan ke : 
[EMAIL PROTECTED] 

   
Change 
  settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email:   Switch 
  delivery to Daily Digest | Switch 
  format to Traditional 
Visit 
  Your Group | Yahoo! Groups 
  Terms of Use | Unsubscribe 
  

    
  Visit 
  Your Group 
      John McEnroe
  on 
  Yahoo! Groups
  Join him for the
  10 Day Challenge.

    Best of Y! Groups
  Discover 
  groups
  that are the best
  of their class.

    Do-It-Yourselfers
  on 
  Yahoo! Groups
  How-to ideas,
  projects and more.



  .

 
__,_._,___   #ygrp-mkp {
BORDER-RIGHT:#d8d8d8 1px solid;PADDING-RIGHT:14px;BORDER-TOP:#d8d8d8 1px 
solid;PADDING-LEFT:14px;PADDING-BOTTOM:0px;MARGIN:14px 0px;BORDER-LEFT:#d8d8d8 
1px solid;PADDING-TOP:0px;BORDER-BOTTOM:#d8d8d8 1px solid;FONT-FAMILY:Arial;}
#ygrp-mkp HR {
BORDER-RIGHT:#d8d8d8 1px solid;BORDER-TOP:#d8d8d8 1px solid;BORDER-LEFT:#d8d8d8 
1px solid;BORDER-BOTTOM:#d8d8d8 1px solid;}
#ygrp-mkp #hd {
FONT-WEIGHT:bold;FONT-SIZE:85%;MARGIN:10px 0px;COLOR:#628c2a;LINE-HEIGHT:122%;}
#ygrp-mkp #ads {
MARGIN-BOTTOM:10px;}
#ygrp-mkp .ad {
PADDING-RIGHT:0px;PADDING-LEFT:0px;PADDING-BOTTOM:0px;PADDING-TOP:0px;}
#ygrp-mkp .ad A {
COLOR:#0000ff;TEXT-DECORATION:none;}
  
<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->
  
<!--

        #ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-reco {
margin-bottom:20px;padding:0px;}
#ygrp-reco #reco-head {
font-weight:bold;color:#ff7900;}

#reco-grpname{
font-weight:bold;margin-top:10px;}
#reco-category{
font-size:77%;}
#reco-desc{
font-size:77%;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->






      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke