Political Marketing atau Marketing Politic ? Apa kira2 ini isinya ya?
2008/5/5 ibnu utama <[EMAIL PROTECTED]>: > Teman-teman, > > Ada konsep Sales, ada pula konsep Marketing. Dua hal yang berbeda namun > saling berkaitan. Walaupun saya belum pernah mengikuti TDW, namun saya bisa > menebak, bahwa yang di 'coach' oleh TDW adalah Sales, bukan Marketing. Karena > Marketing lebih luas cakupannya dan lebih "long term" kajiannya. > > Dalam penerapannya fungsi Marketing tidak hanya berkaitan dengan penjualan, > tapi justru lebih cenderung ke arah penelitian dan prediksi pasar, dan > penentuan sasaran konsumen/client. > > Ilmu Marketing sendiri sangat luas, termasuk juga di dalamnya adalah > "Product Engineering" dimana ilmu Marketing berkaitan dengan konsep > Engineering. Product Engineering ini diajarkan di jurusan Teknik Industri > dengan nama mata kuliah "Rekayasa Produk". > > Ada pula ke-ilmuan Marketing berkaitan dengan ke-organisasi-an, seperti yang > saat ini digembar-gemborkan oleh Rhenald Kasali dengan "Re-Code DNA", -nya. > Beliau termasuk yang beranggapan bahwa melalui pendekatan organisasi-lah > sebuah konsep marketing dapat berjalan dengan baik, sehingga memenuhi > tujuan-tujuan usaha. > > Yang termasuk baru adalah "Political Marketing". Ilmu ini cukup menarik bagi > kita orang Indonesia, karena saat ini kita berhadapan dengan masalah-masalah > pemilihan politik seperti pilkada dlsb. Kebetulan Thesis saya 4 tahun silam > berkaitan dengan Political Marketing ini. > > Dan masih banyak lagi kajian-kajian Marketing yang dapat menambah wawasan > kita mengenai dunia usaha. > > Sah-sah saja mengikuti TDW, namun ibaratnya sebuah obat, "obat" dari TDW > belum tentu dapat menyelesaikan semua penyakit. > > Salam, > > Ibnu Utama > ex- Mahasiswa Pasca - Pemasaran FE UI > > --- On Mon, 5/5/08, Wahyu <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > From: Wahyu <[EMAIL PROTECTED]> > > Subject: [indonesia] Re: Konsep marketing yg kuliah di Universitas vs konsep > marketingnya ? was Tung Desem Waringin siap jadi marketer Kota Solo > To: [email protected] > Date: Monday, May 5, 2008, 7:56 AM > > > > #yiv341732476 DIV { > MARGIN:0px;} > > > > > Terus terang saya memang tidak paham marketing secara formal, dan saya tidak > menganggap diri sebagai jago marketing. > saya kira anda benar. TDW pasti belajar teori dulu. > kemudian praktek baru dievaluasi. > Nah hasil evaluasi dipraktekkan lagi trus dievaluasi lagi. > Hasilnya yang paling baik baru diterapkan secara besar-besaran. > Saya juga tidak menganggap akademisi tidak perlu atau tidak berguna. > Hanya beda penerapan dan aliran saja. > Kalau praktisi hanya mau lihat hasilnya saja, ilmu darimana saja asal > hasilnya bagus yaa dipakai. > Itu saja. > > > > ----- Original Message ----- > From: herman rachman > To: [email protected] > Sent: Sunday, May 04, 2008 10:03 PM > Subject: [indonesia] Re: Konsep marketing yg kuliah di Universitas vs konsep > marketingnya ? was Tung Desem Waringin siap jadi marketer Kota Solo > > > > Teori marketing itu dibuat dari pengalaman dan penelitian. > Kelihatannya anda sendiri belum memahami apa itu marketing. > TDW juga belajar teori dulu baru menciptakan konsep sendiri, begitu juga yg > lain. > > > > > ----- Original Message ---- > From: Adi Indrayanto <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Sunday, 4 May, 2008 9:24:07 AM > Subject: [indonesia] Re: Konsep marketing yg kuliah di Universitas vs konsep > marketingnya ? was Tung Desem Waringin siap jadi marketer Kota Solo > > Maaf, anda sendiri apa pernah belajar dari TDW? Lalu setelah > dipraktekan apakah benar kemampuan marketing anda meningkat? > > salam, > > -ai- > > > 2008/5/4 Wahyu <[EMAIL PROTECTED]>: > > > > > > Dear All, > > > > Setahu saya janji beliau benar kok. > > Selama ini pihak2 yang sudah di-Coach TDW sangat puas. > > Metoda TDW adalah Street Smart Marketing, artinya marketing dengan cara > > "Yang Penting Laku" dengan cara2 yang sudah terbukti ampuh yang diambil > dari > > Guru-Guru marketing dunia yang bukan akademisi tapi praktisi bukan dengan > > teori2 text Book. > > Bedanya para praktisi adalah, mereka mencoba dengan cara tes lapangan dan > > begitu sukses ilmu itu ditularkan, Sehingga biasanya sudah proven. > > Sedangkan akademisi adalah teoritis dan studi kasus yang kadang sudah > > kadaluarsa yang tidak di-update. > > > > Bedanya lagi praktisi adalah mengajarkan pengalaman, sedangkan akademisi > > kebanyakan tidak mempunyai pengalaman lapangan. > > Sebagai contoh, banyak Dosen marketing, ilmu bisnis yang tidak pernah > jualan > > dan tidak punya bisnis. > > Bagaimana bisa Dosen mengajarkan sales tapi tidak pernah jualan. > > > > Hal ini yang banyak terjadi di sekolah kita. Banyak pelajaran cuma baca > buku > > dan banyak tidak bisa dipraktekkan. > > Sebaiknya ada semacam praktek kerja yang benar-benar nyata agar bisa > > dievaluasi terapannya.. > > > > Jadi, kembali lagi ke TDW. Beliau selalu mencari yang terbaik di dunia dan > > belajar darinya dan langsung dipraktekkan. Begitu berhasil langsung > > ditularkan. > > Misal untuk Sales beliau belajar sama Jay Abraham Jenius Marketing yang > > mengguncang dunia. Belajar selama 5 hari bayar USD 25.000, tapi ilmunya > bisa > > menghasilkan 100x lipat. > > Untuk Sales belajar sama Joe Girad pemegang rekor dunia sales rata-rata > > menjual 4 mobil setiap hari selama 4 tahun. > > Sebelumnya juga TDW memegang autorised consultant untuk Robert T Kiyozaki > > dan Anthony Robbins, Pelatih sukses no1 di dunia. > > > > Semoga bisa memberi pencerahan. > > > > > > salam, > > > > wahyu > > > > > > > > > > > > > > > > ----- Original Message ----- > > From: Achmad Zaenal Abidin > > To: [EMAIL PROTECTED] > > Cc: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; > > [EMAIL PROTECTED] > > Sent: Saturday, May 03, 2008 10:57 PM > > Subject: [indonesia] Konsep marketing yg kuliah di Universitas vs konsep > > marketingnya ? was Tung Desem Waringin siap jadi marketer Kota Solo > > > > Temans, > > > > Saya jadi penasaran dengan Tung Desem yang awalnya dulu terkesan hanya > > seorang marketing MLM. > > > > Tetapi setelah President Direktur Indo Mobil Subronto Laras di zaman krisis > > mempercayakan kepada Tung Desem Waringin untuk meningkatkan pemasaran > > sekaligus sebagi advisornya, saya jadi makin pengin tahu tentang > > keandalannya sebagai marketing. > > > > Apakah benar janji janji Tung Desem akan menaikkan laba sekian puluh persen > > bahkan ratusan persen ? > > Jika benar, lalu apa perbedaan yang sesungguhnya antara belajar bisnis > > marketing di bangku kuliah (management marketing dsb) di universitas dengan > > apa yang dipelajari dan dimiliki oleh Tung Desem ? > > > > Salam, > > Zaenal > > > > At 22:34 03/05/2008, sri d. wrote: > > > > > > Edisi : Minggu, 04 Mei 2008 , Hal.III > > Tung Desem Waringin siap jadi marketer Kota Solo > > > > > > Solo (Espos) Motivator Marketing, Tung Desem Waringin menggelar seminar > > dengan tema Mastering Influence di Diamond Convention Center Solo, Sabtu > > (3/5). > > Seminar yang bertujuan meningkatkan marketing skill tersebut ditujukan > > kepada para pebisnis, eksekutif, pejabat dan pihak-pihak lain yang > > diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian di Solo sebagai magnet baru > > di Indonesia maupun mancanegara. > > "Dalam materi Mastering Influence ini antara lain mempelajari bagaimana > > menjual ide/jasa/produk dalam waktu tiga detik atau kurang, meledakkan > omzet > > penjualan sampai dengan 2000 persen," ujar Tung ketika menggelar konferensi > > pers dengan sejumlah wartawan di Ruang VIP B Diamond Convention Centre, > > sesaat sebelum dimulainya seminar tersebut, Sabtu. > > Dalam seminar tersebut, Tung berkomitmen untuk menjadi marketer Kota Solo > > dan memiliki ketertarikan secara personal untuk ikut mendukung program Solo > > dalam melakukan city branding, sekaligus mensukseskan World City Heritage. > > Pada kesempata itu pula, Tung juga berbagi ilmu tentang cara memberikan the > > irresistible sensational offer, formula ajaib dalam menjual dan 12 cara > > untuk menyentuh pasar perusahaan. > > "Kami yakin ilmu yang didapat dari seminar tersebut akan mampu meng-upgrade > > skill penjualan berbagai individu, instansi, perusahaan, pejabat dan > > sebagainya, yang akhirnya akan menjadikan butterfly effect yang dahsyat > > terhadap wilayah Soloraya," kata Tung. - sry > > > > __._,_.___ > > Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic > > Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar > > Saling percaya, Margoyudan maju bersama membangun bangsa. > > > > Untuk bergabung, ketik email kosong ditujukan ke : > > [EMAIL PROTECTED] > > > > Change settings via the Web (Yahoo! ID required) > > Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format > > to Traditional > > Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe > > Visit Your Group > > Check out the > > > > Y! Groups blog > > > > Stay up to speed > > > > on all things Groups! > > Yahoo! Groups > > > > w/ John McEnroe > > > > Join the All-Bran > > > > Day 10 Club. > > Learn to live > > > > a full life with these > > > > healthy living > > > > groups on Yahoo! > > . > > > > __,_._,___ > > -- > Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta > kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan > akhirat. > > Info pengelolaan milis Indonesia next better : > http://pub.nextbetter.net/files/info-milist-indonesia.txt > > > > Sent from Yahoo! Mail. > A Smarter Email. > > > > ____________________________________________________________________________________ > Be a better friend, newshound, and > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. > http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ > > > -- > Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta > kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan > akhirat. > > Info pengelolaan milis Indonesia next better : > http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt > ���fڕ�]jV����i���)ޮ�z�����j'Z�)f��^�z%��z�Z��"�Ʋjxjy��������K�Ț���zh�y��j�jwn�&�jv��*ڴ�ߢ����h����)b��ݢw��������i��nnw�������z�ߊW��h���b��'zȚ�w��
