Temans,
Apakah ada yang mempunyai informasi berbeda
dengan informasi dibawah ini sebagai balancing atau klarifikasi ?
Salam,
Zaenal
From: "Mansyur Alkatiri" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, 4 Jun 2008 11:58:01 +0700
Subject: [anggotaicmi] Membongkar Jaringan AKKBB (Bag.1)
[]
Membongkar Jaringan AKKBB (Bag.1)
Oleh : <http://swaramuslim.net/>Redaksi 03 Jun
2008 - 9:00 pm <http://swaramuslim.com/comments.php?id=5978_0_15_0_C>
[]
Nama Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama
dan Berkeyakinan (AKKBB) menjadi buah bibir
setelah peristiwa rusuh di silang Monas pada
hari ahad siang, 1 Juni 2008. Sebelumnya,
aliansi ini sering kali diidentikan dengan
gerakan pembelaan terhadap kelompok sesat
Ahmadiyah, sebuah kelompok yang mengaku bagian
dari Islam namun memiliki kitab suci
Tadzkirahbukan al-Qurandan Rasul Mirza Ghulam
Ahmad, bukan Rasulullah Muhammad SAW.
Jika menilik perjalanan historis dan ideologi
kelompok sesat Ahmadiyah dengan AKKBB, maka akan
bisa ditemukan benang merahnya, yakni permusuhan
terhadap syariat Islam, pertemanan dengan
kalangan Zionis, mengedepankan berbaik sangka
terhadap non-Muslim dan mendahulukan kecurigaan terhadap kaum Muslimin.
[]
Ketika Ahmadiyah lahir di India, Mirza Ghulam
Ahmad mengeluarkan seruan agar umat Islam India
taat dan tsiqah kepada penjajah Inggris, dan
mengharamkan jihad melawan Inggris. Padahal saat
itu, banyak sekali perwira-perwira tentara
Inggris, para penentu kebijakannya, terdiri dari
orang-orang Yahudi Inggris seperti Jenderal
Allenby dan sebagainya. Dengan kata lain, seruan
Ghulam Ahmad ini sesungguhnya mengusung kepentingan kaum Yahudi Inggris.
Bagaimana dengan AKKBB? Aliansi cair ini terdiri
dari banyak organisasi, lembaga swadaya
masyarakat, dan juga kelompok-kelompok
keagamaan, termasuk kelompok sesat Ahmadiyah.
Mereka yang tergabung dalam AKKBB adalah:
* Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP)
* National Integration Movement (IIM)
* The Wahid Institute
* Kontras
* LBH Jakarta
* Jaingan Islam Kampus (JIK)
* Jaringan Islam Liberal (JIL)
* Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF)
* Generasi Muda Antar Iman (GMAI)
* Institut Dian/Interfidei
* Masyarakat Dialog Antar Agama
* Komunitas Jatimulya
* eLSAM
* Lakpesdam NU
* YLBHI
* Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika
* Lembaga Kajian Agama dan Jender
* Pusaka Padang
* Yayasan Tunas Muda Indonesia
* Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)
* Crisis Center GKI
* Persekutuan Gereja-gereeja Indonesia (PGI)
* Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci)
* Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI)
* Gerakan Ahmadiyah Indonesia
* Tim Pembela Kebebasan Beragama
* El Ai Em Ambon
* Fatayat NU
* Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta
* Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali
* Koalisi Perempuan Indonesia
* Dinamika Edukasi Dasar (DED) Yogya
* Forum Persaudaraan antar Umat Beriman Yogyakarta
* Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Solo
* SHEEP Yogyakarta Indonesia
* Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya
* Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya
* LSM Adriani Poso
* PRKP Poso
* Komunitas Gereja Damai
* Komunitas Gereja Sukapura
* GAKTANA
* Wahana Kebangsaan
* Yayasan Tifa
* Komunitas Penghayat
* Forum Mahasiswa Syariahse-Indonesia NTB
* Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok
* Forum Komunikasi Lintas Agama Gorontalo
* Crisis Center SAG Manado
* LK3 Banjarmasin
* Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulsel Makassar
* Jaringan Antar Iman se-Sulawesi
* Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG Kalsel) Banjarmasin
* PERCIK Salatiga
* Sumatera Cultural Institut Medan
* Muslim Institut Medan
* PUSHAM UII Yogyakarta
* Swabine Yasmine Flores-Ende
* Komunitas Peradaban Aceh
* Yayasan Jurnal Perempuan
* AJI Damai Yogyakarta
* Ashram Gandhi Puri Bali
* Gerakan Nurani Ibu
* Rumah Indonesia
[]
kunjungannya Gus Dur awal Mei 2008 lalu ke
ISrael menerima penghargaan dari Simon
Wiesenthal Center. Simon Wiesentel Center adalah
sebuah LSM terkenal di Amerika Serikat yang
melindungi kaum Yahudi internasional.
Menurut data yang ada, AKKBB merupakan aliansi
cair dari 64 organisasi, kelompok, dan lembaga
swadaya masyarakat. Banyak, memang. Tapi
kebanyakan merupakan organisasi ladang tadah
hujan yang bersifat insidental dan aktivitasnya
tergantung ada curah hujan atau tidak.
Maksudnya, kelompok atau organisasi yang hanya
dimaksudkan untuk menampung donasi dari sponsor
asing, dan hanya bergerak jika ada dana keras yang tersedia.
Namun ada beberapa yang memang memiliki ideologi
yang jelas dan bergerak di akar rumput. Walau
demikian, yang terkenal hanya ada beberapa dan
inilah yang menjadi motor penggerak utama dari aliansi besar ini.
Keseluruhan organisasi dan kelompok ini
sebenarnya bisa disatukan dalam satu kata,
yakni: Amerika. Kita tentu paham, Amerika adalah
gudang dari isme-isme yang aneh-aneh seperti
gerakan liberal, gerakan feminisme, HAM,
Demokrasi, dan sebagainya. Ini tentu dalam
tataran ide atau Das Sollen kata orang Jerman.
Namun dalam tataran faktual, yang terjadi di
lapangan ternyata sebaliknya. Kalangan
intelektual dunia paham bahwa negara yang paling
anti demokrasi di dunia adalah Amerika, negara
yang paling banyak melanggar HAM adalah Amerika,
negara yang merestui pasangan gay dan lesbian
menikah (di gereja pula!) atas nama liberalisme
adalah Amerika, dan sebagainya. Dan kita tentu
juga paham, ada satu istilah yang bisa
menghimpun semua kebobrokkan Amerika sekarang ini: ZIONISME.
Bukan kebetulan jika banyak tokoh-tokoh AKKBB
merupakan orang-orang yang merelakan dirinya
menjadi pelayan kepentingan Zionisme
Internasional. Sebut saja Abdurrahman Wahid,
ikon Ghoyim Zionis Indonesia. Lalu ada Ulil
Abshar Abdala dan kawan-kawannya di JIL, lalu
Goenawan Muhammad yang pada tahun 2006 menerima
penghargaan Dan David Prize dan uang kontan
senilai US$ 250, 000 di Tel Aviv (source:
indolink.com), dan sejenisnya. Tidak terhitung
berapa banyak anggota AKKBB yang telah
mengunjungi Israel sambil menghujat gerakan
Islam Indonesia di depan orang-orang Ziuonis Yahudi di sana.
Mereka ini memang bergerak dengan mengusung
wacana demokrasi, HAM, anti kekerasan,
pluralitas, keberagaman, dan sebagainya. Sesuatu
yang absurd sesungguhnya karena donatur utama
mereka, Amerika, terang-terangan menginjak-injak
prinsip-prinsip ini di berbagai belahan dunia
seperti di Palestina, Irak, Afghanistan, dan sebagainya.
Jelas, bukan sesuatu yang aneh jika kelompok
seperti ini membela Ahmadiyah. Karena Ahmadiyah
memang bagian dari mereka, bagian dari upaya
pengrusakkan dan penghancuran agama Allah di muka bumi ini.
Bagi yang ingin mengetahui ideologi aliansi ini
maka silakan mengklik situs-situs kelompok
mereka seperti
<http://www.libforall.com/>libforall.com ,
<http://www.islamlib.com/>Islamlib.com dan lainnya.
Walau demikian, tidak semua simpatisan maupun
anggota AKKBB yang sebenarnya menyadari 'The
Hidden Agenda' di balik AKKBB, karena agenda
besar ini hanya diketahui oleh pucuk-pucuk
pimpinan aliansi ini, sedangkan simpatisan
maupun anggota di tingkat akar rumput kebanyakan
hanya terikat secara emosionil kepada
pimpinannya dan tidak berdasarkan pemahaman dan
ilmu yang cukup.(bersambung/rz/eramuslim)
[]
Di saat umat Islam berjuang membebaskan tanah
Palestina, para cendikiawan "liberal" justru
"berjabat tangan" dengan Israel dan menemui
Shimon Peres. Nampak Dr. Syafiq Mughni dan Abdul
A'la [NU] menghadiri upacara keagamaan Yahudi
----------