kayaknya bisa nanya ke Rulan aja Pak Zaenal..

Mukhlason

On 6/6/08, Net Competency <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Aww
>  Saya hanya ingin mengingatkan,
>  bahwa meskipun ini era banjir informasi, ada ayat Al Qur'an yang perlu
>  diperhatikan,
>  yaitu
>  terkait berita-berita yg strategis apalagi mission-critical, kita
>  harus kembali ke pimpinan-pimpinan komunitas Islam yg dipercaya.
>
>  Ingat "pimpinan" loh, bukan selebritis/tokoh yg muncul di media/tv/internet.
>
>  Jangan sampai era kebebasan informasi, era Web 2.0 kita malahan
>  meninggalkan panduan Al Qur'an dan "membebaskan" diri kita dalam
>  informas yang mengalir dari berbagai pihak yg tidak jelas, tidak
>  teruji, dan tidak ada apapun yg bisa digunakan untuk melakukan
>  validasi.
>
>  Ini hanya akan menjadikan kita sebagai BUIH yg dihempas ombak dari
>  kiri dan kanan.
>
>  Www
>
>
>  Eko Budhi S
>
>  2008/6/6 Achmad Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED]>:
>
> > Temans,
>  >
>  > Apakah ada yang mempunyai informasi berbeda dengan informasi dibawah ini
>  > sebagai balancing atau klarifikasi ?
>  >
>  > Salam,
>  > Zaenal
>  >
>  > From: daulaypd daulay <[EMAIL PROTECTED]>
>  > Date: Thu, 5 Jun 2008 02:51:49 +0800 (SGT)
>  > Subject: [anggotaicmi] Kesaksian Seorang Anggota JIL tentang Kerusuhan 
> MONAS
>  >
>  > Dari milis sebelah, ini ada kesaksian tentang kerusuhan di MONAS. 
> Sepertinya
>  > menarik untuk dibaca. Silahkan dianalisa, dikritisi, dan juga konfirmasi
>  > kepada pihak-pihak terkait.
>  >
>  > -----------------------------------------------
>  >
>  > Untuk menyakinkan tulisan ini, saya perlu memperkenalkan diri dulu,
>  > nama Saya adalah Nong Darol Mahmada, saya salah seorang aktivis
>  > Jaringan Islam Liberal dan saya aktif di JIL sejak berdirinya JIL.
>  > Dalam kesempatan sekarang izinkan saya memberikan kesaksian kepada
>  > kawan-kawan sebangsa dan setanah air melalui milis ini kejadian
>  > sebenarnya dibalik kejadian yang terjadi di Monas pada tanggal 1 Juni
>  > yang lalu.
>  >
>  > Perlu kawan-kawan ketahui bersama bahwa aksi ini merupakan aksi yang
>  > telah di skenariokan oleh pihak pemerintah untuk mengalihkan isu BBM
>  > yang sedang marak ditengah masyarakat. Aliansi Kebangsaan untuk
>  > Kebebasan Beragama dan Beryakinan (AKK BB) hanya dijadikan kedok saja
>  > untuk mencegah agar ajaran Ahmadiyah tidak dibubarkan.
>  >
>  > Setelah presiden SBY menaikan harga BBM, kalangan kontributor JIL
>  > Goenawan Mohammad, Hamid Basyaib, Rizal Mallarangeng, Denny JA,
>  > Nasaruddin Umar melakukan pertemuan secara diam-diam di kediaman SBY
>  > di Cikeas, Bogor. Hal ini mereka bisa akses langsung kedalam berkat
>  > orang dalam yaitu Andi Malarangeng yang notabene kakak kandung dari
>  > Rizal Mallarangeng.
>  >
>  > Dalam pertemuan ini membahas isu yang berkembang di tengah masyarakat
>  > mengenai aksi demo-demo yang dilakukan adek-adek mahasiswa. Lalu SBY
>  > selaku presiden dan kepala pemerintah meminta kalangan JIL
>  > mengalihkan isu yang sedang berkembang di masyarakat dengan isu lain.
>  > Rizal M, yang merupakan pemuda JIL yang cerdas memberikan usul
>  > bagaimana isu kenaikan BBM yang sekarang ini diupayakan diganti
>  > dengan isu membubarkan Front Pembela Islam (FPI) dengan mengangkat
>  > isu pembubaran ajaran Ahmadiyah. Karena selama ini JIL selalu
>  > mendapatkan perlakuan keras dari FPI.
>  >
>  > Lalu setelah mendapatkan 'restu' dari presiden Goenawan Mohammad,
>  > Hamid Basyaib dan Rizal Mallarangeng datang ke markas JIL di Jl. Utan
>  > Kayu No. 68 H Utan Kayu. Di Kedai Tempo mereka membahas bagaimana
>  > membuat skenario agar anggota FPI bisa melakukan tindakan anarkis dan
>  > perusakan yang membuat masyarakat tidak simpati lagi dengan FPI. Lalu
>  > setelah melakukan diskusi selama 3 jam, ketiga kontributor JIL itu
>  > akhirnya berhasil membuat skenario yang bagus, dengan memanfaatkan
>  > momentum kelahiran Pancasila pada tanggal 1 Juni, mereka akan membuat
>  > semacam aksi simpatik (damai) dalam kebebasan beragama dan
>  > berkeyakinan. Aksi ini dilakukan di Monas, yang mana para peserta
>  > yang hadir sudah disetting sedemikian rupa agar anggota FPI turut
>  > datang dan membubarkan asyik tersebut. Mereka sangat paham betul,
>  > bahwa massa FPI sangat mudah sekali untuk dipancing agar melakukan
>  > kekerasan dan pengerusakan.
>  >
>  > Setelah membuat skenario tersebut lalu Goenawan Mohammad, menghubungi
>  > SBY melalui ponselnya, setelah mendengar penjelasan dari Goenawan
>  > Mohammad secara terperinci, akhirnya presiden menyetujui aksi
>  > tersebut dan akan mentrasferkan dananya sebesar 10 miliard rupiah
>  > untuk melancarkan aksi tersebut.
>  > Malam sebelum kejadian, beberapa pentolan JIL berkumpul di markas
>  > JIL, termasuk saya sendiri. Waktu itu yang hadir sangat ramai sekali
>  > dan sedang membahas persiapan untuk aksi besok pagi. Dari beberapa
>  > kawan-kawan yang diberikan tugas juga sudah selesai menjalankan
>  > tugasnya seperti mengundang kalangan pers media cetak dan media
>  > elektronik untuk hadir di acara tersebut. Orang-orang Ahmadiyah pun
>  > bersedia mengerahkan beberapa massanya untuk menghadiri aksi damai
>  > besok. Begitu juga dengan FPI, sudah dikontak melalui SMS membuat isu
>  > kalau besok jamaah Ahmadiyah, akan menggelar aksi damai di silang
>  > damai.
>  >
>  > Saya tidak tahu bagaimana persiapan dari FPI untuk merespon isue
>  > tersebut, tetapi nyatanya besok pagi ketika aksi damai itu sedang
>  > berlangsung dengan membawa nama AKKBB FPI datang dengan belasan truk
>  > dan ratusan anggotanya melakukan pemukulan kepada anggota aksi
>  > tersebut. Yang akhirnya terjadi aksi kekerasan tersebut. Hal ini yang
>  > diketahui dikalangan anggota FPI adalah aksi tersebut adalah aksi
>  > yang dilakukan umat Ahmadiyah sehingga secara kasar dan memaksa
>  > membubarkan aksi tersebut.
>  >
>  > Dari pemaparan dalam tulisan saya disini harus kawan-kawan milis
>  > ketahui bahwa,
>  > 1. Bahwa aksi kekerasan yang terjadi di Monas itu merupakan suatu
>  > skenario yang dilakukan pemerintah dan pihak JIL untuk mengalihkan
>  > isu BBM.
>  > 2. Aksi yang terjadi di Monas itu, JIL ingin FPI dibubarkan karena
>  > selama ini FPI merupakan yang menjadi sandungan kalau JIL melakukan
>  > aksi.
>  > 3. Dari jamaah Ahmadiyah dengan aksi ini, diharapkan mendapatkan
>  > simpati dari masyarakat Indonesia agar organisasi ini tidak jadi
>  > dibubarkan.
>  > 4. Kalangan petinggi JIL telah sekian kalinya, mendapatkan keuntungan
>  > untuk memanfaatkan situasi dan kondisi yang ada.
>  >
>  > Demikian tulisan ini saya buat dengan sebenarnya, karena hal ini yang
>  > membuat saya selalu merasa bersalah dan berdosa telah bersama-sama
>  > dengan kawan-kawan JIL melakukan pemutaran balikan fakta. Saya harap
>  > kawan-kawan setanah air dan sebangsa mau menyebarkan email kekawan-
>  > kawan sekalian. Terima kasih.
>  >
>  > Salam
>  >
>  > Nong Darol Mahmada
>  >
>  >
>
>
> --
>  Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
>  kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan 
> akhirat.
>
>  Info pengelolaan milis Indonesia next better :
>  http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>


-- 
M. Ari Mukhlason
-----------------------------
http://aerogift.com
YM&FS : [EMAIL PROTECTED]
HP     : 0818-223-062
email : [EMAIL PROTECTED]

-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke