Sepakat Mas.. Oleh karenanya saya sibuk memahami posting2 di: http://pkswatch.blogspot.com/
Reiza ----- Original Message ---- From: Net Competency <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 11, 2008 5:23:45 AM Subject: [indonesia] Re: Fwd: [santri-3in1] Preview : Sang Murobbi @ PKS Kota Bekasi .Com Aww Itu kenapa saya posting ttg trailer ini ... Apa yg Anda sampaikan jelas sekali dimuat di dalam trailer itu :) Coba perhatikan apa yg saya quote dari dalam trailer itu. Perhatikan kata-kata Neno Wariswan di dalam trailer itu : " Tetapi saya lihat banyak dari pemimpin ummat ini ... lupa ustadz ... Apa gerangan yang membuat dunia lebih menarik dari dakwah ini ? " Jadi ingat saat belajar Artificial Neural Network dulu ... Nampaknya di dalam jaringan internal PKS sendiri pun tengah melakukan "self-learning". Ada upaya buat melakukan intropeksi ... karena di sini ada kader-kader yg iklhas, yg peduli, tetapi dalam berbagai kasus terdapat juga yang gagal. Saya tidak tahu pasti, berapa jumlah yang gagal, berapa banyak ... tetapi kalau alumni-alumni Institut Teknologi Bandung bisa bergerak dgn 3M, minimal jumlah yg ikhlas itu bisa bertambah satu, bertambah satu ... bertambah satu ... Kita bisa !!! Ingat film itu ttg ustadz Rahmad Abdullah, bukan ttg ustadz Dayat (HNW), atau ustadz Tifatul, atau ustadz Anis Matta ... mereka manusia biasa yg bisa melakukan kesalahan. Dan mereka, dan juga anggota-anggota DPR/DPRD hanya bagian kecil dari komunitas ini ... yg tidak ada apa-apanya tanpa peran Anda :) Www Eko Budhi S 2008/6/11 Achmad Chamdani Eka P. <[EMAIL PROTECTED]>: > Menurut saya, nggak ada satu parpolpun yang bener bener memikirkan rakyat di > Indonesia. > Dan yang parah lagi, banyak yang sekedar menjadikan agama sebagai komoditas > untuk kampanye, > mencari konstituen dan ujung ujungnya kekuasaan dan uang. > > PKS-pun ibarat setali tiga uang dengan parpol lain. Seperti parpol lain, > tidak nampak apa yang bisa dinikmati rakyat > dari perjuangan mereka. Bukti riil misalnya Kabupaten Bekasi dan Kota Depok, > DPRD mayoritas PKS dan bupatinya > serta walikotanya dari PKS. Keduanya tetap tidak ada perubahan yang > significant, malah cenderung > morat marit. > > Buat saya pribadi, pilihan bijak dalam pemilu legislatif adalah : GOLPUT. > Minimal memberi pembelajaran > supaya partai partai yang ada tidak geer dalam mengklaim bahwa mereka > didukung rakyat.
