Maksudnya bagus Pak. Tinggal ada ga anggota milis
ini yang sejalan. Kalau milis IAE ITB silahkan dibahas oleh alumni EL ITB.
Alumni jurusan lain sepertinya ga punya kepentingan di situ. Personally, saya
cuma concern ke IA ITB pusat bukan IA ITB Jakarta, karena saya bukan di
Jakarta. Sepertinya hal semacam ini menjadi tanggung jawab pengurus IA/IAE ITB
pusat/jakarta. Pengurus mestinya mengerti dan bisa menjawab pertanyaan pak
AZA.
Mendingan IA ITB buat milis yang jelas
sekalian....jelas administratornya, jelas netiquette nya. jadi klo ada
pesan di sensor, member di ban, sudah jelas alasannya. milisnya
juga mendingan bikin sendiri, ga numpang di yahoo/googlegroups plus
dienkripsi. modal dikit kek...masak kalah ama PPI Australia (perkumpulan
pelajar Indonesia)...bisa bikin fasilitas email sendiri....I te beh
geeethoooo...
Sent: Saturday, June 28, 2008 3:52 PM
Subject: [indonesia] Milist IA ITB dan EL ITB milik/dikuasai
[EMAIL PROTECTED], apakah pengurus
IAE ITB dan IA ITB ? bagaimana baiknya ?
Dear Pengurus IA ITB Pusat, IAE ITB, IA ITB Jakarta dan para
Alumni ITB Yts,
Setelah kami perhatikan dengan seksama ternyata
administrator milist EL ITB dan IA ITB adalah seseorang dengan email
[EMAIL PROTECTED].
Pertanyaannya
adalah :
1. Siapakah gerangan yang mempunyai email
[EMAIL PROTECTED] ? yang selalu
bersembunyi dengan tidak pernah menampilkan nama/angkatan/jurusan sebenarnya
?
2. Apakah yang bersangkutan alumni ITB ? jurusan apa dan angkatan berapa ?
dari kelompok siapa/group bisnis/gerakan mana ?
3. Apakah yang bersangkutan
telah pernah memperoleh
mandat dari Pengurus IA ITB pusat dan IAE ITB
untuk menggunakan nama EL-ITB dan IA ITB dalam membuat milist
untuk
komunikasi antar anggota alumni Elektro ITB dan
Ikatan Alumni ITB Pusat ?
4. Jika telah memperoleh mandat, mengapa Pengurus
baru IAE ITB dan IA ITB Pusat tidak mempunyai akses sebagai administrator milist
EL ITB dan IA ITB ?
5. Beberapa yang telah terjadi adalah
:
a. Tidak nyambung/updatednya antara jumlah pemilih Ketua
Umum IA ITB dengan data yang terdaftar di milist IA ITB.
b. Tidak terciptanya iklim demokratis dan adil di milist EL ITB dan IA ITB
dengan cara
memblock dan bahkan memkick atau memban selamanya anggota/suara
tanpa
peringatan yang tidak
sesuai dengan aspirasi administrator, padahal suara/opini tersebut merupakan
masukan masukan yang penting untuk kebaikan para alumni EL ITB
dan
ITB untuk sekarang
maupun yang akan datang, demi kemajuan bangsa Indonesia yang berilmu dan
bertaqwa kepada Allah swt.
6. Untuk menjaga kemurnian dan infiltrasi
dari hal hal yang tidak sesuai dengan missi dan visi Para Pengurus IAE ITB, IA
ITB Pusat dan IA Itb jakarta, maka kami usulkan untuk
:
a. Para Pengurus baru IAE ITB, IA ITB Pusat dan IA
ITB Jakarta, harus mempunyai akses sebagai administartor di milist EL ITB, IA
ITB Pusat dan IA ITB Jakarta.
b. Para moderator milist EL
ITB, IA ITB Pusat dan IA ITB Jakarta harus mempunyai keterwakilan dari para
Pengurus baru IAE ITB, IA ITB Pusat dan IA ITB Jakarta.
c.
Para moderator milist EL ITB, IA ITB Pusat dan IA ITB Jakarta harus mempunyai
keterwakilan dari per angkatan di ITB.
d. Jika butir a.
sampai dengan c. tidak bisa terpenuhi, maka Pengurus baru IAE ITB, IA ITB dan IA
ITB Jakarta harus melarang penggunaan nama milist EL ITB, IA ITB dan IA
ITB
Jakarta karena tidak
sesuai/merepresentasikan/mengakomodir semua anggota IAE ITB, IA ITB Pusat dan IA
ITB Jakarta baik yang mayoritas maupun minoritas sehingga
tidak
terjadi TIRANI satu kelompok
terhadap kelompok lain sesama alumni ITB, yang untuk menghindarinya Pengurus
baru IAE ITB, IA ITB Pusat dan IA ITB Jakarta harus
membuat
milist sendiri resmi untuk
para anggota EL ITB, IA ITB Pusat dan IA ITB Jakarta yang bisa mengakomodir
semua anggota alumni ITB yang tergabung dalam IAE ITB, IA ITB
Pusat
dan IA ITB Jakarta karena
disamping biaya tidak mahal, juga sangat bermanfaat untuk integrasi dengan
database anggota alumni ITB dan bebas kepentingan dari
luar/perorangan/kelompok.
Salam,
Zaenal EL77