Kalau boleh saya juga ingin hadir dalam dengar pendapat di DPR tentang hasil Team Nas BBN. :-)

Salam,
Zaenal

At 10:46 07/07/2008, Wisnu Martono wrote:

Alhamdulillah, ada kang Ishom, sobat lama saya.
Saya sepakat, kang Ishom, bahwa Keppres 10/2006, apalagi Timnas BBN, sama sekali tidak identik dengan jarakpagar. Keppres itupun tidak secuilpun menyebut jarakpagar.

Akan tetapi, karena pemimpin Timnas nya adalah orang yang nyata-nyata pro jarakpagar, bahkan saya menduga beliau terpilih karena konsep jarakpagarnya, mau tidak mau orang mengkonotasikan Keppres ini (dan juga Timnas BBN) amat condong (paling tidak, pada awal kelahirannya) ke arah jarak pagar. Menjelang kelahiran Keppres 10/2006, amat mudah menemukan pendapat (mereka yang nantinya menjadi tokoh kunci Timnas) bahwa dibandingkan dengan apapun (sawit, tebu, singkong), jarakpagar paling baik untuk mensejahterakan petani. Bahkan, lembaga terhormat seperti PT PNM (Permodalan Madani Nasional), dengan bangganya mengitung keunggulan jarakpagar sebagai pengentas kemiskinan. Belum lagi situs-situs resmi pemerintah, sama saja.

Jadi, walaupun secara formal Keppres 10/2006 dan Timnas BBN bukan Keppres atau Timnas jarakpagar, for all practical pusposes, mereka adalah jarakpagar.

Saya pribadi ragu, apakah akan ada Keppres 10/2006 dan Timnas BBN, kalau saja konsep pengentasan jarakpagar tidak didengungkan secara intensif sejak awal?

Anyway, saya sepakat dengan permintaan kang RDP, mbok laporan Timnas BBN jangan terkesan misterius. Hanya diberikan kepada pihak-pihak yang tidak punya keinginan mengkritisi. Toh Timnas dibayari dengan uang rakyat.

Dan, saya kok ingin ikut hadir di dengar pendapat dengan DPR itu.







--- On Mon, 7/7/08, Faizul Ishom <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Faizul Ishom <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [IndoEnergy] Percuma tidak ada wakil petani dan tidak tahu harga Pertamina beli
To: [EMAIL PROTECTED]
Received: Monday, 7 July, 2008, 9:55 AM
AWW,
Pak Wisnu dan teman-teman yang lain.
Mohon dapat dilihat lagi Keppres 10/2006.
Tugas Timnas BN adalah koordinasi kebijakan, blueprint dan rencana aksi.
Tugas Timnas BBN akan berakhir Juli 2008.
Alhamdulillah semua tugas yang di berikan sesuai dengan keppres sudah dilaksasanakan dan tentunya sudah kami laporkan ke yang memberikan tugas. Lapoaran pun bukan Asal Bapak Senang, tapi kita sesuaikan dengan kondisi lapangan. Timnas BBN bukan Timnas jarak pagar, sehingga di laporan tsb ada tebu, sawit, singkong dll. Walau sudah kita usahakan semaksimal kemampuan, tentunay amsih ada yang kurang berkenan.
Insya Alloh Akhir bulan ini kami di undang ke DPR untuk Rapat Evaluasi.
Silahkan datang kalau ada waktu.
Terima kasih.
Ishom
pendamping Tim nas BBN





----------
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
From: wisnuam2003@ yahoo.com. au
Date: Sun, 6 Jul 2008 19:12:21 -0700
Subject: Re: [IndoEnergy] Percuma tidak ada wakil petani dan tidak tahu harga Pertamina beli


mas Zaenal,
1. Dibutukan kepastian harga, walau itu juga belum menjamin petani mau.
Timnas BBN, dengan dasar tidak jelas (atau jelas, menguntungkan pemroses minyak jarak) menetapkan harga biji Rp500/kg. Dan harga ini tidak pernah direvisi Timnas BBN. Jadi, jangan salahkan kalau banyak pihak mengira harga belinya ya ini.

2. Sampeyan boleh saja menawarkan harga Rp 1500/kg. Siapa yang njamin kalau harga ini menjadi floor-price selamanya? Di lapangan malah, kadang, ada yang berani menawarkan lebih. Tetap saja petani (CMIIW) tidak tertarik. Kalau petani disuruh menanggung resiko (gak tahu apakah nanti tetap ada yang mau beli, apalagi dengan harga bagus), apa sampeyan tidak kasihan dengan mereka? 3. Subsidi BBM tidak ada kaitannya dengan kesejahteraan petani. Hanya karena (misalnya saja) subsidi BBM Rp7rb seliter, tidak dengan sendirinya kita pantas menyuruh petani tanam jarak pagar dan merugi. Kalau mau, bayar biji jarak dari petani sedemikian rupa sehingga harga biodieselnya sama dengan solar non subsidi. Rp2000/kg nampaknya pantas, dengan asumsi yield 10ton/ha/th. Biasanya orang kota, apalagi politisi, lalu mencak-mencak. 4. Lebih bagus saya mengaku membela petani, walau hidup saya di kota, daripada menjerumuskan petani dengan ikut menari dengan irama "gendang" Timnas BBN karena saya mendapat keuntungan finansial. Itu lebih jahat mas. 5. Semua orang tahu lah, BBN itu tidak identik dengan biodiesel jarakpagar. Ada lainnya. Orang juga tahu, energi alternatif itu tidak cuma BBN. Jadi, kenapa mesti memaksa jarakpagar jadi energi alternatif? 6. Keppres 10/2006, yang digunakan pendukung BBN untuk membenarkan aktivitas mereka, bicara soal pengentasan kemiskinan. Sama sekali tidak ada urusan dengan produksi bahanbakar nabati murah. Jadi, mestinya kita semua bersuara sama: petani jangan dibikin lebih miskin. Disitu Timnas BBN plin plan. Basisnya mengentaskan kemiskinan, tapi sama sekali tidak memperhitungkan kesejahteraan petani. Hanya mengejar harga BBN murah. Sampai kapanpun program mereka tidak akan jalan. Dan saya sudah bicara ini sejak 2006 pak. Ketika semua orang sedang terpesona oleh "pohon uang" ini. Dengan hitungan, tentu saja.
Salam,





--- On Mon, 7/7/08, Achmad Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote:
From: Achmad Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED] co.id>
Subject: Re: [IndoEnergy] Percuma tidak ada wakil petani dan tidak tahu harga Pertamina beli
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Received: Monday, 7 July, 2008, 7:22 AM
Mas Rosihan Anwar, Mas Wisnu dan Rekans,
Koq yang dipakai patokan Rp. 500,-/kg terus sih ? :-(
Saya kan sudah berani beli Rp. 1.500,-/kg untuk biji jarak bahan baku biodiesel. Untuk apa menyalahkan terus team Nas BBN ? seharusnya kita mencari solusi/titik temu dengan : 1. Butuh informasi dari petani beneran bukan petani padi karena memang tidak sama produktifitas padi dan jarak. Bukan pula mengaku atau mewakili petani, karena biaya hidup petani beneran dengan mengaku/membela petani tetapi hidupnya dikota berbeda :-(
2. Harga beli/biaya produksi solar dari Pertamina sebelum di subsidi,
3. Selain jarak pagar, apa lagi biji lain untuk bahan baku biodiesel dan ethanol yang bisa dibudidaya dalam jumlah banyak yang tidak bisa digunakan sabagai bahan makanan ?
Salam,
Zaenal
At 01:17 07/07/2008, Rosihan Anwar wrote:


bapak2 yth.
orangtua saya petani. walaupun petani padi bukannya petani jarakpagar. namun mungkin problem keduanya tak jauh berbeda. bila ketemu saya, beliau selalu mengeluhkan: harga & langkanya pupuk, harga & kualitas bibit, biaya tanam dan harga beli gabah. berkaitan dengan problem BBN, harga yang ditawarkan Timnas BBN untuk buah jarakpagar sebesar Rp 500,-/kg kan pasti sudah memperhitungkan dengan asumsi-asumsi harga bibit, pupuk, biaya tanam, biaya panen, jumlah produksi/ha. tahun dsb yang sudah ditetapkan. namun apabila ternyata kondisi di lapangan biaya-biaya untuk menghasilkan 1 (satu) kg buah jarakpagar melenceng dari asumsi-asumsi yang ditetapkan Timnas, pastinya harga Rp 500,-/kg pun sudah tidak menguntungkan lagi bagi petani. petani mana yang mau jual hasil panennya < harga produksinya. .. betul kata pak wisnu, jangan sampai misi BBN murah menebas kaum miskin (petani). Dzolim lah. ya mestinya si penjahat lah yang harus ditebas. penjahat pemalsu pupuk dan penjahat pemanipulasi bibit. dan memang kinerja timnas BBN gak ada sama sekali keisep bau keringatnya. ternyata bukan timnas bola saja yang jeblok timnas BBN juga gak jauh bedanya kali.

terimakasih
wassalam

----- Original Message ----
From: Wisnu Martono <wisnuam2003@ yahoo.com. au>
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Sunday, July 6, 2008 6:51:21 AM
Subject: Re: [IndoEnergy] Percuma tidak ada wakil petani dan tidak tahu harga Pertamina beli
Mas Zaenal,
Ada pepatah bule bunyinya, don't shoot the messenger just because he/she bring bad news to you. Saya hanya memprediksi, jauh ketika tidak ada orang yang percaya program jarakpagar akan gagal. Tanpa ada prediksi saya pun, program jarakpagar dengan struktur yang sekarang, akan gagal. Jadi, tidak ada kaitannya saya tidak menanyakan petani terus saya keliru. Buktinya, sampai masa tugas Timnas BBN mau selesai tanggal 24 Juli ini, tidak ada orang yang mengklaim diuntungkan karena jualan biji jarak.
Yang diuntungkan adalah para penjual bibit jarak, yang jelas bukan petani.
Atau birokrat yang ketiban program pembuatan mesin pemeras.
Cukup banyak berita di koran, yang menyatakan petani tidak mau dibayar Rp1000/kg. Berapa yang dimaui petani, juga tidak ada yang tahu. Yang jelas, di Cilacap, petani menuntut Rp 5000/kg. Saya tidak perlu cek, karena ada di koran. Kalau hitungan saya, petani hanya untung di atas harga Rp 2000/kg. Tentu saja, saja tidak asal hitung. Kalau anda search nama saya di google, dan kaitkan dengan jarakpagar, anda akan ketemu tulisan saya. Di situ anda akan tahu, siapa saya. Yang jelas, bukan baru sekali saya dituduh sebagai kakitangan orang minyak. Repot mas, kalau setiap tanggapan kritis lalu dikaitkan dengan tuduhan bernada "pembunuhan karakter".Sebaiknya anda kenal saya dulu, sebelum menuduh seperti itu. Saya gampang ditemui di google kok. Beruntung, saya diberi kemudahan berfikir kritis karena pekerjaan saya sehari-hari memang menuntut saya kritis. Bagaimana kalau saya tuduh juga anda adalah rent seeker dari kebodohan petani? Anda hanya akan untung kalau petani dibikin buntung? Persis penjual bibit yang dapat revenue sampai 15kali lipat dalam tempo 3 bulan.Makanya sangat getol menjerumuskan petani untuk bertanam jarakpagar. (Tentu saja, maaf kalau semua tuduhan saya salah. Saya hanya ingin mengingatkan, jangan memfitnah hanya karena pendapat kita beda mas). Saya tidak seburuk yang anda kira. (Saya adalah sobat mas RDP di milis sebelah, walau pekerjaan saya amat jauh dari yang dikerjakan beliau. Jadi, kalau mau cek saya orang minyak atau bukan, tanya beliau saja. Percuma kalau saya membantah). Kalau Pertamina diuntungkan dengan biodiesel pasti tidak mengubah B5 menjadi B2.5. Dan jangan minta saya membuktikan apa-apa, hanya karena saya tahu B5 dirubah menjadi B2.5. Sebenarnya gampang, membuktikan saya salah. Anda tanam sendiri saja jarakpagar. Nanti akan tahu apakah policy Timnas BBN salah atau tidak. (Jangan-jangan anda kakitangan Timnas BBN ya. Wah, kenapa saya jadi suudzon begini).


--- On Sun, 6/7/08, Achmad Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED] <http://co.id/>co.id> wrote:
From: Achmad Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED] co.id>
Subject: [IndoEnergy] Percuma tidak ada wakil petani dan tidak tahu harga Pertamina beli
To: [EMAIL PROTECTED] <http://ups.com/>ups.com
Cc: [EMAIL PROTECTED] <http://r.net/>r.net
Received: Sunday, 6 July, 2008, 4:31 AM
Mas Wisnu dan Rekans,
Maaf ya, kalau saya ambil kesimpulan (mudah2an salah) bahwa Mas Wisnu ini hanya asal kontra saja terhadap BBN dan tidak ada usaha untuk menumbuhkan BBN di Indonesia. :-( Buktinya tidak pernah bertemu dengan petani tetapi seolah bertindak sebagai petani yang maunya harga sangat tinggi Rp. 5.000,-/kg yang tidak mungkin laku sebagai biodiesel di Indonesia untuk saat sekarang, tetapi juga tidak tahu harga beli pertamina berapa serta tidak pernah coba membeli dari para broker biji jarak berapa sehingga tidak tahu harga broker berapa, padahal salah satu yang membuat tidak ketemu antara pembeli dan penjual biji jarak adalah broker. Dilain pihak Mas Wisnu juga tidak kasih sama sekali alternatif selain jarak pagar apa saja....? Jangan jangan karena Mas Wisnu dari salah satu Oil Company yang mensponsori harga BBM fossil naik terus karena BBN tidak bisa dibuat murah ? :-(
Salam,
Zaenal
At 17:28 01/07/2008, Wisnu Martono wrote:

Mas Zaenal,
Saya memang tidak menghubungi petani.
Pertama, saya dasarkan hitungan saya, harga Rp 1500/kg hanya masuk kalau yield di atas 10ton/ha/th. Kedua, wong nyari petani yang mau nanam dan jual aja susah kok. Kalau pun ada yang nanam, kebanyakan kok kegiatan proyek. Dan belum menghasilkan.
Ketiga, berita di koran, petani Cilacap hanya mau dibeli Rp5000/kg.
Keempat, lha kalau menurut anda harga segitu sudah bagus, sampeyan tanam sendiri mas. Pasti lebih gede untungnya. Kalau anda hanya mau beli dengan harga segitu, berarti anda sendiri tidak akan untung kalau lebih.
No.2 saya tidak tahu soal ini.
Apalagi nomer 3. Saya bukan orang Pertamina.
--- On Mon, 30/6/08, Achmad Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote:
From: Achmad Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED]
co.id>
Subject: Re: [IndoEnergy] "Minyak Gendruwo" Buatan ITS Lebih Hemat dari Minyak Tanah
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Received: Monday, 30 June, 2008, 11:42 PM
Mas Wisnu,
Koq jawabnya tidak lengkap ?
1. Apakah benar telah hubungi petani petaninya ? dengan harga Rp.1.500,-/kg tidak mau ? 2. Bagaimana dengan teman teman yang maunya jual Rp. 10.000,- sd Rp. 30.000,-/kg terus ? 3. Berapa harga Pertamina produksi/beli BBM solar/liter ? dan berapa ongkos produksi/beli BBM premium per liter ?
Salam,
Zaenal
At 22:51 30/06/2008, Wisnu Martono wrote:

Mas Zaenal,
Jangan salah menilai harga. Benar, harga Rp1500/kg itu sudah 3 kali harga "mimpi kalee" Timnas BBN yang Rp500/kg. Tapi, berapa cost untuk menghasilkan sekilo bjii jarak? Petani sebenarnya tidak mikir harga per se, tapi mikir keuntungan. Boleh saja harga (suatu komoditas) cuma Rp1000/kg (ibaratnya lho ya), kalau untungnya (ibaratnya lagi lho ya) Rp500/kg, itu lebih bagus daripada harga Rp1500/kg, tapi rugi. Jadi, sampeyan keliru kalau kebingungan, wong dikasih harga 3x lipat kok masih ndak mau. Kesalahan yang sama dilakukan Timnas BBN. Hanya berfikir soal harga, tapi tidak berfikir soal keuntungan (petani). Ya gak ada petani yang sudi nanam. Sebenarnya mudah saja kok, untuk menaksir berapa harga biji jarak yang wajar dari sisi petani. Ada mas Tri dari PT Titan tuh, yang udah nanam. Coba beli dari mas Tri, Rp500/kg. Ngamuk gak, dianya. (Sorry mas Tri, tak rasani). Kalau mas Tri "ngamuk" ditawari harga segitu, memangnya petani juga gak boleh ngamuk? Tanya sama mas Tri, sampai harga berapa dia mau lepas biji jarak yang dia tanam dengan membayar petani. Perasaan saya kok mengatakan, mas Tri paling tidak minta dibayari Rp1500/kg keatas. Itupun kalau yieldnya 5 ton/ha/thn. Kurang dari itu, mas Tri pasti minta dibayari lebih tinggi. Pola pikir seperti ini yang jarang dipahami oleh "orang pinter" macam kita yang berdiskusi di milis. Blunder Timnas BBN yang dipenuhi banyak orang pinter juga ada di sini. Menyederhanakan masalah petani.
--- On Mon, 30/6/08, Achmad Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote:
From: Achmad Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED] co.id>
Subject: Re: [IndoEnergy] "Minyak Gendruwo" Buatan ITS Lebih Hemat dari Minyak Tanah
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Cc: [EMAIL PROTECTED] r.net
Received: Monday, 30 June, 2008, 7:45 PM
Mas Wisnu dan Rekans,
Apakah benar telah hubungi petani petaninya ? dengan harga Rp.1.500,-/kg tidak mau ? (padahal sudah jauh lebih tinggi dibanding Teamnas BBN yang Rp. 500,-/kg) yang berarti dengan assumsi per tahun 5 ton/ha sudah mencapai penghasilan Rp.7.500.000, -/tahun/ha ? atau Rp. 625.000,-/ha/ bulan ? jangan jangan petani yang tidak mau karena biasa hidup dikota juga yang overheadnya tinggi ? :-( Yang lebih mengkhawatirkan lagi, kalau masih menganggap sama dengan biji untuk bibit jarak pagar yang maunya dijual Rp. 10.000,- sd Rp. 30.000,-/kg oleh pedagang? :-( Koq tidak ada yang jawab ya berapa harga Pertamina produksi/beli BBM solar/liter ? dan berapa ongkos produksi/beli BBM premium per liter ? :-(
Salam,
Zaenal




Get the name you always wanted with the <http://au.rd.yahoo.com/mail/taglines/au/y7mail/default/*http://au.mail.yahoo.com/?p1=ni&p2=general&p3=tagline&p4=other>new y7mail email address.





Get the name you always wanted with the <http://au.rd.yahoo.com/mail/taglines/au/y7mail/default/*http://au.mail.yahoo.com/?p1=ni&p2=general&p3=tagline&p4=other>new y7mail email address.



----------
Connect to the next generation of MSN Messenger <http://imagine-msn.com/messenger/launch80/default.aspx?locale=en-us&source=wlmailtagline>Get it now!



Get the name you always wanted with the <http://au.rd.yahoo.com/mail/taglines/au/y7mail/default/*http://au.mail.yahoo.com/?p1=ni&p2=general&p3=tagline&p4=other>new y7mail email address.
__._,_.___
<http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy/message/6085;_ylc=X3oDMTM0dmQwNmxtBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BG1zZ0lkAzYwOTAEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxMjE1NDAyODQ4BHRwY0lkAzYwODU->Messages in this topic (4) <http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy/post;_ylc=X3oDMTJwNHJ0djJlBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BG1zZ0lkAzYwOTAEc2VjA2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxMjE1NDAyODQ4?act=reply&messageNum=6090>Reply (via web post) | <http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy/post;_ylc=X3oDMTJlMTkyZjNqBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTIxNTQwMjg0OA-->Start a new topic <http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy/messages;_ylc=X3oDMTJlcDYxcGNpBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNmdHIEc2xrA21zZ3MEc3RpbWUDMTIxNTQwMjg0OA-->Messages | <http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy/database;_ylc=X3oDMTJjdWhqMHZsBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNmdHIEc2xrA2RiBHN0aW1lAzEyMTU0MDI4NDg->Database | <http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy/polls;_ylc=X3oDMTJmdWk3YjkxBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNmdHIEc2xrA3BvbGxzBHN0aW1lAzEyMTU0MDI4NDg->Polls | <http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy/calendar;_ylc=X3oDMTJkc2wxNGtvBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNmdHIEc2xrA2NhbARzdGltZQMxMjE1NDAyODQ4>Calendar
TAHUKAH ANDA:
- Geothermal hanya menyumbang 800MW listrik (2.5% kebutuhan listrik) dan hanya 4% dari 20,000 MW of geothermal potential Indonesia !
- Potensi geothermal Indonesia 40% dari Potensi geothermal dunia !
MARKETPLACE

<http://us.ard.yahoo.com/SIG=13r7sdsom/M=624381.12730922.13032918.10835568/D=groups/S=1705171464:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1215410048/L=/B=K90hC0Je5FU-/J=1215402848846112/A=5396684/R=0/SIG=14ejsu8ik/*http://media.adrevolver.com/adrevolver/href?banner=197792&place=26143&url_=http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/display.com?cid=bbi00027>Yahoo! Groups users, check out this limited time offer from Blockbuster!<http://us.ard.yahoo.com/SIG=13r7sdsom/M=624381.12730922.13032918.10835568/D=groups/S=1705171464:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1215410048/L=/B=K90hC0Je5FU-/J=1215402848846112/A=5396684/R=1/SIG=14ejsu8ik/*http://media.adrevolver.com/adrevolver/href?banner=197792&place=26143&url_=http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/display.com?cid=bbi00027> Rent DVDs free for a month!
<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkNzZqdWphBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMjE1NDAyODQ4>
Yahoo! Groups

<http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy/join;_ylc=X3oDMTJmOTR0ZDgzBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNmdHIEc2xrA3N0bmdzBHN0aW1lAzEyMTU0MDI4NDg->Change settings via the Web (Yahoo! ID required) Change settings via email: <mailto:[EMAIL PROTECTED] Delivery: Digest>Switch delivery to Daily Digest | <mailto:[EMAIL PROTECTED] Delivery Format: Traditional>Switch format to Traditional <http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy;_ylc=X3oDMTJkZGJtcjRlBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwNmdHIEc2xrA2hwZgRzdGltZQMxMjE1NDAyODQ4>Visit Your Group | <http://docs.yahoo.com/info/terms/>Yahoo! Groups Terms of Use | <mailto:[EMAIL PROTECTED]>Unsubscribe
Recent Activity
* 3 <http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy/members;_ylc=X3oDMTJmcTdrZzNuBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZtYnJzBHN0aW1lAzEyMTU0MDI4NDg->New Members <http://groups.yahoo.com/group/IndoEnergy;_ylc=X3oDMTJldDMwbDkxBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzYwNTgzMzYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTcxNDY0BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTIxNTQwMjg0OA-->Visit Your Group
Y! Messenger

<http://us.ard.yahoo.com/SIG=13oqggu0k/M=493064.12016274.12445679.8674578/D=groups/S=1705171464:NC/Y=YAHOO/EXP=1215410048/L=/B=LN0hC0Je5FU-/J=1215402848846112/A=3848576/R=0/SIG=12e714ic8/*http://us.rd.yahoo.com/evt=42403/*http://messenger.yahoo.com/feat_photos.php>Send pics quick

Share photos while

you IM friends.
10 Day Club

<http://us.ard.yahoo.com/SIG=13ormk5kl/M=493064.12016283.12445687.8674578/D=groups/S=1705171464:NC/Y=YAHOO/EXP=1215410048/L=/B=Ld0hC0Je5FU-/J=1215402848846112/A=5202316/R=0/SIG=11aijbghb/*http://new.groups.yahoo.com/allbrangroup>on Yahoo! Groups

Share the benefits

of a high fiber diet.
Get in Shape

<http://us.ard.yahoo.com/SIG=13p3imscs/M=493064.12016300.12445692.11323196/D=groups/S=1705171464:NC/Y=YAHOO/EXP=1215410048/L=/B=Lt0hC0Je5FU-/J=1215402848846112/A=5170417/R=0/SIG=11b5gu1oe/*http://new.groups.yahoo.com/specialKgroup>on Yahoo! Groups

Find a buddy

and lose weight.
.

__,_._,___  

Kirim email ke