Yah...sayang banget dong kalau selesksinya cuma untuk doktor lulusan luar 
negeri. Padahal belum tentu juga lulusan LN lebih berkualitas dan mengerti 
bagaimana memimpin Indonesia. Sepertinya paradigma pendidikan LN lebih baik 
dari pada pendidikan DN masih melekat kuat di Indonesia. Kalau begini, bagimana 
pendidikan Indonesia bisa bangkit? sama halnya kita menganggap produk impor 
lebih Ok dari produk lokal. Akhirnya produk lokal bisa mati karena kehilangan 
kepercayaan dari konsumen nya sendiri.
Bukannya dalam Islam diajarkan untuk menyerahkan sebuah perkara kepada ahlinya? 
La kalau ternyata produk lokal ada yang ahli, kenapa harus mengejar produk 
impor? 
Intinya, siapa yang berkualitas itu yang diberi kesempatan.
Salam,Joko 



Date: Tue, 5 Aug 2008 06:09:42 -0700From: [EMAIL PROTECTED]: [indonesia] Re: 
[IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres?To: [email protected]





Kemarin saya ditawari informal untuk ikut jadi Tim Suksesnya Rizal Malaranggeng 
oleh salah seorang sahabat saya, segera setelah saya menyelesaikan studi dan 
kembali ke Indonesia pada pertengahan 2009. Emm, I have to consider about that, 
kandidat mana yang memberi opsi dan tawaran lebih baik untuk saya, dan 
mempunyai visi-misi-tujuan yang dapat membawa perubahan lebih baik untuk 
Indonesia.As we know, Freedom Institute-nya RM sangat terkait dengan Bakrie 
Group dan ExxonMobil. Silahkan dianalisa lebih lanjut,, hehehe...
Sembari itu, lebih baik saya menyukseskan terlebih dahulu Simposium 
Internasional 100 tahun Harkitnas di Berlin, 10-13 November 2008. Untuk 
keterangan lebih lanjut dapat membuka http://www.si-2008.com  **iklan 
gretong**Btw, saya copy-paste artikel di DetikNews di bawah ini. Sebenarnya 
saya kebingungan, karena ada dua makna. Makna pertama apakah Capres yang 
diusung hanya kader yang bergelar murni "Ph.D." lulusan luar negeri, atau kader 
yang bergelar Doktor dan ekivalen dengan Ph.D. (seperti Dr.rer.nat., Dr.-ing., 
Dr.Eng., Sc.D., dsb.) lulusan luar negeri ??Namun tampaknya makna kedua yang 
diambil, karena Hidayat Nur Wahid juga akan ikut seleksi. Mungkin ada rekan2 
alumni ITB lulusan Doktor di luar Indonesia yang tertarik untuk ikut seleksi 
juga?? Mohon maaf, tapi tampaknya Doktor² lulusan ITB, IPB dan UI tidak dapat 
ikut seleksi. Sama seperti halnya SBY,, hehehe...---------------------Teuku 
Reiza Yuandahttp://www.linkedin.com/in/teukureizaSenin, 04/08/2008 19:34 WIBPKS 
Seleksi 300 Kader Bertitel PhD untuk Jadi CapresBaban Gandapurnama - 
detikNewshttp://www.detiknews.com/read/2008/08/04/193445/982818/10/pks-seleksi-300-kader-bertitel-phd-untuk-jadi-capresBandung
 - Selain berusia 'balita' alias di bawah lima puluh tahun, PKS juga akan 
mengajukan capres bertitel Doctor of Philosophy alias PhD. Untuk itu, 300 
kadernya yang bertitel PhD dan lulusan luar negeri akan diseleksi."Kita akan 
menyeleksi 300 kader PKS yang bergelar Phd, lulusan luar negeri, termasuk 
Hidayat Nur Wahid," ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring di sela-sela kampanye 
pasangan Taufikurahman-Abu Syauqi, calon untuk Pilwalkot Bandung di Lapangan 
Gasibu, Jl Diponegoro, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/8/2008).Tifatul kembali 
menegaskan, usia capres yang akan diusung PKS juga harus 'balita', atau di 
bawah 50 tahun."Kenapa kita mengusung yang balita, karena ada tiga misi. Yaitu 
perubahan, pelayanan, dan penyelamatan. Indonesia saat ini rusak karena adanya 
KKN, masalah ketahanan pangan, kesehatan dan kemiskinan. Itu semua bisa 
ditangani dan bisa dilakukan oleh kalangan muda," tandasnya.Sebenarnya, lanjut 
dia, pada Agustus ini PKS akan segera mengumumkan capres yang akan diusung. 
Namun, Dewan Syuro masih membahasnya. "Jadi belum tahu kapan, karena masih 
dibahas," katanya.Menurut Tifatul, syarat 'balita' tidak hanya berlaku untuk 
capres. Tetapi juga untuk para pengisi kursi di kabinet."Untuk legislatif pusat 
kita targetkan 20 persen dan mayoritas balita," tandas Tifatul.



 


----- Original Message ----From: Basuki Suhardiman <[EMAIL PROTECTED]>To: 
[EMAIL PROTECTED]: Tuesday, August 5, 2008 5:11:49 AMSubject: [indonesia] Re: 
[IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres?Bisa dijelaskan mas ,mengapa tidak setuju 
dengan Fadel ?On Mon, 4 Aug 2008, Husein Avicenna Akil wrote:> Kalo Saya tidak 
setuju dan tidak akan mendukung Fadel Muhammad maju baik sebagai capres maupun 
maupun cawalpres. Kalau masuk pada putaran ke berapapun saya tidak akan vote 
untuk Fadel Muhammad, meskipun beliau satu alumni dengan saya FT ITB.> salam,> 
husein akil ft77>> --- On Tue, 8/5/08, Muhammad Ari Mukhlason <[EMAIL 
PROTECTED]> wrote:> From: Muhammad Ari Mukhlason <[EMAIL PROTECTED]>> Subject: 
[indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres?> To: [EMAIL PROTECTED]> 
Cc: [email protected]> Date: Tuesday, August 5, 2008, 1:54 AM>> kalo 
saya setuju Bang Fadel maju.> kalo bisa gandengan sama yg muda juga, dari pks 
misalnya.> ortu saya dulu pas wisudaan saya, bertanya pada dosen2,> kapan ada 
lagi Alumni ITB (full time) yang menjadi presiden setelah>> Ir. Soekarno ?> 
Ayo, berani maju ? ndak cuman jadi pendukung presiden, tp jadilah> presiden 
!!.>> --> mukhlason 99>> On 8/5/08, db - mufti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:>> 
Kiprah dan kepedulian Fadel pada masalah-masalah Tekno Ekonomi yang banyak 
digagas oleh temen2 dari Jurusan Teknik Industri sudah beliau rekam sejak tahun 
1986an. Juga semangat menggalakkan produk dalam negeri amat menonjol dari 
beliau.>>> Kalau atmosfir "pemimpin kaum muda" bergulir menurut hemat saya bisa 
menjadi alternatif untuk tahun 2009 nanti.>> Salam dari Depok>>> Mufti/MA79>> 
--- On Tue, 8/5/08, ricky cahya andrian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:>> From: 
ricky cahya andrian <[EMAIL PROTECTED]>>> Subject: [IA-ITB] Fadel Muhammad 
calon Wapres?> To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]>> Date: Tuesday, August 
5, 2008, 8:19 AM>> ada berita Fadel Muhammad ready for Cawapres. Gimana nih 
menurut temen2?>> barusan saya baca beritanya di koran lokal. demikian> kalo 
saya punya pengalaman unik dgn dia. Satu2nya gubernur yg mau memikirkan masalah 
listrik di provinsinya sebelum bermasalah dgn jemput bola ke PLN>  > -Ricky-> 
"In Harmonia Progressio"> EL97
_________________________________________________________________
Are you paid what you're worth? Find out: SEEK Salary Centre
http://a.ninemsn.com.au/b.aspx?URL=http%3A%2F%2Fninemsn%2Eseek%2Ecom%2Eau%2Fcareer%2Dresources%2Fsalary%2Dcentre%2F%3Ftracking%3Dsk%3Ahet%3Asc%3Anine%3A0%3Ahot%3Atext&_t=764565661&_r=OCT07_endtext_salary&_m=EXT

Kirim email ke