Tentang luar negeri memang hal yg membuat bangsa kita terpukau. Tidak hanya lulusan sekolah yang digandrungi dari luar negeri, atau gula, daging dan barang2 rongsokan pun. Yang lebih aduhai lagi adalah DUKUN pun dari luar negeri. Coba aja lihat di TV, mama L kita yang satu itu digangdrungi. Baiknya tanya ama dia aja tuh, siapa yg bakal jadi presiden kita. he2.. Apikri
----- Original Message ---- From: Tatang Hernas Soerawidjaja <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, August 6, 2008 8:30:44 AM Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres? Ada tambahannya, mas Moko, Selain (1). jujur dan (2). tak nyolongan, harus (3). punya visi dan (4). berani. Yang no.1 sekarang ini memenuhi kriteria (1) dan (2), meragukan pada kriterium (3) dan babak belur pada kriterium (4). Tatang H S --- On Wed, 6/8/08, Moko Darjatmoko <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Moko Darjatmoko <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres? To: [email protected] Date: Wednesday, 6 August, 2008, 6:39 AM [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres? Lulusan LN atau DN itu tidak menjamin ngurusi negara beres. Kriteria paling mendasar sebetulnya sederhana: jujur dan tidak nyolongan -- dan berani menindak siapapun yang nyolongan. Lain-lain cukup dengancommon sense, nggak usah dipimpin pun masyarakat itu bisa mandiri, productip dan survive -- tukang becak atau penjual pebisnis kelas warteg pun bisa menjadi pemimpin yang jauh lebih baik dan "make sense" dari yang ada selama ini. Moko/ At 8/6/08, Joko Julianto wrote: Yah...sayang banget dong kalau selesksinya cuma untuk doktor lulusan luar negeri. Padahal belum tentu juga lulusan LN lebih berkualitas dan mengerti bagaimana memimpin Indonesia. Sepertinya paradigma pendidikan LN lebih baik dari pada pendidikan DN masih melekat kuat di Indonesia. Kalau begini, bagimana pendidikan Indonesia bisa bangkit? sama halnya kita menganggap produk impor lebih Ok dari produk lokal. Akhirnya produk lokal bisa mati karena kehilangan kepercayaan dari konsumen nya sendiri. Bukannya dalam Islam diajarkan untuk menyerahkan sebuah perkara kepada ahlinya? La kalau ternyata produk lokal ada yang ahli, kenapa harus mengejar produk impor? Intinya, siapa yang berkualitas itu yang diberi kesempatan. Salam, Joko ________________________________ Date: Tue, 5 Aug 2008 06:09:42 -0700 From: [EMAIL PROTECTED] Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres? To: [email protected] .ExternalClass DIV {;} .ExternalClass DIV {;} Kemarin saya ditawari informal untuk ikut jadi Tim Suksesnya Rizal Malaranggeng oleh salah seorang sahabat saya, segera setelah saya menyelesaikan studi dan kembali ke Indonesia pada pertengahan 2009. Emm, I have to consider about that, kandidat mana yang memberi opsi dan tawaran lebih baik untuk saya, dan mempunyai visi-misi-tujuan yang dapat membawa perubahan lebih baik untuk Indonesia. As we know, Freedom Institute-nya RM sangat terkait dengan Bakrie Group dan ExxonMobil. Silahkan dianalisa lebih lanjut,, hehehe... Sembari itu, lebih baik saya menyukseskan terlebih dahulu Simposium Internasional 100 tahun Harkitnas di Berlin, 10-13 November 2008. Untuk keterangan lebih lanjut dapat membuka http://www.si-2008.com **iklan gretong** Btw, saya copy-paste artikel di DetikNews di bawah ini. Sebenarnya saya kebingungan, karena ada dua makna. Makna pertama apakah Capres yang diusung hanya kader yang bergelar murni "Ph.D." lulusan luar negeri, atau kader yang bergelar Doktor dan ekivalen dengan Ph.D. (seperti Dr.rer.nat., Dr.-ing., Dr.Eng., Sc.D.,dsb.) lulusan luar negeri ?? Namun tampaknya makna kedua yang diambil, karena Hidayat Nur Wahid juga akan ikut seleksi. Mungkin ada rekan2 alumni ITB lulusan Doktor di luar Indonesia yang tertarik untuk ikut seleksi juga?? Mohon maaf, tapi tampaknya Doktor² lulusan ITB, IPB dan UI tidak dapat ikut seleksi. Sama seperti halnya SBY,, hehehe... --------------------- Teuku Reiza Yuanda http://www.linkedin.com/in/teukureiza Senin, 04/08/2008 19:34 WIB PKS Seleksi 300 Kader Bertitel PhD untuk Jadi Capres Baban Gandapurnama - detikNews http://www.detiknews.com/read/2008/08/04/193445/982818/10/pks-seleksi-300-kader-bertitel-phd-untuk-jadi-capres Bandung - Selain berusia 'balita' alias di bawah lima puluh tahun, PKS juga akan mengajukan capres bertitel Doctor of Philosophy alias PhD. Untuk itu, 300 kadernya yang bertitel PhD dan lulusan luar negeri akan diseleksi. "Kita akan menyeleksi 300 kader PKS yang bergelar Phd, lulusan luar negeri, termasuk Hidayat Nur Wahid," ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring di sela-sela kampanye pasangan Taufikurahman-Abu Syauqi, calon untuk Pilwalkot Bandung di Lapangan Gasibu, Jl Diponegoro, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/8/2008). Tifatul kembali menegaskan, usia capres yang akan diusung PKS juga harus 'balita', atau di bawah 50 tahun. "Kenapa kita mengusung yang balita, karena ada tiga misi. Yaitu perubahan, pelayanan, dan penyelamatan. Indonesia saat ini rusak karena adanya KKN, masalah ketahanan pangan, kesehatan dan kemiskinan. Itu semua bisa ditangani dan bisa dilakukan oleh kalangan muda," tandasnya. Sebenarnya, lanjut dia, pada Agustus ini PKS akan segera mengumumkan capres yang akan diusung. Namun, Dewan Syuro masih membahasnya. "Jadi belum tahu kapan, karena masih dibahas," katanya. Menurut Tifatul, syarat 'balita' tidak hanya berlaku untuk capres. Tetapi juga untuk para pengisi kursi di kabinet. "Untuk legislatif pusat kita targetkan 20 persen dan mayoritas balita," tandas Tifatul. ----- Original Message ---- From: Basuki Suhardiman <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, August 5, 2008 5:11:49 AM Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres? Bisa dijelaskan mas , mengapa tidak setuju dengan Fadel ? On Mon, 4 Aug 2008, Husein Avicenna Akil wrote: > Kalo Saya tidak setuju dan tidak akan mendukung Fadel Muhammad maju baik sebagai capres maupun maupun cawalpres. Kalau masuk pada putaran ke berapapun saya tidak akan vote untuk Fadel Muhammad, meskipun beliau satu alumni dengan saya FT ITB. > salam, > husein akil ft77 > > --- On Tue, 8/5/08, Muhammad Ari Mukhlason <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > From: Muhammad Ari Mukhlason <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres? > To: [EMAIL PROTECTED] > Cc: [email protected] > Date: Tuesday, August 5, 2008, 1:54 AM > > kalo saya setuju Bang Fadel maju. > kalo bisa gandengan sama yg muda juga, dari pks misalnya. > ortu saya dulu pas wisudaan saya, bertanya pada dosen2, > kapan ada lagi Alumni ITB (full time) yang menjadi presiden setelah > > Ir. Soekarno ? > Ayo, berani maju ? ndak cuman jadi pendukung presiden, tp jadilah > presiden !!. > > -- > mukhlason 99 > > On 8/5/08, db - mufti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kiprah dan kepedulian Fadel pada masalah-masalah Tekno Ekonomi yang banyak digagas oleh temen2 dari Jurusan Teknik Industri sudah beliau rekam sejak tahun 1986an. Juga semangat menggalakkan produk dalam negeri amat menonjol dari beliau. > > > Kalau atmosfir "pemimpin kaum muda" bergulir menurut hemat saya bisa menjadi alternatif untuk tahun 2009 nanti. > > Salam dari Depok > > > Mufti/MA79 > > --- On Tue, 8/5/08, ricky cahya andrian <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > From: ricky cahya andrian <[EMAIL PROTECTED]> > > Subject: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres? > To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] > > Date: Tuesday, August 5, 2008, 8:19 AM > > ada berita Fadel Muhammad ready for Cawapres. Gimana nih menurut temen2? > > barusan saya baca beritanya di koran lokal. demikian > kalo saya punya pengalaman unik dgn dia. Satu2nya gubernur yg mau memikirkan masalah listrik di provinsinya sebelum bermasalah dgn jemput bola ke PLN > > -Ricky- > "In Harmonia Progressio" > EL97 ________________________________ Find out: SEEK Salary Centre Are you paid what you're worth? -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
