Hari ini saya menghadiri sebuah pertemuan penting.

dalam akhir dari pertemuan tersebut, saya merasa terharu..
karena membahas mengenai ITB yang hendak ber-ulang tahun, walaupun bukan
semua yang hadir adalah alumni ITB.

ada 2 pelajaran penting yang HARUS dapat diambil hikmahnya

1. Perihal DHC yang akhirnya ditolak oleh si calon penerima itu sendiri.
- disini saya mengambil hikmanya adalah tidak selalu menghormati dan
menghargai seseorang dengan sebuah "label".
- perlu kebijaksanaan dalam mengambil timing yang tepat, sebelum itu kembali
menghujam menjadi sebuah pukulan menyakitkan.

2. peristiwa mengenaskan meninggalnya Dwi (Alm), IMG '07 dalam masa PPAB
nya.
- disini saya mengambil hikmah dengan merefleksikan pada apa yang saya alami
(baca posting saya di milist ini tentang kurang oksigen dan pingsan.
- tidak semua pekerjaan itu akan berlangsung seperti apa yang tercapai dalam
benak kita.
- perlunya kedewasaan dan sikap bijak dalam melihat dan menilai sesuatu

Saya menghimbau, apapun agama anda, apapun ras anda, apapun suku anda,
berapapun usia kita..
jangan pernah henti berdo'a dan memohon kepada Yang Suci, hanya DIA Yang
Maha Mengabulkan, Allah SWT.
Tidak akan tumpah do'a kita, tidak akan pernah habis wadahNya menampung doa'
kita, dan tidak ada permohonan yang tidak dikabulkan.

Ayo kita membuat kue yang terindah bagi almamater kita,
Semoga Allah segera mengakhiri masalah yang sedang mendera, dan
menggantikannya dengan tantangan-tantangan yang lebih kompleks dan jelas
manfaatnya bagi kita yang mengaku sebagai hamba-Nya, sebagai makhluk-Nya
yang bijak dan beradab.

Saya yakin...
Allah mengabulkan setiap dentuman do'a kita, yang terucap maupun yang tidak
terucap..
akan bergemuruh Arsy ketika kita berdo'a..
Malaikat akan berlomba mencatat dan ikut meng"amin" kan do'a kita..

Bukankah, Muhammad SAW, yang hidup 15 abad yang lalu, sesungguhnya adalah
makhluk-Nya yang juga hidup didalam diri kita masing-masing?
karena Muhammad SAW adalah Rahmat bagi semesta alam..

Ayo kita tanggalkan "pakaian" kita, ayo kita tanggalkan "kelicikan dan
kepicikan" kita, ayo kita tanggalkan "sifat-sifat keji" yang ada pada kita,
ayo bersama kita berjalan.. jangan biarkan Muhammad SAW menangis..

Semoga yang terbaik bagi kita,
Semoga yang terbaik bagi Institut Teknologi Bandung,
Semoga yang terbaik bagi  tempat dimana Dinamika bangsa ini mulai
tercipta...

Amin.

# Tribas

Kirim email ke