Saya jug pernah mengalami hal seperti itu.
Salam
Wirjawan
Mohammad Andri Budiman wrote:
Rekan-rekan yth.,
Saya tidak tahu apa lagi yang salah di negara ini. Kisah di bawah
menceritakan, Alimin yang hanya punya *Rp. 5 juta* di tabungan,
kemudian - /for some mysterious reasons/ - tiba-tiba *"naik" menjadi
Rp. 13 triliun*, dan saat lainnya ternyata *ada "penarikan Rp. 22
triliun"* sehingga tabungannya menjadi *minus Rp. 9 triliun.
/
/*/Two questions remain in my head:/
-1. Sejak kapan seseorang bisa men-debet uang lebih daripada saldo?
-2. Dan apakah bisa nantinya saldo minus tersebut "dipelintir" menjadi
hutang si nasabah?
Salam,
CA
Source:
http://www.detiknews.com/read/2010/02/08/122507/1295059/10/kisah-alimin-rp-13-triliun-yang-kaya-sekaligus-miskin-mendadak
--begins--
Kisah Alimin 'Rp 13 Triliun' yang Kaya Sekaligus Miskin Mendadak
Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
dok detikcom
Makassar - Alimin, terkejut bukan kepalang saat mengetahui dana
tabungannya di Bank M melonjak pesat menjadi Rp 13 triliun. Dan dia
lebih terkejut lagi karena tak lama kemudian tabungannya justru
menjadi minus Rp 9 triliun.
Alimin adalah petani sederhana di kota Pare-pare, Sulawesi Selatan.
Tak hanya sederhana, dia juga gemar menabung. Sedikit demi sedikit,
hasil kerja kerasnya disimpan di Bank M cabang Pare-pare.
Sekitar November 2008, Alimin mendatangi kantor Bank M cabang
Pare-pare. Dia berniat meminta print out tabungannya untuk mengetahui
data terbaru jumlah tabungannya. Jantung Alimin mendadak berdegup
keras saat melihat deretan angka di buku tabungannya.
"Saldo tabungan saya tertulis Rp 13 triliun. Uang itu masuk pada
tanggal 3 November 2008. Padahal tabungan saya hanya sekitar Rp 5
juta," ungkap Alimin kepada detikcom melalui telepon, Senin (8/2/2010).
Wajar memang bila jantung Alimin mendadak berdegup keras. Bagi dirinya
yang cuma seorang petani, jumlah uang sebanyak itu di tabungannya
adalah sangat tidak masuk di akal. Dia senang, bercampur bingung.
Batinnya bertanya-tanya dari mana uang sebanyak itu? Bagaimana bisa
dia kaya mendadak? Ini kenyataan atau cuma mimpi?
Semua pertanyaan itu berkecamuk di benak pria berusia 43 tahun ini.
Dia juga sempat bertanya ke anaknya, apakah mengirimkan uang ke
dirinya sebanyak itu. Tentu saja sang anak menjawab dengan tegas, tidak!
Keterkejutan Alimin ternyata tidak sampai di situ. Tiga hari kemudian
dia kembali ke kantor Bank M. Dia ingin memastikan apakah uang
sebanyak itu benar-benar ada di rekeningnya. Tapi kenyataan sebaliknya
yang dia dapat.
"Ternyata ada penarikan Rp 22 triliun. Jadi tabungan saya minus Rp 9
triliun," ungkap Alimin.
Menurut Alimin, saat itu dirinya langsung lemas. Kalau itu benar,
bagaimana bisa dia membayar utang sedemikian besar. Sampai tujuh
turunan keluarganya pun utang itu tidak akan lunas.
Alimin akhirnya meminta penjelasan dari pihak Bank M. Dia memperoleh
jawaban, bahwa itu semata-mata persoalan teknis. Alimin diminta tak
perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Dananya juga dijamin tidak hilang.
Lalu mengapa Alimin baru mengungkapkan kasusnya tersebut sekarang ini?
Menurut Alimin, hal itu terkait dengan maraknya kasus rekening nasabah
sejumlah bank yang bermasalah belakangan ini. Dia khawatir, apa yang
dialaminya sekitar 1 tahun lalu lebih itu menjadi persoalan bagi dirinya.
"Memang selama ini tidak ada masalah dengan rekening saya. Saya juga
tidak diminta membayar utang Rp 9 triliun. Saya cuma khawatir ada
apa-apa nantinya. Saya ingin tahu dari mana uang itu, dan ke mana
larinya, agar tidak jadi masalah di kemudian hari," ungkap Alimin.
--ends--
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt