Ooohhh.  Saya mengerti sekarang kenapa bisnis software di Indonesia tidak 
selincah di amrik atau negara lainnya.  Selama ini saya bertanya-tanya apa 
Indonesia tidak punya software arsitek sehingga system yang besar2 harus pakai 
software jadi buatan luar negri..padahal bisa dikembangkan sendiri..kalau mau.  
Ini ada bank di luar amrik yang juga pakai JEE sebagai core.
http://www.ameinfo.com/163.html  
dan banyak lagi kalau di google core system pakai JEE.
salam,

-Irsal

--- On Tue, 2/9/10, irsal imran <[email protected]> wrote:

From: irsal imran <[email protected]>
Subject: [indonesia] Re: [Itb] Dana Tabungan Bisa Minus 9 Triliun?
To: [email protected]
Date: Tuesday, February 9, 2010, 7:12 AM

Mungkin java di Indonesia berat karena certified programmernya masih suka 
ngurusin yang lain:).  IBM?  Bukannya IBM udah mati...cuman di Indonesia aja yg 
masih hidup:).Banyak kok bank di amrik yang memamnfaatkan feature EJB..terutama 
transasction managemen dan securitynya sehingga mereka dipakai sebagai core 
system.  Tentu saja masih ada yg punya IBM tapi cuman sebagai legacy system 
yang sayang untuk dibuang:).
salam,
-Irsal

--- On Tue, 2/9/10, Eflin M Sinambela <[email protected]> wrote:

From: Eflin M Sinambela <[email protected]>
Subject: [indonesia] Re: [Itb] Dana Tabungan Bisa Minus 9 Triliun?
To: [email protected]
Date: Tuesday,
 February 9, 2010, 4:03 AM

Mandiri itu pakai Silverlake, sama kayak BRI, Bank BTPN, Bank BTN
Silverlake itu buatan IBM
Malah IBM membuat khusus server untuk BRI, saking banyaknya nasabah BRI.

Untuk core bisnis, Java itu berat bro.. 


salam
eflinms



2010/2/8 M. Irwan Hrp <[email protected]>

Emangnya core banking mandiri pakai Java ya ?



On 2/8/10, [email protected] <[email protected]> wrote:

> Ini orang IT yg bikin programnya payah.  Habis programer hebat bersertifikat

> internasional java lebih senang main milis dari pada bikin program:).

>

> Salam,

>

> -Irsal

> Coming up soon, http://www.dokterkita.net and http://www.kongkow.net

>

> -----Original Message-----

> From: Mohammad Andri Budiman <[email protected]>

> Date: Mon, 8 Feb 2010 16:38:05

> Subject: [indonesia] Dana Tabungan Bisa Minus 9 Triliun?

>

> Rekan-rekan yth.,

>

> Saya tidak tahu apa lagi yang salah di negara ini. Kisah di bawah

> menceritakan, Alimin yang hanya punya *Rp. 5 juta* di tabungan, kemudian -

> *for

> some mysterious reasons* - tiba-tiba *"naik" menjadi Rp. 13 triliun*, dan

> saat lainnya ternyata *ada "penarikan Rp. 22 triliun"* sehingga tabungannya

> menjadi *minus Rp. 9 triliun.

>

> **Two questions remain in my head:*

> -1. Sejak kapan seseorang bisa men-debet uang lebih daripada saldo?

> -2. Dan apakah bisa nantinya saldo minus tersebut "dipelintir" menjadi

> hutang si nasabah?

>

> Salam,

> CA

>

> Source:

> http://www.detiknews.com/read/2010/02/08/122507/1295059/10/kisah-alimin-rp-13-triliun-yang-kaya-sekaligus-miskin-mendadak


>

> --begins--

> Kisah Alimin 'Rp 13 Triliun' yang Kaya Sekaligus Miskin Mendadak

> Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews

>

> dok detikcom

> Makassar - Alimin, terkejut bukan kepalang saat mengetahui dana tabungannya

> di Bank M melonjak pesat menjadi Rp 13 triliun. Dan dia lebih terkejut lagi

> karena tak lama kemudian tabungannya justru menjadi minus Rp 9 triliun.

>

> Alimin adalah petani sederhana di kota Pare-pare, Sulawesi Selatan. Tak

> hanya sederhana, dia juga gemar menabung. Sedikit demi sedikit, hasil kerja

> kerasnya disimpan di Bank M cabang Pare-pare.

>

> Sekitar November 2008, Alimin mendatangi kantor Bank M cabang Pare-pare.

> Dia

> berniat meminta print out tabungannya untuk mengetahui data terbaru jumlah

> tabungannya. Jantung Alimin mendadak berdegup keras saat melihat deretan

> angka di buku tabungannya.

>

> "Saldo tabungan saya tertulis Rp 13 triliun. Uang itu masuk pada tanggal 3

> November 2008. Padahal tabungan saya hanya sekitar Rp 5 juta," ungkap

> Alimin

> kepada detikcom melalui telepon, Senin (8/2/2010).

>

> Wajar memang bila jantung Alimin mendadak berdegup keras. Bagi dirinya yang

> cuma seorang petani, jumlah uang sebanyak itu di tabungannya adalah sangat

> tidak masuk di akal. Dia senang, bercampur bingung. Batinnya bertanya-tanya

> dari mana uang sebanyak itu? Bagaimana bisa dia kaya mendadak? Ini

> kenyataan

> atau cuma mimpi?

>

> Semua pertanyaan itu berkecamuk di benak pria berusia 43 tahun ini. Dia

> juga

> sempat bertanya ke anaknya, apakah mengirimkan uang ke dirinya sebanyak

> itu.

> Tentu saja sang anak menjawab dengan tegas, tidak!

>

> Keterkejutan Alimin ternyata tidak sampai di situ. Tiga hari kemudian dia

> kembali ke kantor Bank M. Dia ingin memastikan apakah uang sebanyak itu

> benar-benar ada di rekeningnya. Tapi kenyataan sebaliknya yang dia dapat.

>

> "Ternyata ada penarikan Rp 22 triliun. Jadi tabungan saya minus Rp 9

> triliun," ungkap Alimin.

>

> Menurut Alimin, saat itu dirinya langsung lemas. Kalau itu benar, bagaimana

> bisa dia membayar utang sedemikian besar. Sampai tujuh turunan keluarganya

> pun utang itu tidak akan lunas.

>

> Alimin akhirnya meminta penjelasan dari pihak Bank M. Dia memperoleh

> jawaban, bahwa itu semata-mata persoalan teknis. Alimin diminta tak perlu

> mengkhawatirkan hal tersebut. Dananya juga dijamin tidak hilang.

>

> Lalu mengapa Alimin baru mengungkapkan kasusnya tersebut sekarang ini?

> Menurut Alimin, hal itu terkait dengan maraknya kasus rekening nasabah

> sejumlah bank yang bermasalah belakangan ini. Dia khawatir, apa yang

> dialaminya sekitar 1 tahun lalu lebih itu menjadi persoalan bagi dirinya.

>

> "Memang selama ini tidak ada masalah dengan rekening saya. Saya juga tidak

> diminta membayar utang Rp 9 triliun. Saya cuma khawatir ada apa-apa

> nantinya. Saya ingin tahu dari mana uang itu, dan ke mana larinya, agar

> tidak jadi masalah di kemudian hari," ungkap Alimin.

> --ends--

>

>





--

- Irwan -



--

Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta

kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.



Info pengelolaan milis Indonesia next better :

http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt




-- 
Salam hangat,

Eflin MS
PT. Syridink Informatika Indonesia
(Member Of Bandung High Tech Valley)
Jl. Riung Mulya VI No. 31
Riung Bandung
HP. 0817 4211 30

http://syridink.com
http://aplikasi-software.co.id/
http://dagozon.com/
http://akucintabandung.com/









      


      

Kirim email ke